<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552</id><updated>2012-02-16T19:35:06.493+07:00</updated><category term='Syair'/><category term='Akil'/><category term='Sukadana'/><category term='Tengku'/><category term='Siak'/><category term='Bahaya'/><category term='Pusak'/><category term='Belitong'/><category term='Kempunan'/><category term='Rezeki'/><category term='Kubu'/><category term='Tradisi'/><category term='Kisah'/><title type='text'>Roodee L@w@r</title><subtitle type='html'>Bonjour, Comment ça va? Salam Lekom Tuan dan Puan.
Anda setakat ini sedang liat blog saye yang masih kacau balau ni. Selamat meliat-liatlah Pakcik...Makcik! 
Tengkuyu alias Thank U.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>210</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-90663187458184230</id><published>2010-04-28T14:16:00.001+07:00</published><updated>2010-04-28T14:17:48.602+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tradisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>KISAH TRADISI SYAIR DI KAMPONGKU</title><content type='html'>Syair adalah bentuk khazanah puisi lama yang akrab di Alam Kesusasteraan Melayu, namun sekarang seperti nasib rekannya sesama jenis puisi lama yakni pantun dan gurindam, syair semakin hilang popularitasnya dan semakin sedikit generasi muda yang tertarik untuk melestarikan seni budaya dan tradisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berbicara tentang syair, maka definisi syair berasal dari bahasa Arab syu’ur yang berarti perasaan. So…dari kata syu’ur, muncul kata syi’ru yang berarti puisi dalam pengertian umum yang mempunyai bahasa yang indah dan menarik. Namun, syair di Alam Melayu dengan segala variasinya, dalam perkembangannya mengalami perubahan dan modifikasi sehingga menjadi sesuatu bentuk karya sastra yang khas Melayu, meskipun tidak sepenuhnya menghilangkan pengaruh Arab. Selain pengaruh Arab dan Islam, pengaruh Parsi juga sangat kuat terutama dalam perbendaharaan kata-kata, sehingga dalam kosakata yang sering muncul dalam syair Melayu itupun banyak terdapat kata-kata, kalimat dan istilah dalam bahasa Arab dan Parsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syair juga merupakan media yang digunakan untuk menyebarkan agama dan ajaran agama Islam di Alam Melayu, syair biasanya juga mengungkapkan rasa hati, petuah, nasihat, cinta, filosofi hidup, sejarah, kisah legenda, kiasan, juga sindiran dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk contoh syair yang terkategori lama dan memuat ajaran Islam-Suluk-Tasawwuf, dapat diambil perumpamaan atau contoh Syair Perahu karya Ulama Sufi Hamzah Fansuri. Malah, Syed Naquib al-Attas berpendapat bahwa syair bernafas Melayu yang menyimpang dari bentuk syair Arab, memang semula dicipta oleh Hamzah Fansuri itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Contoh syair tentang kisah sejarah adalah seperti Syair Perang Mengkasar dan Syair Perang Banjarmasin, contoh syair tentang hikayat Raja-raja dan Kerajaan adalah seperti Syair Siak Sri Indrapura Dar As-Salam Al-Qiyam, kalau legenda ada Syair Siti Zubaidah dan masih banyak lagi contoh syair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk syair terdiri dari empat baris serangkap dengan rima yang paling populer adalah a-a-a-a. Tiap baris syair terdiri dari delapan hingga dua belas suku kata. Tiap empat baris membentuk satu bait syair, dan merupakan satu kesatuan arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bait syair yang terdiri dari empat baris agak mirip dengan pantun. Letak perbedaannya adalah, empat baris pantun merupakan dua baris sampiran dan dua baris isi yang berdiri sendiri, sementara bait syair tiada sampiran dan semuanya isi atau substansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus di daerah Ketapang-Kayong seni budaya dan tradisi mengarang dan bersyair ini juga sudah mulai terpinggirkan. Padahal syair merupakan salah satu seni sastra kekayaan negeri yang dahulunya marak di rantau ini. Di Ketapang-Kayong semenjak zaman Matan Tanjungpura, Simpang-Matan dan Kayong-Matan dikenal sebagai daerah yang membudayakan syair sebagai seni tradisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan syair tradisional di negeri ini dinamakan dengan istilah “Kenkarangan Syair,” dan syairnya dikenal dengan “Syair Gulong.” Tradisi bersyair biasa ditampilkan apabila ada kenduri adat, pernikahan, dan hiburan seni dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menilik sejarah, memang sangat sulit untuk mengetahui sejak kapan tradisi syair berkembang di daerah ini, yang pasti…orang-orang selalu menyebut bahwa syair sudah ada semenjak zaman Kerajaan Tanjungpura berjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diskusi saya dengan salah seorang pengarang syair dan pelantun syair yang masih ada di kampong saya bernama Wak Aba Rahmat, beliau bercerita bahwa syair ada di Matan Tanjungpura berkisar pada zaman Panembahan Giri Kusuma atau setelahnya yakni Sultan Muhammad Syaifuddin. Karena seperti dikemukakan oleh Wak Aba Rahmat, bahwa pada masa Sultan Muhammad Syaifuddin memerintah Tanjungpura, datanglah rombongan Sultan Tengah atau Raja Tengah. Raja Tengah ini adalah anak dari Sultan Brunei yang merantau hingga sampai terdampar di Negeri Matan Tanjungpura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menilik tentang cerita Sultan Tengah atau Raja Tengah, maka didapati cerita, bahwa setelah Raja Tengah dirajakan di Serawak, beliau juga pernah merantau-mengunjungi Johor. Nah, dalam perjalanan pulangnya ini rombongan Raja Tengah dihantam angin ribut dan gelombang besar sehingga terdampar di Negeri Matan-Tanjungpura tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mengetahui asal usul, perilaku dan adatnya yang baik, akhirnya Raja Tengah bertemu jodoh di Negeri Matan Tanjungpura ini, beliau dinikahkan oleh Raja Tanjungpura dengan adiknya yakni Ratu Mas Surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, menurut pemaparan Wak Aba Rahmat ini…salah satu permintaan dari Raja Matan Tanjungpura kepada Raja Tengah sebelum menikahi adiknya adalah, sudilah agar Raja Tengah mau menceritakan dan menuliskan cerita perantauannya. Nah, dituliskanlah cerita perantauan Raja Tengah itu ke dalam suatu syair, yang kemudian dilantunkan pada pesta pernikahan mereka. Sehingga kemudian, sejak masa itu tradisi bersyair berkembang dan pada tiap pesta pernikahan biasanya selalu ada yang membacakan syair berisi nasihat dan petuah atau cerita tentang pertemuan dua insan yang menikah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negeri Matan Tanjungpura, termasuk di dalamnya Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara saat ini, dalam melantunkan syair dikenal beberapa lagu, Wak Aba Rahmatpun kurang begitu faham namanya, yang di-istilahkannye hanyalah lagu Brunei, Matan-Kayong dan Simpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksudnya dengan melantunkan syair dengan lagu Brunei adalah…jika ada pernah mendengar Cik Iyeth Bustami menyanyikan lagu Hang Tuah, maka pada prolog awalnya ada lantunan syair :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebut sudah dalam hikayat,&lt;br /&gt;Laksmana Hang Tuah, setia amanat,&lt;br /&gt;Menjunjung harkat juga martabat,&lt;br /&gt;Takkan Melayu buang zuriat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, bagi anda yang di Kota Pontianak dan sekitarnya, pernah mendengar acara orang bersyair di Radio Kenari, maka macam itulah lantunan lagu bersyair ala Brunei yang dimaksud oleh Wak Aba Rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya masih sangsi dengan istilah lagu Brunei tersebut. Karena jika mendengar kesamaan lagu antara yang ada dalam lagu Hang Tuah tersebut dengan cara melantunkan syair ala Brunei yang dimaksud, mungkin yang dimaksud adalah bersyair dengan lagu Selendang Delima, yang juga berkembang di Kepulauan Riau, mungkin juga berkembang di rantau semenanjung terutama Johor. Ini saya asumsikan bahwa cerita Raja Tengah yang pernah berkunjung ke Johor dan tentunya dalam perjalanan pasti menyinggahi banyak tempat di rantau  itu, termasuk di Kepulauan Riau yang masa itu hanyalah satu kerajaan antara Riau dan Johor. Sehingga boleh jadi cara Raja Tengah bersyair adalah dengan cara yang didapatinya dalam perjalanan ke Johor. Namun karena beliau adalah putera Raja Brunei, maka dikenali bersyair dengan lantunan ala Brunei tersebut. Cara melantunkan syair seperti ini masih dapat ditemui di Ketapang-Kayong, Kota Pontianak dan sekitar, juga Kabupaten Pontianak dan Kubu Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun melantunkan syair dengan lagu Matan-Kayong dan Simpang, memiliki perbedaan dengan lantunan syair lagu Brunei tersebut. Susah untuk dituliskan disini, agaknye mirip-mirip orang membaca Barzanji, tapi beda-beda sikitlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang pasti antara melantunkan syair ala Matan-Kayong dan Simpang hampir mirip, perbedaannya kalau melantunkan syair ala Matan-Kayong agak lebih panjang lantunan nadanya daripada melantunkan syair ala Simpang. Menurut Wak Aba, melantunkan syair ala Simpang jauh lebih pendek karena untuk mengurangi waktu, sebab syair itu biasanya panjang, jadi kalau dilantunkan dengan nada yang panjang juga maka akan memakan waktu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut Dr. Chairil Effendi/Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak di dalam kata pengantar Buku Syair Bunge Jambu, bahwa lagu bersyair yang ada di pesisir Ketapang dikenali sebagai lagu Selendang Delima dan Nazam Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kalau membaca syair dengan ketiga lagu, gaya atau cara melantunkan itu saya boleh pahami sikit. Karena semenjak kecil sudah sering mendengar orang melantunkan syair, masa sekolah di Madrasah Aliyah Ketapang pun salah satu guru saya yakni Bapak Mahmud Mursalin sangat pandai bersyair, sekarang sering pula mendengar orang mendendangkan syair di Radio Kenari…radio lagu senandong, dangdut dan syair…xixixixixixixixixi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang saya tulis tentang cerita tentang syair ini masih perlu kajian dan penelitian lebih mendalam. Yang jelas adalah bahwa syair tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, akan tetapi juga sarat akan pengajaran dan pewarisan nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat. Oleh karena itu selayaknya syair, termasuk juga pantun dan gurindam mendapat kembali tempat di khazanah sastra pada masa ini. Bersyair, berpantun dan membuat gurindam tidak akan membuat kita seperti orang ketinggalan zaman, malah jika adat tradisi seperti itu ditinggalkan maka sepanjang hidup akan malu sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Lagu Hang Tuah, Iyeth Bustami.&lt;br /&gt;ms.wikipedia.org/wiki/syair.&lt;br /&gt;http://mediasauna.multiply.com/journal/item/5/Pantun dan Syair dalam Kesusastraan Melayu Klasik.&lt;br /&gt;Raja Tengah @ http://bert972.blogspot.com.&lt;br /&gt;Syair Bunge Jambu, Syazsya Kayong.&lt;br /&gt;Syair Siak Sri Indrapura Dar As-Salam Al-Qiyam, oleh SPN. Drs. Ahmad Darmawi, M.Ag.&lt;br /&gt;Wak Aba Rahmat, Pengarang dan Pelantun Syair.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-90663187458184230?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/90663187458184230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=90663187458184230&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/90663187458184230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/90663187458184230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2010/04/kisah-tradisi-syair-di-kampongku.html' title='KISAH TRADISI SYAIR DI KAMPONGKU'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7341190701867165700</id><published>2010-04-28T14:12:00.000+07:00</published><updated>2010-04-28T14:14:33.158+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kubu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sukadana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tengku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belitong'/><title type='text'>Tengku Akil Siak, Raja Sukadana Baru/Nieuw Broesseol</title><content type='html'>Tengku Akil dari Siak adalah nama yang tak asing di kampoengku di Kab. Kayong Utara, Kalbar, terutama bagi masyarakat Sukadana, terlebih lagi kalangan Bangsawan Sukadana yang bergelar Tengku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengku Akil Siak adalah Anak Raja Siak yang dibawa Belanda untuk mengisi kekosongan pemerintahan Sukadana yang telah ditinggalkan mundur oleh Pemerintahan Raja Sukadana-Tanjungpura, karena terdesak oleh sebab akibat seringnya peperangan seperti perang dengan Landak berebut pusaka Intan Kobi, diserang Mataram yang pernah menawan Panembahan Rau Air Mala, diserang Inggris, diserang Pontianak untuk melumpuhkan pelabuhannya, sering dirompak Lanun dan kemudian Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerus Kerajaan Sukadana-Tanjungpura ini berpindah ke Sungai Matan (sekarang Kecamatan Simpang Hilir-KKU). Namun, ekspansi Belanda ke wilayah Kerajaan Matan terus berlanjut, pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Jamaluddin tahun 1822 datang rombongan komisi Belanda yang dipimpin oleh C. Muller, untuk menduduki Sukadana dan menuntut hak atas Pulau Karimata. Di dalam rombongan inilah ikut serta Tengku Akil. Pada akhirnya Matan Tanjungpurapun terpecah menjadi Kerajaan Simpang-Matan (yang terakhir di Teluk Melano-Kayong Utara) dan Kayong-Matan (yang terakhir di Muliakerta-Ketapang).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang masih perlu ditelusuri Tengku Akil, dalam catatan orang Sukadana dikatakan sebagai cucu Raja/Sultan Yahya, sengaja dibawa Belanda yang bermaksud menggantikan Sultan Muhammad Jamaluddin di Sukadana. Tengku Akil akhirnya dapat menduduki dan memerintah Sukadana bergelar Raja Tengku Akil Dipertuansyah (1827). Sukadana Baru inipun lebih dikenal dengan nama Nieuw Broesseol oleh orang Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menelisik nama Sultan Yahya, maka dalam urutan Sultan Siak, Sultan Yahya adalah Sultan ke-enam yang memerintah tahun 1782-1784. Sedangkan dalam Syair Siak Sri Indrapura Dar As-Salam Al-Qiyam tertulis nama Tengku Akil sebagai anak ketiga dari Sultan Siak ke-empat yakni Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (1776-1780). Tertulis pula Tengku Akil adalah adik daripada Tengku Muhammad Ali tertua Putra Mahkota Siak Sri Indrapura yang kemudian setelah dinobatkan menjadi Raja bergelar Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah  (1780-1782) atau Sultan Siak kelima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah masa Sultan Yahya, yang memerintah Siak adalah Dinasti Sayyid atau Ba'alawi, keturunan dari Sayyid Syarif Utsman yang menikah dengan Embun Badariah, Puteri dari Sultan Siak ke-empat yakni Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, atau kakaknya dari Tengku Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam catatan orang Belitong, Tengku Akil awal mulanya bekerja untuk Inggris, kemudian bekerja untuk Belanda. Tahun 1813, Inggris oleh Sir Thomas Stamford Raffles memerintahkan Jendral Giullespie menguasai Palembang, terus Mayor W. Robinson meduduki Bangka kemudian mengutus Tengku Akil dari Siak guna menguasai Belitung. Tengku Akil mendapat perlawanan, dalam pertempuran itu Depati KA Hatam tewas dengan kepala terpotong atau terkerat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak KA Hatam yang masih berusia muda, KA Rahad dan beberapa saudaranya yang lain berhasil diselamatkan sepupunya KA Luso. KA luso dan orang-orang berhasil mengusir Tengku Akil hingga Tengku Akil lari ke bersembunyi di Pulau Lepar dan kemudian tahun 1820 Tengku Akil menjadi kaki tangan Belanda di Bangka tapi mendapat perlawanan pula oleh Demang Singa Yuda dan Juragan Selan hingga perahu dan pasukannya ditenggelamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam catatan sejarah kaum kerabat Kerajaan Kubu keturunan Alawiyyin ber-fam Alaydrus dan orang-orang Kubu pada umumnya, nama Tengku Akil juga dikenal karena pernah terjadinya konflik akibat suatu ekspedisi yang dipimpin Tengku Akil dari Siak, atas perintah dari Belanda. Akibat konflik ini, Yang Dipertuan Besar Kubu Syarif Idrus bin Abdurrahman Alaydrus menemui ajalnya pada tahun 1794 M, terbunuh ketika sedang shalat Subuh. Konflik dengan rombongan Siak dibawah pimpinan Tengku Akil inilah konon yang membuat sumpah Raja Kubu yang menyatakan mengharamkan anak keturunannya menikah dengan orang-orang Siak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi Tengku Akil yang berkelana menyerang Belitong, Bangka, Negeri Kubu dan menjadi Raja di Negeri Sukadana adalah Tengku Akil yang sama, jika menilik tahun-tahun terjadinya penyerangan Belitong, Bangka dan pendudukan Sukadana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yang memang perlu dikaji lagi, siapakah orang tua dari Tengku Akil yang selalu disebut Tengku Akil Siak ini?!  Apakah Tengku Akil itu cucu Sultan Yahya atau anaknya Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, di Sukadana terdapat banyak peninggalan dari trah Tengku Akil yang pernah memerintah Sukadana. Di Pulau Karimata, terdapat pula makam Tengku Abdul Jalil, yang  juga kerabat turunan dari Tengku Akil Siak ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pengembaraan Tengku Akil ini memang bikin heboh negeri serantau...dari Sumatera dia tak boleh bertahta, maka digeruninya Belitong, Bangka, Kubu hingga Sukadana. Memanglah...terlepas dari pro dan kontra cerita Tengku Akil ini, sedianya ada pelajaran dari perjalanan sejarah serantau yang mesti dikaji dan menarik buat diceritakan. Hehehehehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JU. Lontaan, 1975, Sejarah, Hukum Adat dan Adat Istiadat Kalbar.&lt;br /&gt;Syair Siak Sri Indrapura Dar As-Salam Al-Qiyam, oleh SPN. Drs. Ahmad Darmawi, M.Ag.&lt;br /&gt;Sejarah Belitung http://www.begalor.com/new/article.php?id_art=40&lt;br /&gt;Pulau Maya Karimata, oleh Rudy Handoko.&lt;br /&gt;Sejarah Kampongku, oleh Rudy Handoko.&lt;br /&gt;Istana Panembahan Matan-Tanjungpura di Mulia Kerta, oleh Rudy Handoko.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7341190701867165700?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7341190701867165700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7341190701867165700&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7341190701867165700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7341190701867165700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2010/04/tengku-akil-siak-raja-sukadana.html' title='Tengku Akil Siak, Raja Sukadana Baru/Nieuw Broesseol'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8452819818264092490</id><published>2010-04-28T14:07:00.000+07:00</published><updated>2010-04-28T14:09:06.105+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rezeki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pusak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kempunan'/><title type='text'>Kempunan dan Pusak</title><content type='html'>Kempunan...suatu kata atau istilah yang populer di rantau Kalimantan Barat nie! Hampir di tiap pelosok daerah Kalimantan Barat, termasuk di Kampong saye kenal ngan istilah nie! Dak taulah kalau di luar Kalimantan Barat, ade dak yee istilah ini!?! Tapi sepertinye ade juga...!&lt;br /&gt;Kempunan takde arti yang pas untuk mendeskripsikannye! Karene, bagi setiap yang kenal ngan istilah ini pasti punye persepsi dan pengertian masing-masing. Lagipula, belum pernah diselidiki tentang makne istilah ini.&lt;br /&gt;Yang pasti, kempunan nie merupekan salah satu pantangan juga. Kempunan tuu dapat diberi makne sebagai suatu kesialan, malapetake, bahaye atau apelah yang rawan-rawan bahaye, yang dipercayai akan menimpa atau akan terjadi peristiwa merbahaye itu, jike ade kasus orang menolak rezeki berupe makanan atau minuman yang diberikan kepadenye walaupun cume sikit.&lt;br /&gt;Sederhanenye, jike ade orang ngasi rezeki berupe makanan atau minuman, menjadi pantang bagi orang yang diberi itu menolak rezeki tuuu. Kalau die menolak, bakal kempunan...yakni bakal tertimpa musibah, mendapat bahaye, malapetake dan sebagainye.&lt;br /&gt;Apelagi jike orang sedang makan-minum, trusss kite nie hendak pergi...make kalaupun kite tak nak makan-minum, paling tidak menjamahnye walau sejumput atau hanye nyenggolkan tangan. Nah, menjamah makanan dan minuman tuu biasenye disebut dengan "Pusak" atau "Pusak-Palet" yang artinye dijamah makanan-minuman tuuu dan dipalitkan ke mulut atau dahi atau tangan. Hal ini juga menjadi alasan dilarang berjalan keluar rumah kalau orang di rumah lagi sedang makan-minum, takut kempunan!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan ber-pusak inilah make akan menawar kempunan. Namun jike tidak ber-pusak, make akan kena kempunan. Apelagi kalau bahaye yang ditakutkan benar-benar terjadi, make kempunan tuu makbul!&lt;br /&gt;Kempunan ngan pusak menjadi dua istilah yang saling berkait, kempunan juga menjadi kepercayaan yang termasuk ditakuti untuk dilanggar. Di Ketapang misalnye, pusak dikenal dengan istilah jamah makanan-minuman. Kalau di Pontianak, kempunan disebut pula' dengan kemponan. Kalau tak salah saye, masyarakat di Pedalamanpun kenal gak dengan kempunan atau kamponan nie!&lt;br /&gt;Biasenye, kalau di kampong saye, dahulu kempunan yang paling ditakuti adelah kempunan dipantok/digigit ular. Kempunan yang paling ringan adelah seperti tejatoh mase berjalan, berlari atau bermaen. Namun sekarang kempunan yang paling bahaye juga adelah kempunan kena tabrak sepeda motor (motor cycle), kena tabrak mobil (autocar), apelagi kalau sampai ditabrak kapal tanker dan sebagainye. Xixixixixixixixixi...&lt;br /&gt;Tapi, sekarang nie, kempunan juga mengalami pergeseran makne dan pergeseran sifat! Kalau dulu kempunan cume terkait ngan makanan dan minuman, sekarang dengan tebiat budak-budak zaman baru nie dipelesetkannye jadi macam-macam hal, seperti kempunan kalau ketemu Nak Dare yang lawar tapi tak sempat menyentuh, atau kempunan waktu bejalan tak nengok kiri-kanan tibe-tibe ditabrak gadis cantik! Heeeiiii...jadi macam-macamlah kempunan tuuu! Tapi kempunan yang sejati tetap perihal kempunan yang terkait ngan makanan dan minuman, selaen itu kempunan ngade-ngade! &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8452819818264092490?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8452819818264092490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8452819818264092490&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8452819818264092490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8452819818264092490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2010/04/kempunan-dan-pusak.html' title='Kempunan dan Pusak'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5707935230308678686</id><published>2009-11-14T16:25:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:30:50.155+07:00</updated><title type='text'>Kerisku : Seri Tuah Berjaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv53xiJdieI/AAAAAAAAAZ0/URe4yQBntqg/s1600-h/Seri+Tuah+Berjaya+1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 106px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv53xiJdieI/AAAAAAAAAZ0/URe4yQBntqg/s320/Seri+Tuah+Berjaya+1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403888295754959330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv53xYhhSCI/AAAAAAAAAZs/zMsA_IxT3yg/s1600-h/Seri+Tuah+Berjaya.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 94px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv53xYhhSCI/AAAAAAAAAZs/zMsA_IxT3yg/s320/Seri+Tuah+Berjaya.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403888293171513378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5707935230308678686?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5707935230308678686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5707935230308678686&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5707935230308678686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5707935230308678686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/blog-post_14.html' title='Kerisku : Seri Tuah Berjaya'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv53xiJdieI/AAAAAAAAAZ0/URe4yQBntqg/s72-c/Seri+Tuah+Berjaya+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1196425738490557866</id><published>2009-11-14T16:13:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:24:58.167+07:00</updated><title type='text'>Kerisku : Seri Intan Kemala</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv51eWf7p2I/AAAAAAAAAZM/m2Zb1Ahc4Sk/s1600-h/Seri+Intan+Kemala+1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 117px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv51eWf7p2I/AAAAAAAAAZM/m2Zb1Ahc4Sk/s320/Seri+Intan+Kemala+1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403885767187212130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv51evmrpMI/AAAAAAAAAZU/_dTf5jpNwYY/s1600-h/Seri+Intan+Kemala.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv51evmrpMI/AAAAAAAAAZU/_dTf5jpNwYY/s320/Seri+Intan+Kemala.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403885773926409410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1196425738490557866?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1196425738490557866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1196425738490557866&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1196425738490557866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1196425738490557866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/kerisku-seri-tuah-berjaya.html' title='Kerisku : Seri Intan Kemala'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv51eWf7p2I/AAAAAAAAAZM/m2Zb1Ahc4Sk/s72-c/Seri+Intan+Kemala+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7272127566374953403</id><published>2009-11-14T16:10:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T16:12:35.474+07:00</updated><title type='text'>My Badik : Si-Pulut Hitam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv50TYBT5QI/AAAAAAAAAZE/kXxQE75wRn0/s1600-h/Badik+Si-Pulut+Hitam.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv50TYBT5QI/AAAAAAAAAZE/kXxQE75wRn0/s320/Badik+Si-Pulut+Hitam.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403884479105459458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7272127566374953403?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7272127566374953403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7272127566374953403&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7272127566374953403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7272127566374953403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/my-badik-si-pulut-hitam.html' title='My Badik : Si-Pulut Hitam'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sv50TYBT5QI/AAAAAAAAAZE/kXxQE75wRn0/s72-c/Badik+Si-Pulut+Hitam.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5912123194020227575</id><published>2009-11-14T16:09:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T16:09:35.205+07:00</updated><title type='text'>Pantun Beradat</title><content type='html'>Jerat bekatik siburung elang,&lt;br /&gt;Kemumu kejunjung di dalam taman.&lt;br /&gt;Adat nak baik adat terbilang,&lt;br /&gt;Tetamu berkunjung hidangkan jamuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belok perahu di jeram berliku,&lt;br /&gt;Berkayuh sampan ke darat tanjung.&lt;br /&gt;Elok terlihat langgam perilaku,&lt;br /&gt;Bercahaya wajah adat dijunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat ditimbang si-asam jawa,&lt;br /&gt;Daun salam janganlah diremah,&lt;br /&gt;Adat orang baik adat dibawa,&lt;br /&gt;Ucapkan salam jika masuk rumah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bunga harum selasih pandan,&lt;br /&gt;Keduduk menjalar selasih sepekan.&lt;br /&gt;Adat kaum nan serasi sepadan,&lt;br /&gt;Duduk sama bersila sirih dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuri mengelus turun ke sungai,&lt;br /&gt;Burung merpati terbang melanglang.&lt;br /&gt;Jari nan halus kuku berinai,&lt;br /&gt;Rupa nan manis gilang gemilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5912123194020227575?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5912123194020227575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5912123194020227575&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5912123194020227575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5912123194020227575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-beradat.html' title='Pantun Beradat'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3788211680602022039</id><published>2009-11-14T16:08:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T16:09:01.442+07:00</updated><title type='text'>Pantun Bertuah</title><content type='html'>Mari mencabut padi berbiji,&lt;br /&gt;Padi dipetik darilah ladang.&lt;br /&gt;Mulut menyebut hati memuji,&lt;br /&gt;Budi nan baek slalu terkenang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah kelapa jatuh di tanah,&lt;br /&gt;Diperas menjadi santan berkuah.&lt;br /&gt;Jika hidup memegang amanah,&lt;br /&gt;Alamat pertanda badan bertuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau tuan mengetam padi,&lt;br /&gt;Jangan mempelam dibawa serta.&lt;br /&gt;Jikalau hidup tiada berbudi,&lt;br /&gt;Bagaikan malam tiada berpelita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sinar rembulan terang bercahya,&lt;br /&gt;Senja petang temaram sahaja.&lt;br /&gt;Jika tuan sedang berbahagia,&lt;br /&gt;Saye menumpang tersenyum saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biduk kelana berlayar jauh,&lt;br /&gt;Singgah di tanjung Tanah Melayu.&lt;br /&gt;Duduk beta hantar bersimpuh,&lt;br /&gt;Sembah menjunjung tuah merayu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3788211680602022039?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3788211680602022039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3788211680602022039&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3788211680602022039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3788211680602022039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-bertuah.html' title='Pantun Bertuah'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-676485325422007153</id><published>2009-11-14T16:07:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:08:11.528+07:00</updated><title type='text'>Pantun Pujian</title><content type='html'>Buah manggis di rumpun pandan,&lt;br /&gt;Merekah harum bunga melati.&lt;br /&gt;Dara maniez tanah pasundan,&lt;br /&gt;Pabila tersenyum menggoda hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petik bunga menjelis harum,&lt;br /&gt;Menjadi cahaya di taman kota.&lt;br /&gt;Cantik rupa maniez tersenyum,&lt;br /&gt;Membuat bahagia dipandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manggis ditanam mekar di padang,&lt;br /&gt;Manggis dipetik bawa ke balai.&lt;br /&gt;Manis bukanlah sekedar dipandang,&lt;br /&gt;Manis di hati tiada kan ternilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambut ditata gelung teratur,&lt;br /&gt;Berdandan Nak Dara di peraduan jati.&lt;br /&gt;Lembut berkata santun bertutur,&lt;br /&gt;Pertanda Nak Dara sopan berbudi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jerat belantik di dalam hutan,&lt;br /&gt;Dipasang upas di kayu kemiri.&lt;br /&gt;Adat nan baik ditinggalkan,&lt;br /&gt;Sepanjang hidup malu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun selasih runduk di tanah,&lt;br /&gt;Bunga tanjung mekar mengharum.&lt;br /&gt;Dinda kekasih elok nan ramah,&lt;br /&gt;Adat dijunjung gemar tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun salam mahkota Raja Rum,&lt;br /&gt;Tersusun cantik dirangkai besi suasa.&lt;br /&gt;Mengucap salam lalu tersenyum,&lt;br /&gt;Pertanda perangai baik budi bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kupandang siburung nuri,&lt;br /&gt;Kutimang-timang anak kelelawar.&lt;br /&gt;Makin kupandang tambah berseri,&lt;br /&gt;Kutimang sayang Dindan nan lawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlayar perahu ke Pulau Banda,&lt;br /&gt;Mari mengangkut kayu cendana.&lt;br /&gt;Biarpun hidup berharta benda,&lt;br /&gt;Bakhil kedekut tiada berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi nan cerah langitpun biru,&lt;br /&gt;Sinar mentari terang bercahaya.&lt;br /&gt;Hati nan cerah senang terharu,&lt;br /&gt;Berbinar berseri terkenang bahagia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-676485325422007153?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/676485325422007153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=676485325422007153&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/676485325422007153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/676485325422007153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-pujian.html' title='Pantun Pujian'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2554696193785048143</id><published>2009-11-14T16:07:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T16:07:37.497+07:00</updated><title type='text'>Pantun Patah Hati</title><content type='html'>Sikayu manis di rimba jati,&lt;br /&gt;Bawa ke seberang dalam perahu.&lt;br /&gt;Saya menangis di dalam hati,&lt;br /&gt;Tiada seseorangpun yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimba jati hutan cendana,&lt;br /&gt;Selasih mati bawa ke seberang.&lt;br /&gt;Cam mana hati tak-kan merana,&lt;br /&gt;Kekasih hati dibawa orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah keranji dijirus basah,&lt;br /&gt;Bawa penangkin memetik rempah.&lt;br /&gt;Sudah berjanji tidak berpisah,&lt;br /&gt;Karena kumiskin kasih berpindah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bunga melati di taman gelisah,&lt;br /&gt;Bawa penangkin ke rimba kalang.&lt;br /&gt;Cinta sehati takkan berpisah,&lt;br /&gt;Sebab kumiskin cintapun hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah semangka di semak pandan,&lt;br /&gt;Mari kuiris hendak dimakan.&lt;br /&gt;Senjata Pusaka menikam badan,&lt;br /&gt;Mungkin perihnya dapat tertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimba pandan di dalam hutan,&lt;br /&gt;Rimba jati cendana kemiri.&lt;br /&gt;Luka badan dapat ditahan,&lt;br /&gt;Luka dihati merana sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rimba pandan di dalam hutan,&lt;br /&gt;Bunga Melati di dekat jati.&lt;br /&gt;Luka badan dapat ditahan,&lt;br /&gt;Luka dihati dibawa mati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2554696193785048143?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2554696193785048143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2554696193785048143&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2554696193785048143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2554696193785048143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-patah-hati.html' title='Pantun Patah Hati'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2158532893715512109</id><published>2009-11-14T16:05:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:06:36.670+07:00</updated><title type='text'>Pantun Puteri</title><content type='html'>Biduk kelana dari Langkat,&lt;br /&gt;Berangkat ke Bandar Raya.&lt;br /&gt;Duduk bersila bermufakat,&lt;br /&gt;Sepakat kata jadi budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga tanjung idaman Sang Puteri,&lt;br /&gt;Dipandang sedap indah dimata.&lt;br /&gt;Adat dijunjung pedoman terpatri,&lt;br /&gt;Dalam hidup adab tertata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurangkai kata-kata di atas batu,&lt;br /&gt;Indah prasasti tak lekang zaman.&lt;br /&gt;Kucari permata Adinda nan satu,&lt;br /&gt;Intan baiduri terkenang rupawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun selasih runduk di tanah,&lt;br /&gt;Bunga tanjung mekar mengharum.&lt;br /&gt;Dinda kekasih elok nan ramah,&lt;br /&gt;Adat dijunjung gemar tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2158532893715512109?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2158532893715512109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2158532893715512109&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2158532893715512109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2158532893715512109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-puteri.html' title='Pantun Puteri'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8450396857723266493</id><published>2009-11-14T16:05:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T16:05:20.771+07:00</updated><title type='text'>Pantun Mengade-ngade</title><content type='html'>Anak burung enggang jangan disentuh,&lt;br /&gt;Kalau disentuh marah induknye.&lt;br /&gt;Anak dara orang jangan disentuh,&lt;br /&gt;Jike disentuh mengamok Umaknye!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung dara jangan diguyu',&lt;br /&gt;Kalau diguyu' merajuk tuannye.&lt;br /&gt;Gadis dara jangan diganggu',&lt;br /&gt;Kalau diganggu beperang akhirnye!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dara merpati boleh dipegang,&lt;br /&gt;Kalau memang takde induknye.&lt;br /&gt;Dara cantik boleh dipegang,&lt;br /&gt;Asal adak ketahuan Umaknye!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8450396857723266493?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8450396857723266493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8450396857723266493&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8450396857723266493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8450396857723266493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-mengade-ngade.html' title='Pantun Mengade-ngade'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1816670032533790385</id><published>2009-11-14T16:04:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T16:04:42.802+07:00</updated><title type='text'>Pantun Protes</title><content type='html'>Bawa penangkin ke hutan cendana,&lt;br /&gt;Burung elang di dahan jati.&lt;br /&gt;Sudahlah hidup miskin dan hina,&lt;br /&gt;Dirundung malang tiada henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berkaca di cermin kelam,&lt;br /&gt;Kain Nak Dara elok rupanya.&lt;br /&gt;Meski bekerja siang dan malam,&lt;br /&gt;Miskin sengsara apa sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain Nak Dara berikat ditata,&lt;br /&gt;Dibawa kain ke Istana Raja.&lt;br /&gt;Miskin sengsara rakyat jelata,&lt;br /&gt;Karena dimiskinkan dengan sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keris emas sempana ganja iras,&lt;br /&gt;Intan ditatah pada ulunya.&lt;br /&gt;Miskin ditindas hidup diperas,&lt;br /&gt;Si-setan kota jadi sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawa penangkin ke padang rusa,&lt;br /&gt;Berburu rusa ke padang saujana.&lt;br /&gt;Hidup miskin sepanjang masa,&lt;br /&gt;Raja penguasa tiada berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berburu rusa di padang saujana,&lt;br /&gt;Bersenjata panah busur kencana.&lt;br /&gt;Raja penguasa tiada berguna,&lt;br /&gt;Tiada amanah lalim durjana.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anak rusa dibedil meloncat hebat,&lt;br /&gt;Dibawa rusa ke Istana nan megah.&lt;br /&gt;Penguasa nan adil dijunjung martabat,&lt;br /&gt;Penguasa durjana harus disanggah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intan permata sungguh menawan,&lt;br /&gt;Anak perawan memakai hiasan.&lt;br /&gt;Si-setan kota-desa wajib dilawan,&lt;br /&gt;Agar keadilan dapat ditegakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intan permata sungguh menawan,&lt;br /&gt;Cahaya merekah melur di taman.&lt;br /&gt;Setan kota-desa harus dilawan,&lt;br /&gt;Supaya rakyat makmur dan aman.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1816670032533790385?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1816670032533790385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1816670032533790385&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1816670032533790385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1816670032533790385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-protes.html' title='Pantun Protes'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-4866355897287671571</id><published>2009-11-14T16:03:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T16:04:05.161+07:00</updated><title type='text'>Pantun Cicak VS Buaya</title><content type='html'>Jual kekicak di pasar desa,&lt;br /&gt;Buah pepaya masak di padang.&lt;br /&gt;Sejak cicak punya kuasa,&lt;br /&gt;Banyak buaya yang meradang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kue kekicak makanan Raje,&lt;br /&gt;Buah pepaya masaknye merah.&lt;br /&gt;Karne cicak punye kerje,&lt;br /&gt;Para buaya menjadi marah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kue kekicak si-kue roti kap,&lt;br /&gt;Buah pepaya masak di dahan.&lt;br /&gt;Sebab cicak suke menangkap,&lt;br /&gt;Banyak buaya yang ditahan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nelayan kacak memasang belat,&lt;br /&gt;Pepaya bawa berlayar ke laut,&lt;br /&gt;Sejak si-cicak pandai bersilat,&lt;br /&gt;Buaya jahat menjadi pengecut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan ke puncak dekati awan,&lt;br /&gt;Pepaya jatok di atas garasi.&lt;br /&gt;Sungguh cicak berani melawan,&lt;br /&gt;Buaya gemok banyak korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elang melompat ke pokok pepaya,&lt;br /&gt;Melompat rancak sembari terbang.&lt;br /&gt;Hilang semangat si-raje buaya,&lt;br /&gt;Melihat cicak membawa pedang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-4866355897287671571?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/4866355897287671571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=4866355897287671571&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4866355897287671571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4866355897287671571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-cicak-vs-buaya.html' title='Pantun Cicak VS Buaya'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3150980620488122072</id><published>2009-11-14T16:02:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:03:20.533+07:00</updated><title type='text'>Pantun Tanah Kayong</title><content type='html'>Anak cecak di dalam gayong,&lt;br /&gt;Entah bekaki entahlah adak.&lt;br /&gt;Kalo' menginjak ke Tanah Kayong,&lt;br /&gt;Entah kembali entahlah tidak. (Panton Tradisional Orang Kayong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra Mahkota memakai payong,&lt;br /&gt;Hari lah hujan lebat sekali.&lt;br /&gt;Sudah sumpah di Tanah Kayong,&lt;br /&gt;Kalau salah tebiat adak kembali. (Roodee)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai pawan aros nye deras,&lt;br /&gt;Hanyot kayu lintang-kepukang.&lt;br /&gt;Biar kate sumpahnye keras,&lt;br /&gt;Asal baek..gampanglah pulang. (Syarif Hendra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Raje pake kerudong,&lt;br /&gt;Makan kedondong di malam hari.&lt;br /&gt;Memang benar nie Tanah Kayong,&lt;br /&gt;Alamnya indah menarik hati. (Deni Sardiani)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ulat bulu hinggap di daun,&lt;br /&gt;Daun kering bunge pun layu.&lt;br /&gt;Bijaklah kite berbalas pantun,&lt;br /&gt;Seni bertutur orang Melayu. (Hadi Rifai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekok cecak putus besambong,&lt;br /&gt;Anak keramak di sarang tengkuyong.&lt;br /&gt;Kalo' adak betepe'el sombong,&lt;br /&gt;Tentulah selamat di Tanah Kayong. (Roodee)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak dare pegi memakai payong,&lt;br /&gt;Pegi ke warong membeli garam.&lt;br /&gt;Siape yang dak kenal dengan Tanah Kayong,&lt;br /&gt;Alamnye kaye beraneka ragam. (Faris Xydrom)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Pawan berliku-liku,&lt;br /&gt;Pokok kedondong si-pokok keramat.&lt;br /&gt;Kalo' kite pandai jage prilaku,&lt;br /&gt;Dimanepun kite pasti selamat. (Faris Xydrom)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak dare dudok ditingkap,&lt;br /&gt;Sambel melamunkan si-abang Rahmat.&lt;br /&gt;Baek baeklah menjage sikap,&lt;br /&gt;Dimane pun kite pasti selamat. (Faris Xydrom)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3150980620488122072?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3150980620488122072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3150980620488122072&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3150980620488122072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3150980620488122072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-tanah-kayong.html' title='Pantun Tanah Kayong'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1578208615256113771</id><published>2009-11-14T16:02:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T16:02:32.434+07:00</updated><title type='text'>Pantun Merenung</title><content type='html'>Riuh burung dalam rimba gelap,&lt;br /&gt;Zahirnya terdengar kicau kenari.&lt;br /&gt;Duduk termenung terdiam senyap,&lt;br /&gt;Berfikir hikmah mencari diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cendana mewangi berhari-hari,&lt;br /&gt;Telah disimpan di dalam peti.&lt;br /&gt;Siapa memahami si jati diri,&lt;br /&gt;Tahulah ia makna nan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secerah mentari nan begitu terang,&lt;br /&gt;Indah nan harum di kala pagi.&lt;br /&gt;Secerah nurani membuatku tenang,&lt;br /&gt;Indah merenung aku memuji.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Temaram malam rembulan terang,&lt;br /&gt;Elok kupandang angkasa berseri.&lt;br /&gt;Dalam diam pantun kukarang,&lt;br /&gt;Untuk mengenang Adinda Puteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subuh nan sejuk-sunyi,&lt;br /&gt;Terdengar ayam berkokok bersahutan.&lt;br /&gt;Adzan nan syahdu berbunyi,&lt;br /&gt;Tersadar diam jiwa dalam buaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi sejuk dengan bulir embun,&lt;br /&gt;Dan bau tanah basah sisa hujan petang tadi.&lt;br /&gt;Hati nan sejuk mengukir pantun,&lt;br /&gt;Madah indah kata pujian kukarang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ayam turun sembilan,&lt;br /&gt;Lari tepejuak Nenek Gergasi.&lt;br /&gt;Jika ingin kekal berteman,&lt;br /&gt;jangan belagak dan minta puji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1578208615256113771?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1578208615256113771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1578208615256113771&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1578208615256113771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1578208615256113771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-merenung.html' title='Pantun Merenung'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2622496968064451166</id><published>2009-11-14T16:01:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T16:01:52.617+07:00</updated><title type='text'>Pantun Rayu</title><content type='html'>Padi di ladang tumbuh kelapa,&lt;br /&gt;Huma dan ladang menguning warnanya.&lt;br /&gt;Adek memandang pada siapa?&lt;br /&gt;Jika memandang Abang...alamak senang rasanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdu nyanyian puan biduan,&lt;br /&gt;Senandung irama rentak Melayu.&lt;br /&gt;Rinduku bukan rindu buatan tuan,&lt;br /&gt;Sepanjang malam terkenang merayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tahu tajam pisau belati,&lt;br /&gt;Masih Adek iris si mangga muda.&lt;br /&gt;Sudah tahu abang nie mudah jatuh hati,&lt;br /&gt;Masih Adek manis tetap menggoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan petang deras curahnya,&lt;br /&gt;Basah kuyup si-bujang kelana.&lt;br /&gt;Bukan kepalang paras wajahnya,&lt;br /&gt;Indah terbayang membuat terlena.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudah tahu emas kencana,&lt;br /&gt;Engkau bilang besi waja.&lt;br /&gt;Sudah tahu kumudah terlena,&lt;br /&gt;Engkau sayang masih memuja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elok cawan selasih mayang,&lt;br /&gt;Bekal berburu ke dalam hutan.&lt;br /&gt;Hidup berkawan berkasih sayang,&lt;br /&gt;Kekal selalu persahabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga merah mawar Cina,&lt;br /&gt;Bunga melati di rumpun padi.&lt;br /&gt;Elok wajah tiada berguna,&lt;br /&gt;Jika hati tak kunjung berbudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2622496968064451166?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2622496968064451166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2622496968064451166&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2622496968064451166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2622496968064451166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-rayu.html' title='Pantun Rayu'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5981666850129456625</id><published>2009-11-14T16:00:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:01:10.363+07:00</updated><title type='text'>Pantun Menyindir</title><content type='html'>Burung elang terbang di awan,&lt;br /&gt;Mari tersangkut di pohon kenari.&lt;br /&gt;Bukanlah seorang cendikiawan,&lt;br /&gt;Jika penakut dan menjual diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan seluang ikan gelama,&lt;br /&gt;Dijual anak kerani di pasar desa.&lt;br /&gt;Bukan seorang alim ulama,&lt;br /&gt;Jika tak berani berkata benar pada penguasa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5981666850129456625?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5981666850129456625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5981666850129456625&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5981666850129456625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5981666850129456625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-menyindir.html' title='Pantun Menyindir'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3403056073224255928</id><published>2009-11-14T16:00:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T16:00:34.928+07:00</updated><title type='text'>Pantun Berkaseh...</title><content type='html'>Mari diikat bunga tanjung,&lt;br /&gt;Terikat dengan si bunga pandan.&lt;br /&gt;Baru melihat Adik kusanjung,&lt;br /&gt;Kembali semangat di dalam badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak dagang menjerat burung,&lt;br /&gt;Burung didapat jadi tentimang.&lt;br /&gt;Adinda terlihat sudahpun untung,&lt;br /&gt;Terasa berobat kasih dan sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ayam memakan padi,&lt;br /&gt;Air bening aku semborkan.&lt;br /&gt;Jikalau engkau mau menjadi,&lt;br /&gt;Beras kuning aku taborkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulat bulu naek ke daun,&lt;br /&gt;Akar bahar dijadikan gelang.&lt;br /&gt;Seminggu rase setahun,&lt;br /&gt;Leteh badan semangatpun ilang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Naek gunung menuruni lembah,&lt;br /&gt;Mandi beredam di sungai seberang.&lt;br /&gt;Duduk temenung hatipun gelisah,&lt;br /&gt;Terkenang wajah Adek seorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ayam turun lima',&lt;br /&gt;Mati satu ditembak Tok Dalang.&lt;br /&gt;Barang siape tulah ngan Umak,&lt;br /&gt;Seumor hidup dirundung malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3403056073224255928?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3403056073224255928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3403056073224255928&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3403056073224255928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3403056073224255928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-berkaseh.html' title='Pantun Berkaseh...'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-963571215216166660</id><published>2009-11-14T15:59:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T15:59:54.029+07:00</updated><title type='text'>Pantun Puji-pujian</title><content type='html'>Terang bulan sinari malam,&lt;br /&gt;Indah berseri begitu syahdu.&lt;br /&gt;Dendang buaian peri mendendam,&lt;br /&gt;Buah hati rindu merindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taming sari karunia Sultan,&lt;br /&gt;Keris pusaka Dato' Hang Tuah.&lt;br /&gt;Cantik berseri parasnya intan,&lt;br /&gt;Manis rupawan juga bertuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puteri Raja Bermadah kata,&lt;br /&gt;Bersanding dengan Tuan Laksamana.&lt;br /&gt;Mari kupuja Dinda jelita,&lt;br /&gt;Kan kusunting dengan untaian ratna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergi merantau ke tanah seberang,&lt;br /&gt;Buah asam mari kubawa.&lt;br /&gt;Hatiku risau bukan kepalang,&lt;br /&gt;Melihat Dinda senyum tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lading besi sepuh kencana,&lt;br /&gt;Senjata mestika melawan lanun.&lt;br /&gt;Kujalin kasih jiwa nan merana,&lt;br /&gt;Bermadah kata menjadi majenun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mpu' jauh di tanah seberang,&lt;br /&gt;Kula' menanti di dalam negeri.&lt;br /&gt;Mpu' nan jauh dikenang orang,&lt;br /&gt;Kula' bersedih menanggung diri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-963571215216166660?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/963571215216166660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=963571215216166660&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/963571215216166660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/963571215216166660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-puji-pujian.html' title='Pantun Puji-pujian'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7942109003035951847</id><published>2009-11-14T15:58:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T15:59:17.820+07:00</updated><title type='text'>Pantun Memuji Lageee</title><content type='html'>Puitisnya bermadah,&lt;br /&gt;Pada temaram bulan nan sayu.&lt;br /&gt;Manisnya tak sudah,&lt;br /&gt;Adindaku nan semakin ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seri Nara Wangsa pergi keluar,&lt;br /&gt;Mencari intan manikam seorang diri.&lt;br /&gt;Seri Adinda rupa nan lawar,&lt;br /&gt;Menjadi puji idaman sepanjang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergi tamasya bersampan jalur,&lt;br /&gt;Singgah di pekan membeli ketam.&lt;br /&gt;Cantik bahasa sopan bertutur,&lt;br /&gt;Indah menawan bagai manikam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mega merah lembayung merekah,&lt;br /&gt;Merah merona bagai senyuman.&lt;br /&gt;Secerah hati terbayang indah,&lt;br /&gt;Pesona dinda puteri idaman.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7942109003035951847?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7942109003035951847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7942109003035951847&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7942109003035951847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7942109003035951847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-memuji-lageee.html' title='Pantun Memuji Lageee'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-514202567227620178</id><published>2009-11-14T15:58:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T15:58:46.380+07:00</updated><title type='text'>Pantun Nasihat</title><content type='html'>Tepak kencane berisi buah,&lt;br /&gt;Berisi pula kayu cendane.&lt;br /&gt;Hidup laksane seri bertuah,&lt;br /&gt;Badan sehat jaye sempurne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun teh hijau marilah diseduh,&lt;br /&gt;Untuk hidangan Raja Mahkota.&lt;br /&gt;Dalam hidup janganlah bergaduh,&lt;br /&gt;Agar terelak silang sengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra Mahkota pergilah ke hulu,&lt;br /&gt;Dato' Laksamana ikut berangkat.&lt;br /&gt;Kepada Orang Tua hormatlah selalu,&lt;br /&gt;Supaya hidup makmur dan berkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menengok tanah ladang,&lt;br /&gt;Elok tumbuh rumpun padi...&lt;br /&gt;Lama dak pernah ke ladang.&lt;br /&gt;Dari petani kembali jadi petani...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan pecal di pinggir jalan,&lt;br /&gt;Pecal dicampur telur buaya.&lt;br /&gt;Janganlah akal berfikir sembarangan,&lt;br /&gt;Gagal hancur lebur bahaya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-514202567227620178?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/514202567227620178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=514202567227620178&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/514202567227620178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/514202567227620178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-nasihat.html' title='Pantun Nasihat'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3642673380875159090</id><published>2009-11-14T15:57:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T15:58:19.634+07:00</updated><title type='text'>Pantun Memuji Lagee...</title><content type='html'>Bersantai biduk di pelabuhan,&lt;br /&gt;Sudah berisi menuju ke laut.&lt;br /&gt;Merangkai indah kata pujian,&lt;br /&gt;Seindah puisi madah bertaut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang dan dara memetik manggis,&lt;br /&gt;Manggis ranum di tengah padang.&lt;br /&gt;Memang Adek cantik menjelis,&lt;br /&gt;Manis senyum tak jemu di pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung kelelawar dalam sarang,&lt;br /&gt;Terbang melayang ke pohon kelapa.&lt;br /&gt;Sungguh lawar Adik seorang,&lt;br /&gt;Sayang baru sekaramg kita berjumpa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusaka tuan bertatah permata,&lt;br /&gt;Bertangkai emas disanjung indah.&lt;br /&gt;Kepada tuan beta meminta,&lt;br /&gt;Merangkai maaf dijunjung sembah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mentari terbit di kala pagi,&lt;br /&gt;Pelangi menjelma setelah hujan.&lt;br /&gt;Mencari terbaik dara berbudi,&lt;br /&gt;Perangai terbina bagaikan intan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak negeri ramai menari,&lt;br /&gt;Rentak irama bunyi gendang…&lt;br /&gt;Lama kucari dara bestari,&lt;br /&gt;Jika bersua mari kupinang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanam selasih di pinggir ladang,&lt;br /&gt;Ladang huma padang saujana.&lt;br /&gt;Berulam kasih getir terkenang,&lt;br /&gt;Sepanjang masa sayang merana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3642673380875159090?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3642673380875159090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3642673380875159090&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3642673380875159090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3642673380875159090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-memuji-lagee.html' title='Pantun Memuji Lagee...'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-6543180183760685932</id><published>2009-11-14T15:56:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T15:57:16.117+07:00</updated><title type='text'>Pantun Pemilihan Umum</title><content type='html'>Anak kucing melompat-lompat,&lt;br /&gt;Anak tikus mati senewan.&lt;br /&gt;Kalau ingin gile cepat,&lt;br /&gt;Abiskan duit untuk kampanye jadi dewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elang berbulu terbang tinggi,&lt;br /&gt;Kucing berlaga di dalam semak.&lt;br /&gt;Menang pemilu belumlah pasti,&lt;br /&gt;Mantan caleg gila pastilah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cawan nan cantik untuk meminum,&lt;br /&gt;Minum-minuman Raje sakti dari Tanah Simpang.&lt;br /&gt;Dewan yang dilantik pasti tersenyum,&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kerje baik tidak menyimpang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-6543180183760685932?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/6543180183760685932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=6543180183760685932&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6543180183760685932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6543180183760685932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/11/pantun-pemilihan-umum.html' title='Pantun Pemilihan Umum'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7001158606530932727</id><published>2009-10-11T14:35:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:35:34.334+07:00</updated><title type='text'>Pantun Campuran</title><content type='html'>Makan sahur dan minum jamu,&lt;br /&gt;Dihidangkan pula ikan betutu.&lt;br /&gt;Badan bersyukur jika berilmu,&lt;br /&gt;Dalam hidup kan jadi bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga cempaka jadikan obat,&lt;br /&gt;Lihat berseri di dekat sawah.&lt;br /&gt;Bila manusia junjung martabat,&lt;br /&gt;Itulah ciri orang bermarwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dinda memeras santan,&lt;br /&gt;Beta meminta sari manisnya.&lt;br /&gt;Kalau dinda cincin emas intan,&lt;br /&gt;Beta menjadi jari manisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kena insomnia lagee sampai sahur,&lt;br /&gt;Makan sahur dengan nasi dan sayur.&lt;br /&gt;Jika manusia pandai bersyukur,&lt;br /&gt;Maka hidup kan jadi makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah asam kandis bawa berdayung,&lt;br /&gt;Ke Kuantan berdayung sambil bercanda...&lt;br /&gt;Wajah yang manis si Intan Payung,&lt;br /&gt;Si Intan Payung kesayangan Kakanda...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tanam selasih di dalam kebun,&lt;br /&gt;Kebun kepunyaan Tuanku Baginda...&lt;br /&gt;Kusayang Kasih kukarang pantun,&lt;br /&gt;Pantun pujaan untukmu Adinda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi dan suasa dari Kelantan,&lt;br /&gt;Loyang tembaga dari Penang...&lt;br /&gt;Budi bahasa nan baek bagaikan intan,&lt;br /&gt;Sepanjang masa tetap dikenang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setangkai kenanga harum meraja,&lt;br /&gt;Di dalam hutan punai berbunyi...&lt;br /&gt;Kurangkai bunga sepenuh jiwa,&lt;br /&gt;Sembah pantun untukmu Puteri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cempaka indah puspa warna,&lt;br /&gt;Disanding kembang indah melati...&lt;br /&gt;Paras jelita merah merona,&lt;br /&gt;Membuat lenyap rasa di hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendaki gunung mencari burung,&lt;br /&gt;Kelana fakir pergi sendiri.&lt;br /&gt;Bukan termenung karena murung,&lt;br /&gt;Karena memikirkan nasib negeri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selendang kase pembalut luka,&lt;br /&gt;Merekah luka si-anak gadis...&lt;br /&gt;Siang puase petang berbuka,&lt;br /&gt;Adekah tempat berbuka yg gratis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari disusun si daun sirih,&lt;br /&gt;Diulam oleh si Anak Raja,&lt;br /&gt;Hati nan galau bertambah perih,&lt;br /&gt;Rindu dendam padamu puja...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layang-layang bertali benang,&lt;br /&gt;Putus benang diganti tali temali.&lt;br /&gt;Siang malam duduk mengenang,&lt;br /&gt;Orang dikenang tak ambil peduli...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga pandan dalam rimba,&lt;br /&gt;Punai hinggap di pohon mangga.&lt;br /&gt;Bila Ramadhan tlah tiba,&lt;br /&gt;Banyak orang jadi Pujangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga pandan di tengah ladang,&lt;br /&gt;Harum tercium si Anak Dara.&lt;br /&gt;Jika Ramadhan telah datang,&lt;br /&gt;Selamat Shaum wahai saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun pandan di-ikat-ikat,&lt;br /&gt;daun salam penyedap selera.&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan telahpun dekat,&lt;br /&gt;ucapkan salam hati gembira...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak bunga di taman,&lt;br /&gt;cuma satu kupetik...&lt;br /&gt;Banyak dara perawan,&lt;br /&gt;cuma Adek yang cantik...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh banyak kelapa muda,&lt;br /&gt;mari dibawa dengan sampan.&lt;br /&gt;Sungguh banyak anak pemuda,&lt;br /&gt;hanya aku seorang yang tampan...&lt;br /&gt;Alias handsome-lah...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datok Menteri bermaen silat,&lt;br /&gt;silat bunge pukol kuantan.&lt;br /&gt;Hancur negeri pemimpin bejat,&lt;br /&gt;salah kuase hilang kedaulatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak jejaka gembala gajah,&lt;br /&gt;jalan menyusur dilindas lagi.&lt;br /&gt;Katenye 'merdeka' kok rase terjajah,&lt;br /&gt;rakyat digusur ditindas lagi...!&lt;br /&gt;Haaaiii....Nasib badan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7001158606530932727?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7001158606530932727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7001158606530932727&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7001158606530932727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7001158606530932727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/pantun-campuran.html' title='Pantun Campuran'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5796624356493337542</id><published>2009-10-11T14:33:00.003+07:00</published><updated>2009-10-11T14:33:58.285+07:00</updated><title type='text'>Pantun Hari Raya</title><content type='html'>Elok permata kepunyaan Puteri,&lt;br /&gt;Bila disulam cempaka Raja…&lt;br /&gt;Telok belanga pakaian bestari,&lt;br /&gt;Bila menyambut Hari Raya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja dikawal Hulubalang setia,&lt;br /&gt;Bersenjata keris emas suasa…&lt;br /&gt;Fajar syawal disambut mulia,&lt;br /&gt;Karena sebulan kita berpuasa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslimin semua gembira…&lt;br /&gt;Gema Takbir pertanda kemenangan,&lt;br /&gt;Saling bermaafan kita bersaudara…&lt;br /&gt;Selamat menyambut Hari Lebaran,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul gendang rentak dimainkan,&lt;br /&gt;Irama senandung zapin Melayu…&lt;br /&gt;Salah dan khilaf mohon dimaafkan,&lt;br /&gt;Berjabat tangan ikhlas merayu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan berlalu Syawal menjelma,&lt;br /&gt;Sebulan puasa telah dilaksanakan….&lt;br /&gt;Muslimin sambut Hari Raya bersama,&lt;br /&gt;Takbir beriring tahmid digemakan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Raye-laah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5796624356493337542?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5796624356493337542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5796624356493337542&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5796624356493337542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5796624356493337542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/pantun-hari-raya.html' title='Pantun Hari Raya'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8648925829270351728</id><published>2009-10-11T14:33:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:33:30.931+07:00</updated><title type='text'>Pantun Berbudi</title><content type='html'>Nak Dara petik bunga di taman,&lt;br /&gt;Si Anak Bujang memintal benang.&lt;br /&gt;Jika berbuat baik sesama teman,&lt;br /&gt;Sepanjang masa selalu dikenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benang jati sibenang kasa,&lt;br /&gt;Dibawa Nak Dara dari Rengat.&lt;br /&gt;Kenang budi sepanjang masa,&lt;br /&gt;Supaya hidup saling mengingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak petani pergi ke ladang,&lt;br /&gt;Berburu beruk di padang hutan.&lt;br /&gt;Tindak yang baik boleh dikenang,&lt;br /&gt;Prilaku yang buruk dikenang jangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau anda menanam keladi,&lt;br /&gt;Jangan ditanam didekat durian.&lt;br /&gt;Jikalau anda menanam budi,&lt;br /&gt;Jangan mengharap dapat pujian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8648925829270351728?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8648925829270351728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8648925829270351728&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8648925829270351728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8648925829270351728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/pantun-berbudi.html' title='Pantun Berbudi'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3854984871225060924</id><published>2009-10-11T14:32:00.003+07:00</published><updated>2009-10-11T14:32:57.721+07:00</updated><title type='text'>Gurindam Roodee</title><content type='html'>Mengucap salam jika bersua,&lt;br /&gt;Pertanda baik perangai budi bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghantar senyum pada sesama,&lt;br /&gt;Ibarat bunga sedap dipandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik budi santun bahasa,&lt;br /&gt;Itu tanda orang berbangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kurang fikir kurang siasat,&lt;br /&gt;Tentu diri kelak tersesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fikir dahulu sebelum berkata,&lt;br /&gt;Supaya terelak silang sengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fikir dahulu sebelum kata,&lt;br /&gt;Mulut berbisa tiada taranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan tajam jangan dilepas,&lt;br /&gt;Ibarat beringin racun dan upas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mulut tajam dan kasar,&lt;br /&gt;Boleh ditimpa bahaya nan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbuat perkara amatlah mudah,&lt;br /&gt;Jika terjadi barulah gundah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlaku hormat pada tetua,&lt;br /&gt;Orang muda yang bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedari kecil menuntut ilmu,&lt;br /&gt;Supaya lurus prilaku bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa beroleh ilmu,&lt;br /&gt;Tentu dia beroleh tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pabila ilmu makinlah dalam,&lt;br /&gt;Hendaklah bijak menjadi khadam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hidup memegang amanah,&lt;br /&gt;Alamat pertanda badan bertuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa menjaga lisan,&lt;br /&gt;Maka dikasih-sayang segala insan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hidup hendaklah berkat,&lt;br /&gt;Ridha Ibu-Ayah jadi prasyarat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3854984871225060924?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3854984871225060924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3854984871225060924&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3854984871225060924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3854984871225060924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/gurindam-roodee.html' title='Gurindam Roodee'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8751488770758251686</id><published>2009-10-11T14:32:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:32:27.123+07:00</updated><title type='text'>Pantun Puji Merayu</title><content type='html'>Sungguh cantik Tuanku Puteri,&lt;br /&gt;Berasal dari Gunung Ledang...&lt;br /&gt;Sungguh patik ingin menari,&lt;br /&gt;Mendengar Adek pandai berdendang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga Tanjung jangan dipetik,&lt;br /&gt;Kalau dipetik layu warnanya...&lt;br /&gt;Sudah disanjung janganlah diusik,&lt;br /&gt;Kalau diusik bersemu wajahnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh manis minuman soda,&lt;br /&gt;Mari dibawa di nampan loyang...&lt;br /&gt;Sungguh manis senyuman Dinda,&lt;br /&gt;Mari ketawa membuat hati melayang...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8751488770758251686?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8751488770758251686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8751488770758251686&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8751488770758251686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8751488770758251686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/pantun-puji-merayu.html' title='Pantun Puji Merayu'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3640019646319494198</id><published>2009-10-11T14:31:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:31:59.669+07:00</updated><title type='text'>Pantun Selasih</title><content type='html'>Bunga selasih setangkai di tanah,&lt;br /&gt;Tanah nan subur di Negara Bahari...&lt;br /&gt;Kupuja Kasih kurangkai madah,&lt;br /&gt;Madah penghibur Adinda Puteri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanam selasih di dalam kebun,&lt;br /&gt;Kebun kepunyaan Tuanku Baginda...&lt;br /&gt;Kusayang Kasih kukarang pantun,&lt;br /&gt;Pantun pujaan untukmu Adinda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasih diminum si Anak Dara,&lt;br /&gt;Berasal dari Negeri Hindustan...&lt;br /&gt;Kekasih tersenyum hati gembira,&lt;br /&gt;Bagai kejatuhan selaksa Intan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun sirih bertemu urat,&lt;br /&gt;Tumbuh selasih di dekat pandan...&lt;br /&gt;Jiwa perih badan melarat,&lt;br /&gt;Jauh kekasih sengsaralah badan...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3640019646319494198?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3640019646319494198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3640019646319494198&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3640019646319494198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3640019646319494198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/pantun-selasih.html' title='Pantun Selasih'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1603192564356132543</id><published>2009-10-11T14:30:00.002+07:00</published><updated>2009-10-11T14:31:32.909+07:00</updated><title type='text'>Ini Syair Ramadhan</title><content type='html'>Bismillah itu pembuka surah&lt;br /&gt;Dengan Nama ALLAH Yang Maha Rahmah&lt;br /&gt;Duhai saudaraku hamba yang lemah&lt;br /&gt;Mari meningkatkan amal ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak dara memakai selendang&lt;br /&gt;Selendang dari negeri seberang&lt;br /&gt;Menjalankan puasa yang menjelang&lt;br /&gt;Sungguh hati terasa senang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai hati yang rindu bersua&lt;br /&gt;Bersua dengan ayah dan bunda&lt;br /&gt;Jika Ramadhan telah tiba&lt;br /&gt;Hati yang gundah jadi gembira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah kurma hidangan berbuka&lt;br /&gt;Berbuka shiyam di senja kala&lt;br /&gt;Wahai muslim di manapun jua&lt;br /&gt;Sambutlah Ramadhan dengan ceria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dara jelita sang pagar ayu&lt;br /&gt;Senyum tersungging pada tetamu&lt;br /&gt;Mengingat kejahilan dan dosa nan lalu&lt;br /&gt;Hati tersentuh tertunduk malu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan bersua pelipur diri&lt;br /&gt;Penguji iman takwa di hati&lt;br /&gt;Kepada ALLAH Yang Maha Suci&lt;br /&gt;Sudilah ampunkan hamba abdi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah kalimah tasyakur&lt;br /&gt;Kepada Allah Yang Maha Ghafur&lt;br /&gt;Duhai muslimin yang pandai bersyukur&lt;br /&gt;Mari bersimpuh sujud tersungkur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT MENIKMATI INDAHNYA RAMADHAN...!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1603192564356132543?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1603192564356132543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1603192564356132543&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1603192564356132543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1603192564356132543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/ini-syair-ramadhan.html' title='Ini Syair Ramadhan'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2109869368916031998</id><published>2009-10-11T14:30:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:30:46.132+07:00</updated><title type='text'>Ciputra: Kita Terlalu Banyak Ciptakan Sarjana Pencari Kerja!</title><content type='html'>Ciputra: Kita Terlalu Banyak Ciptakan Sarjana Pencari Kerja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 31 Agustus 2009 | 11:37 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Pengusaha Ciputra mengatakan, akar musabab kemiskinan di Indonesia bukan semata akibat akses pendidikan, karena hal itu hanya sebagian, melainkan karena negara tidak menumbuhkembangkan entrepreneurship dan jiwa entrepreneur dengan baik pada masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita banyak menciptakan sarjana pencari kerja, bukan pencipta lapangan kerja, itu membuat masyarakat kita terbiasa makan gaji sehingga tidak mandiri dan kreatif," ujar Ciputra di hadapan peserta seminar "Entrepreneurship Inspiring Our Journey" yang digelar di SMA Kolese Kanisius, Jakarta, Sabtu (29/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entrepreneur atau wirausahawan, kata pria yang akrab disapa Pak Ci' ini, adalah seseorang yang mampu mengubah kotoran atau rongsokan menjadi emas. Dengan demikian, kata dia, negara selama ini hanya mencetak begitu banyak sarjana yang hanya mengandalkan kemampuan akademisnya, tetapi menjadikan mereka lulusan yang tidak kreatif.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Malaysia punya lebih banyak wirausahawan daripada Indonesia, kini mereka lebih maju karena pendapatannya yang empat kali lebih besar dari Indonesia," ujar Pak Ci'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarjana pencari kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin banyak entrepreneur, sejatinya semakin makmur suatu negara. Ilmuwan dari Amerika Serikat (AS) David McClelland pernah menjelaskan bahwa suatu negara disebut makmur jika minimal mempunyai jumlah wirausahawan minimal 2 persen dari jumlah penduduk di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ir Antonius Tanan, Direktur Human Resources Development (HRD) Ciputra Group yang juga menangani Ciputra Entrepreneurship School (CES), bahwa pada 2007 lalu AS memiliki 11,5 persen wirausahawan di negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Singapura memunyai 4,24 juta wirausahawan pada 2001 atau sekitar 2,1 persen. Namun, empat tahun kemudian jumlah tersebut meningkat menjadi 7,2 persen, sedangkan Indonesia hanya memiliki 0,18 persen jumlah wirausahawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Negara kita terlalu banyak memiliki perguruan tinggi dan terlalu banyak menghasilkan sarjana, tetapi sayangnya tidak diimbangi dengan banyaknya lapangan kerja," tandas Antonius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akhirnya kita hanya banyak melahirkan pengangguran terdidik, tahun 2008 kita punya 1,1 juta penganggur yang merupakan lulusan perguruan tinggi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data tahun 2005/2006, misalnya, lanjut Antonius, terdapat 323.902 lulusan perguruan tinggi yang lulus. Kemudian dalam waktu 6 bulan dari Agustus 2006 sampai Februari 2007, jumlah penganggur terdidik naik sebesar 66.578 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Generasi muda kita tidak memiliki kecakapan menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri karena mereka terbiasa berpikir untuk mencari kerja," ujar Antonius.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2109869368916031998?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2109869368916031998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2109869368916031998&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2109869368916031998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2109869368916031998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/ciputra-kita-terlalu-banyak-ciptakan.html' title='Ciputra: Kita Terlalu Banyak Ciptakan Sarjana Pencari Kerja!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-908294558987132155</id><published>2009-10-11T14:29:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:29:35.890+07:00</updated><title type='text'>Pantun yang sebetulnya mirip Syair dari SMS Ramadhan yang kuterima</title><content type='html'>Negeri Melayu elok kelihatan,&lt;br /&gt;Adat dan Syari'at jadi pedoman.&lt;br /&gt;Ramadhan datang di hadapan,&lt;br /&gt;Khilaf dan salah mohonlah dimaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecubung dari Kalimantan,&lt;br /&gt;Cantik disanding dengan Berlian.&lt;br /&gt;Berhubung sudah Ramadhan,&lt;br /&gt;Salah dan khilaf mohon dimaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun malam untuk bersahur,&lt;br /&gt;Setelah pulas kita tertidur.&lt;br /&gt;Ramadhan mengajari arti bersyukur,&lt;br /&gt;Tetap semangat jangan sampai kendur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman lama susah dilupakan,&lt;br /&gt;Meski sudah lama kita berjalan.&lt;br /&gt;Selamat berpuasa diucapkan,&lt;br /&gt;Semoga bertambah segala amalan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-908294558987132155?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/908294558987132155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=908294558987132155&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/908294558987132155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/908294558987132155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/pantun-yang-sebetulnya-mirip-syair-dari.html' title='Pantun yang sebetulnya mirip Syair dari SMS Ramadhan yang kuterima'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8291860502353395649</id><published>2009-10-11T14:27:00.000+07:00</published><updated>2009-10-11T14:28:59.530+07:00</updated><title type='text'>Pantun Derita</title><content type='html'>Tidak salah bunga lembayung,&lt;br /&gt;Salahnya pandan menderita.&lt;br /&gt;Bukan salah bunda mengandung,&lt;br /&gt;Salahnya badan buruk dipinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begini tarahnya papan,&lt;br /&gt;Ke barat juga akan condongnya.&lt;br /&gt;Kalau begini untungnya badan,&lt;br /&gt;Melarat juga kesudahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selat Melaka airnya tenang,&lt;br /&gt;Tempat berlabuh perahulah Bugis.&lt;br /&gt;Jangan disangka hidupku senang,&lt;br /&gt;Mulut tertawa hatilah menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit nan biru awanpun tenang,&lt;br /&gt;Angin bertiup segera berlalu.&lt;br /&gt;Jikalau nak tahu nasibku malang,&lt;br /&gt;Bagaikan kaca terhempas ke batu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8291860502353395649?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8291860502353395649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8291860502353395649&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8291860502353395649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8291860502353395649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/pantun-derita.html' title='Pantun Derita'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8681886686892584686</id><published>2009-10-11T14:26:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:26:51.589+07:00</updated><title type='text'>Lelucon Lumayan Lutju dan Fresh dari Milis Sebelah...(Milis NB)</title><content type='html'>Lelucon Segar&lt;br /&gt;Sebelum menikah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria : Akhirnya! Aku sudah menunggu saat ini untuk tiba.&lt;br /&gt;Wanita : Apakah kau rela kalau aku pergi?&lt;br /&gt;Pria : Tentu tidak! Jangan pernah kau berpikiran seperti itu.&lt;br /&gt;Wanita : Apakah kamu mencintaiku?&lt;br /&gt;Pria : Tentu! Selamanya akan tetap begitu.&lt;br /&gt;Wanita : Apakah kau pernah selingkuh?&lt;br /&gt;Pria : Tidak! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu.&lt;br /&gt;Wanita : Maukah kau menciumku?&lt;br /&gt;Pria : Ya&lt;br /&gt;Wanita : Sayangku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 5 tahun menikah, silakan dibaca dari bawah ke atas. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8681886686892584686?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8681886686892584686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8681886686892584686&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8681886686892584686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8681886686892584686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/lelucon-lumayan-lutju-dan-fresh-dari.html' title='Lelucon Lumayan Lutju dan Fresh dari Milis Sebelah...(Milis NB)'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1768780864247743276</id><published>2009-10-11T14:21:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T14:26:02.849+07:00</updated><title type='text'>Mendudukkan Pluralisme Agama</title><content type='html'>Oleh Ahmad Syafi'i Ma'arif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republika, 17 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu MUI mengeluarkan fatwa tentang haramnya pluralisme agama di samping sekularisme, dan liberalisme. Fatwa itu telah memicu gelombang prokon (pro-kontra) dengan argumen masing-masing, tetapi sejauh pengetahuan saya, belum ada kajian yang mendalam dan meluas tentang isme-isme itu jika dilihat dari pandangan Islam. Cendekiawan muda NU Abd. Moqsith Ghazali dengan karyanya yang berjudul Argumen Pluralisme Agama: Membangun Toleransi Berbasis Al-Qur’an (Jakarta: KataKita, 2009, 401 halaman) telah mengurai masalah pluralisme agama sebagai salah satu isu yang diharamkan itu melalui pendekatan akademik yang imbang. Terbukalah peluang sekarang bagi siapa saja yang ingin melihat masalah ini dengan kaca mata yang lebih jernih tanpa emosi untuk membedah tesis-tesis Moqsith ini. Para mufti MUI saya anjurkan agar tidak ketinggalan pula menelaah karya Moqsith ini dengan hati dan otak yang terbuka. Adapun hasil telaah itu nanti bisa saja menguatkan tingkat keharamannya atau bisa juga menjurus kepada pencabutan fatwa yang telah dikeluarkan itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada ranah pemikiran Islam kontemporer bagi Indonesia, iklimnya sudah semakin kondusif untuk bertukar pendapat, demi mencari kebenaran, bukan mencari yang lain. Gelombang kebangkitan kaum intelektual muda Muslim dengan berbagai latar belakang sub-kultur sedang semakin membesar. Fenomena ini sungguh sangat membesarkan hati. Peran pesantren plus IAIN/UIN bagi kelahiran anak-anak muda pemikir ini sangat sentral. Mereka tidak hanya sibuk dengan kitab kuning, tetapi sekaligus menguasai kitab putih, baik yang ditulis oleh Muslim atau non-Muslim. Dr. Abd. Moqsith Ghazali adalah salah seorang di antara mereka yang berani berfikir bebas secara bertanggung jawab, baik dilihat dari sisi iman, maupun dari sisi disiplin ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun misalnya temuan mereka ini bercanggah dengan pendapat yang telah dinilai mapan jangan cepat-cepat dihukum dengan ekskomunikasi. Jalan terbaik adalah dengan mengikuti sumber bacaan mereka, baik yang ditulis dalam bahasa Arab atau bahasa asing lainnya. Dan akan lebih bijak lagi, jika penafsiran terhadap sumber-sumber itu saling berlawanan, solusinya mudah sekali, yaitu diadakan dialog yang serius dan jujur antara para pihak yang bersangkutan. Sikap menuduh dengan menggunakan kata-kata “sesat, agen zionis, agen Barat” bukanlah cara kaum yang beradab. Mari kita sama lepaskan prasangka lebih dulu, lalu kita adu argumen dengan menjadikan al-Qur’an sebagai rujukan utama dan pertama. Lalu kita gunakan sumber-sumber lain, baik yang ditulis oleh ulama klasik maupun yang kontemporer sebagai pelengkap rujukan. Karya-karya klasik umumnya ditulis dalam bahasa Arab, sedikit dalam bahasa Persi. Sedangkan bahasa yang digunakan dalam karya-karya modern jauh lebih kaya: Arab, Urdu, Turki, Persi, Indonesia, Inggris, Jerman, Perancis, Belanda, sedikit Itali, Spanyol, Rusia, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya Argumen Pluralisme Agama telah mencoba membongkar sumber-sumber klasik dan modern dalam berbagai bahasa: Arab, Inggris, dan Indonesia. Dalam endorsemennya K.H. A. Mustofa Bisri atas karya Moqsith ini, kita baca sebagai apresiasi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini tak sekadar wacana dan pernyataan karena kobaran ghirah keberagamaan atau semangat pembaruan; tapi seperti yang akan segera pembaca ketahui, merupakan hasil kerja keras penelitian. Penelitian secara ilmiah tentang sesuatu yang sebenarnya atau seharusnya bukan menjadi masalah. Tapi bagi mereka yang menjadikan kamapanan sebagai mazhab, mungkin buku yang ditulis Muslim muda, Abd. Moqsith Ghazali, ini dianggap baru bahkan mengagetkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya karya ini adalah sebuah kegigihan akademik yang bernilai tinggi dan pasti punya jangkauan jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya belum perlu mengupas kandungannya, tetapi ingin mengimbau para pembaca untuk mengikutinya sendiri, kemudian beri penilaian secara jujur, kritikal, dan obyektif. Jika ada pihak yang sangat keberatan dengan tesis-tesis utama pengarangnya, tulislah pula karya lain untuk membantahnya. Kemudian publik diberi kesempatan luas untuk membandingkannya. Saya merindukan lahirnya sebuah iklim intelektual kelas tinggi di kalangan umat Islam Indonesia, di mana peradaban otak dan hati dapat mengalahkan “peradaban” otot dan teriakan kasar!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1768780864247743276?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1768780864247743276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1768780864247743276&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1768780864247743276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1768780864247743276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/endudukkan-pluralisme-agama.html' title='Mendudukkan Pluralisme Agama'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3518059405344377902</id><published>2009-10-11T13:50:00.000+07:00</published><updated>2009-10-11T13:51:26.263+07:00</updated><title type='text'>Fesbukisme</title><content type='html'>Kayaknya semakin banyak saja orang terkenal, petinggi-pejabat dkk yang demam Fesbuk! Di Pontianak juga. Sekarang mulai dari para pejabat eksekutif dan legislatif nampang wajah di Fesbuk. Fesbuk ternyata mewariskan semangat Revolusi Prancis Liberte, Fraternite dan Egalite juga yaa...! Buktinya para pejabat yang biasanya susah di kontak atau susah di temui ataupun harus melalui prosedur jika hendak menemui, tapi di Fesbuk kok kayaknya begitu terbuka, dialogis, komunikatif dan mau berteman plus mau saling menyapa dengan Pegiat Fesbuk yang berasal dari kalangan awam. Mereka juga tidak menolak jika di Add, tak pelit juga kalo berkomentar sesama Pegiat Fesbuk.&lt;br /&gt;Seandainya semangat dan nilai-nilai egaliter ini berkembang juga dalam keseharian di luar kegiatan Fesbukisasi terutama ketika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mungkin persaudaraan, persamaan, kesetaraan, non-diskriminasi dan kebersamaan akan tumbuh subur, serta jarak yang pernah ada antara pejabat dan rakyat akan pupus. Mungkin ini mimpi, tapi bukan hal yang tak mungkin juga akan menjadi kenyataan jika spirit Fesbuk berhasil mendarah daging atau terinternalisasi dan terinstitusionalisasi di tiap diri Pegiat Fesbuk wabilkhusus yang berasal dari kalangan atau profesi pejabat.&lt;br /&gt;Semangat dan nilai-nilai sosial persaudaraan, persamaan, kesetaraan, non-diskiriminasi dan seterusnya yang tumbuh dari bergiat di Fesbuk, kayaknya perlu untuk digerakkan menjadi suatu faham dalam interaksi sosial sehari-hari, yakni Fesbukisme.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3518059405344377902?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3518059405344377902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3518059405344377902&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3518059405344377902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3518059405344377902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/fesbukisme.html' title='Fesbukisme'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-4619122465430051755</id><published>2009-10-11T13:48:00.000+07:00</published><updated>2009-10-11T13:49:41.119+07:00</updated><title type='text'>SUFISME DALAM DIRI MARIO TEGUH (dari Milis Sebelah, Milis NB)</title><content type='html'>Buat yang nge-fans Mario Teguh,,,,semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petikan Wawancara Mario Teguh dengan SUFINEWS, untuk menjawab siapa sebetulnya beliau..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Mario , Saat memberikan terapi atau memotivasi, di antara Ilmu Kejiwaan Barat dan Ilmu Kejiwaan dalam agama, mana yang anda gunakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda perhatikan penjelasan saya diatas, sebenarnya "peta" yang ada dalam Kecerdasan Emosional yang saya tawarkan merupakan gugusan pilar dari kebenaran, keindahan dan kebaikan. Hal ini didasari oleh fitrah kehidupan bahwa manusia dalam hidup itu tak lepas dari menginginkan kebaikan, menyukai keindahan dan mencari kebenaran. Tapi dalam realitas kehidupan, tiga hal ini lebih sering dirasakan oleh manusia sebagai tiga hal yang berdiri sendiri-sendiri. Misalnya kebenaran yang dicari ternyata malah membawa kepedihan, keindahan yang disukainya ternyata tidak membawa kebaikan, atau kebaikan yang diusahakan malah bertentangan dengan kebenaran. Pada saat yang demikian manusia tidak dapat menikmati keadaan itu secara sempurna lalu mengidap split personality atau kepribadian yang terpecah belah. Nah kira-kira melalui apa manusia dapat menemukan dan merasakan kebenaran, keindahan dan kebaikan sejati (haqiqi; red)? Dalam beragama bukan?!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wah penjelasan Anda nyufi banget loh ?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha…ha…ha…terimakasih, Mas. Tapi terus terang. Dalam menjalankan tugas (baik sebagai pembicara publik maupun motivator) saya menghindari komponen-komponen komunikasi yang terlalu mengindikasikan agama Islam secara formal atau verbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya, ketika kita betul-betul dengan sadar sesadarnya mengatakan "ya !" terhadap keberadaan dan keesaan Allah (laa ilaaha ill all aah; red) kita tak perlu repot-repot lagi memikirkan lebel-lebel formal ketuhanan. Pokoknya terus berlaku jujur, menjaga kerahasiaan klien, menganjurkan yang baik, menghindarkan perilaku, sikap dan pikiran buruk, saya rasa ini semua pilihan orang-orang beriman. Itu alasan pertama.&lt;br /&gt;Alasan kedua, Islam itu agama rahmat untuk semesta alam loch. Berislam itu mbok yang keren abis gitu loch ! Maksudnya jadi orang Islam mbok yang betul-betul memayungi (pemeluk) agama-agama lain. Agama kita itu sebagai agama terakhir dan penyempurna bagi agama-agama sebelumnya. Agama kita puncak kesempurnaan agama loch. Dan karenanya kita harus tampil sebagai pembawa berita bagi semua. Kita tidak perlu mengunggul-unggulka n agama kita yang memang sudah unggul dihadapan saudara-saudara kita yang tidak seagama dengan kita. Bagaimana Islam bisa dinilai baik kalau kita selaku muslim lalu merendahkan agama (dan pemeluk) agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dalam pandangan Anda semua agama itu sama ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha…ha…ha…ya jelas tidak sama toch, Mas. Tapi oleh Tuhan manusia diberi kebebasan memilih diantara ketidak samaan itu. Saya tidak akan mengatakan bahwa perbedaan itu rahmat, tapi saya akan menunjukkan Windows Operating System yang dikeluarkan Microsof. Masih ada toch Mas orang yang masih menggunakan Windows 95? Masih ada juga kan orang yang menggunakan Windows 98 atau Windows 2000? Dan Anda sendiri sekarang menggunakan Windows XP kan ?. Begitu juga dengan agama-agama Tuhan, Mas. Ada versi-versi yang sesuai untuk zamannya, untuk kelengkapan fikiran di zaman itu dan disana ada jenis kemampuan masing-masing orang dalam menyikapinya. Masak Anda mau memaksa orang lain untuk memakai XP pada orang yang kemampuannya cuma sebatas memiliki Windows 95? Tidak toch!? Alangkah indahnya kalau semua orang Islam ketika bicara dapat diterima semua pemeluk agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya seperti apa pembicaraan yang dapat diterima semua pemeluk agama ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda adalah direktur utama dari perusahaan jasa milik Anda sendiri. Anda adalah CEO dari kehidupan Anda sendiri. Anda sebenarnya, sepenuhnya bertanggungjawab atas bisnis kehidupan Anda dan apapun yang akan terjadi pada diri Anda sendiri. Anda bertanggungjawab atas semuanya antara lain, produksi, pemasaran, keuangan, RND dan lain sebagainya diperusahaan kehidupan Anda. Demikian pula Anda sendirilah yang menentukan berapa besar gaji Anda, berapa income Anda. Bila Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda terima, Anda bisa melihat didekat cermin Anda dan menegosiasikan pada bos Anda, yakni Anda sendiri yang ada didalam cermin," begitu kira-kira. Nah, menurut saya etos demikian tak dapat dibantah oleh semua ajaran agama-agama yang ada didunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang anda contohkan bukan malah menujukkan bahwa manusia adalah segala-segalanya. Terkesan, seolah-olah Tuhan tak memiliki peran apa-apa disana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas saya mengatakan bahwa alasan kita tersenyum di pagi hari kepada isteri dan anak-anak, menyambut mereka dengan santun, berusaha datang tepat waktu untuk memenuhi janji, itu semua bukan semata-mata karena didasari atas kesantunan kita sebagai manusia, melainkan kita ingin mengabdi kepada-Nya. Begitu juga dengan contoh barusan, itu sebenarnya merupakan cermin atas pesan agama yang meminta totalitas kita dalam menjalankan sebuah amanah.. Apalagi jika kita bicara tentang "cermin", akan sangat panjang pembicaraan kita. Dan setiap spirit tidak selalu harus ada embel-embel nama surat atau ayat dari kitab suci tertentu. Bukankah seorang jenderal paling ateis pun ketika melepaskan pasukannya ke medan perang tak dapat menghindarkan diri dari ucapan, "Semoga kalian sukses!". Kalimat "Semoga" disitu menyimpan harapan campur tangan kekuatan dari Yang Maha Kuat. Biarlah Tuhan menjadi sesuatu yang tersembunyi dikedalaman relung hati kita yang paling dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa arti sukses menurut anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan 50 tahun hidup yang sudah saya jalani menyimpulkan bahwa sukses itu tidak selalu berarti mendapat piala atau pujian, meski tak ada salahnya jika kita mendapatkan keduanya. Hanya saja itu semua bukan kriteria dari sukses itu sendiri. Karenanya tak jarang orang kemudian sulit menemukan kesuksesan-kesukses an yang pernah diraihnya.&lt;br /&gt;Secara sederhana sukses adalah bagaimana kita keluar dari comfort zone kita dan mencoba menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan definisi ini Anda akan melihat begitu banyak kesuksesan yang bisa Anda lihat pada diri Anda. Kalau kemarin Anda baru bisa membantu satu orang, hari ini Anda bisa membantu dua dan besok Anda bisa membantu lebih banyak lagi, maka anda sukses. Dengan perasaan yang positif mengenai kesuksesan yang pernah Anda raih, maka Anda akan merasa semakin sukses dan semakin percaya diri dengan cita-cita, visi dan misi hidup Anda.&lt;br /&gt;Saya sangat tidak setuju dengan ungkapan, "Biarlah kita sekarang susah, asal nanti kita sukses". Ini jelas enggak pernah bakal sukses. Saya bertanya, dimana anak tangganya? Bukankah untuk meraih kesuksesan besar harus diawali dengan kesuksesan kecil dan sedang?. Ada pepatah yang mengatakan, "Sukses akan melahirkan sukses yang lain." Nah dari pepatah ini dapat diambil pelajaran, apabila kita semakin mudah untuk melihat kesuksesan kita dari hal-hal yang kecil, maka mudah bagi kita untuk mengumpulkan, mengakumulasikan dan melangkah mencapai sukses yang lebih besar. Percaya dech, dengan sukses kecil-kecil itu, cepat atau lambat sukses yang lebih besar akan menjemput Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Anda mengingatkan saya akan nasehat Sufi Besar, Imam Ibnu 'Atha'illah, yang mengatakan, "Tanamkanlah ujudmu dalam bumi yang sunyi sepi, karena sesuatu yang tumbuh dari benda yang belum ditanam, tidak sempurna hasilnya." Pertanyaannya, bagaimana memupuk rasa rendah hati dalam diri kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, ya ? Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memupuk kerendahan hati diantaranya adalah dengan menyadari kembali bahwa seluruh yang kita punyai adalah anugerah-Nya, berkah-Nya atau rahmat-Nya. Karenanya katakan pada diri sendiri, "Aku masih ingin belajar", "Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku" , "Aku masih ingin mendapatkan pengetahuan- pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku masih ingin belajar", "Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku" , "Aku masih ingin mendapatkan pengetahuan- pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik". Jika ditilik dari kehidupan kita, umat Islam, nampaknya metode memupuk kerendahan hati yang Anda sampaikan masih menjadi problem besar tersendiri ya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti yang saya perhatikan selama ini. Saudara-saudara kita sesama muslim masih terlalu asyik dengan dunianya sendiri dan bergaul hanya pada lingkungannya sendiri. Malah yang lebih memprihatikan, dengan sesama muslim kalau ngundang pembicara dia tanya dulu, "Orang itu madzhabnya apa ?." Dia tidak akan menerima orang yang tidak satu madzhab, satu aliran, dengannya. Padahal dinegara-negara maju sudah menjadi pemandangan yang biasa orang-orang Yahudi mengundang pembicara Islam, Hindu atau Kristiani, atau sebaliknya.&lt;br /&gt;Mereka sudah mantap dengan iman mereka sehingga mereka tidak khawatir dengan pembicara yang datang dari luar komunitas mereka. Mereka sangat yakin, bahwa dengan cara demikian (menghadirkan pembicara "orang luar"), mereka dapat memperkaya wacana dan kehangatan batin. Kita, atau persisnya sebagian umat Islam, lupa bahwa salah satu cara mensyukuri perbedaan ditunjukkan bukan pada lisan akan tetapi dengan mendengarkan pendapat orang lain yang beda keyakinan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda punya pengalaman keberislaman Anda yang inclusive itu?&lt;br /&gt;Iya. Pernah beberapa peserta saya mengklaim materi yang baru saja selesai saya sampaikan menurut sudut pandang keyakinan agama mereka. Seorang peserta yang beragama Kristiani mengatakan bahwa materi saya ada juga di ajarkan dalam Injil. Peserta lain yang beragama Islam mengaku bahwa materi yang saya sampaikan ada di Al-Quran surat al-Maidah. Peserta yang Budha menganggap bahwa materi saya itu penerapan dari Dharma-dharma Budha. Saya hanya mengembalikan semua apresiasi itu kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman lain ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak orang yang salah faham terhadap Islam. Ada satu pengalaman yang mengherankan sekaligus membuat saya prihatin. Dalam satu seminar di acara coffee break isteri saya didatangi salah seorang peserta penganut agama Kristen yang taat. Masih kepada isteri saya, orang itu memberi komentar bahwa saya menerapkan ajaran Injil dengan baik. Lalu dengan lembut, penuh kehati-hatian, isteri saya memberitahu bahwa saya seorang muslim. Sontak orang itu terperanjat saat mengetahui bahwa saya seorang muslim. Yang membuat isteri saya (dan kemudian juga saya) prihatin adalah ucapannya, " Loch , koq ada ya orang Islam yang baik macam Pak Mario !?" Saya pun terkekeh mendengarnya. Nah ini kritik dan sekaligus menjadi tugas kita semua untuk memperbaiki citra Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rgds,&lt;br /&gt;Lukman &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-4619122465430051755?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/4619122465430051755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=4619122465430051755&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4619122465430051755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4619122465430051755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/sufisme-dalam-diri-mario-teguh-dari.html' title='SUFISME DALAM DIRI MARIO TEGUH (dari Milis Sebelah, Milis NB)'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3695955091791905879</id><published>2009-10-11T13:47:00.000+07:00</published><updated>2009-10-11T13:48:12.950+07:00</updated><title type='text'>PROBLEM PUTUS SEKOLAH YANG KOMPLEKS</title><content type='html'>Faktor ketidak mampuan membiayai sekolah atau faktor ekonomi menjadi faktor penyebab yang paling dominan putus sekolah. Kenyataan itu dibuktikan dengan tingginya angka rakyat miskin di Indonesia yang anaknya tidak bersekolah atau putus sekolah karena tidak ada biaya.&lt;br /&gt;Pendidikan murah atau gratis yang banyak diwacanakan dan diinginkan kalangan masyarakat, memang akan menolong jika ditinjau secara faktor ekonomi, namun kebijakan ini harus juga ditunjang dengan kebijakan yang lain untuk menuntaskan faktor-faktor penyebab putus sekolah lainnya. Karena faktor ekonomi bukan penyebab satu-satunya putus sekolah yang masih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penyebab putus sekolah itu ternyata bermacam-macam, baik internal maupun eksternal dari diri siswa sendiri. Aspek internalnya, yaitu tidak ada keinginan atau motivasi untuk melanjutkan sekolah dalam diri anak. Lalu penyebab eksternalnya adalah selain faktor ekonomi orang tua yang tidak memungkinkan melanjutkan sekolah anak-anaknya. Kondisi orang tua yang tidak begitu memperhatikan pendidikan sang anak atau tidak begitu memahami makna penting pendidikan juga menyumbang terhadap kemungkinan putus sekolah sang anak. Faktor lainnya juga seperti kondisi keluarga anak yang perhatian orang tuanya kurang juga merupakan penyebab kasus anak putus sekolah. Lokasi fasilitas sekolah yang jauh, tidak terjangkau, tenaga pengajar yang kurang juga menjadi faktor penyebab putus sekolah&lt;br /&gt;Kemudian fenomena pengaruh dari gaya hidup yang konsumtif dan hedonis juga membuat banyak anak-anak yang memutuskan untuk meninggalkan bangku sekolah tersebut. Mereka ini akhirnya terjebak dalam hidup konsumtif dan hedonis serta meninggalkan pendidikannya.&lt;br /&gt;Selain itu, secara umum di beberapa daerah termasuk di Kabupaten Kayong Utara (KKU), pola pikir orang tua juga berpengaruh terhadap melanjutkan atau putus sekolahnya anak-anak mereka. Karena masih banyak orang tua yang memiliki pola pikir bahwa pendidikan itu dianggap kurang penting, kemudian juga setengah memaksa anaknya membantu mencari nafkah, seperti di daerah pedalaman yang masyarakatnya hidup menggarap lahan pertanian dan jauh dari jangkau fasilitas pendidikan, atau di daerah kepulauan yang anak-anaknya terpaksa ikut melaut bahkan bekerja di jermal-jermal, ini harus ditangani. Karena biasanya, jika anak-anak ini sudah terbiasa memegang uang dalam arti menghasilkan pendapatan, maka mereka akan menganggap pendidikan itu tak penting. Bahkan secara kultural, juga ada orangtua yang memang tidak ingin anaknya melanjutkan sekolah karena alasan tertentu, ini merupakan sebagian dari faktor penyebab anak putus sekolah.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, selain menerapkan kebijakan pendidikan murah nan gratis termasuk menyediakan fasilitas pendidikan yang terjangkau dan menyediakan tenaga pengajar yang siap sedia untuk terjun berjuang ditempatkan di mana saja (bukan yang hanya mengejar status PNS kemudian numpuk di daerah perkotaan). Maka agenda lain yang tak kalah pentingnya, bahkan termasuk sangat penting dalam upaya menekan angka anak putus sekolah adalah mengubah pola pikir yang menganggap enteng pendidikan, dan menanamkan pola pikir baru kepada para orang tua bahwa pendidikan itu penting. Sosialisasi atau proses penyadaran ini harus terus dilakukan secara massif dan dengan melibatkan setiap elemen masyarakat dengan sasaran para orang tua peserta didik. Sosialisasi tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak bangsa sekaligus merupakan agenda penyadaran di kalangan orangtua bahwa pendidikan sangat penting untuk bekal masa depan anak.&lt;br /&gt;Karena itu, jika sudah ada kebijakan pendidikan yang murah dan gratis, maka faktor-faktor lain yang menjadi penyebab putus sekolah juga harus disentuh, sebab akan menjadi mubazir jika pemerintah dapat menyediakan sekolah murah dan gratis, tapi belum tentu menjadi jaminan masalah anak putus sekolah bisa teratasi jika faktor-faktor lainnya tak teratasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3695955091791905879?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3695955091791905879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3695955091791905879&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3695955091791905879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3695955091791905879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/problem-putus-sekolah-yang-kompleks.html' title='PROBLEM PUTUS SEKOLAH YANG KOMPLEKS'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7299817840475853444</id><published>2009-10-11T13:46:00.000+07:00</published><updated>2009-10-11T13:47:18.531+07:00</updated><title type='text'>Corruptissima Re Publica Plurimae Leges.</title><content type='html'>Corruptissima Re Publica Plurimae Leges. Semakin Korup sebuah Republik, semakin banyak Undang-undang.&lt;br /&gt;Pepatah atau peribahasa Latin ini sangat menarik untuk dicermati, dikaji dan dimaknai. Jika dihubungkan dengan konteks negeri di mana kita berdiam saat ini, kayaknya pepatah atau peribahasa tersebut menemukan relevansinya.&lt;br /&gt;Perumpamaan semakin korup suatu republik atau negara, maka semakin banyak peraturan yang dibuat oleh penyelenggara negara itu. Peraturan itu dapat berupa undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan pengganti undang-undang, keputusan presiden, peraturan menteri, keputusan menteri, peraturan daerah dan seterusnya.&lt;br /&gt;Menurut saya, sebenarnya ada dua hal saja yang membuat peraturan itu semakin banyak, menjamur dan aneh-aneh.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama, karena memang fakta bahwa negeri ini semakin korup, korup dalam segala hal dan di segala bidang. Semakin banyaknya peraturan menandakan bahwa semakin tak tentu ‘rudu,’ atau semakin kacaunya sistem social politik negara ini, yang melahirkan kejahatan-kejahatan sistemik juga, sehingga peraturan-peraturan yang banyak dan aneh-aneh diperlukan untuk mengatur terutama mencegah dan memberi sanksi bagi kejahatan sistemik itu.&lt;br /&gt;Kedua, mungkin peraturan-peraturan itu sengaja dilahirkan dan diciptakan untuk justifikasi legal-formal terhadap tindakan-tindakan korup itu. Sederhananya, peraturan semakin banyak dibuat untuk melegalisasi sistem dan kejahatan sistemik yang dilakukan oleh penguasa despot.&lt;br /&gt;Kedua hal itu sama parahnya, jika peraturan lahir karena sebab yang pertama. maka ini membuktikan bahwa negara gagal menjalankan pemerintahan yang baik, sehingga kejahatan-kejahatan merajalela bahkan merusak sistem sosial politik negara itu, dan boleh jadi penyelenggara negara juga merupakan aktor yang ada di dalamnya, ikut andil serta ikut merusak sistem itu.&lt;br /&gt;Jika peraturan semakin menjamur karena sebab yang kedua, maka ini menunjukkan bahwa negara dikuasai oleh rezim despotik, tiranik, hegemonik dan penindas. Boleh jadi rezim ini lahir karena sebab yang pertama juga, yang mana para penyelenggara negara ternyata ikut serta merusak sistem. Nah karena itu, dalam rangka untuk memperkuat posisinya termasuk untuk melegaliasi semua tindakan korup dan despotnya, maka mereka melahirkan justifikasi berupa peraturan-peraturan yang aneh-aneh. Bahkan peraturan lahir karena pesanan demi dan untuk kepentingan si pemesan. Si pemesan boleh jadi kalangan kapitalis, kalangan pejabat itu sendiri, dan kroni-kroninya. Seperti peraturan penanaman modal asing, peraturan BI dan peraturan MA yang aneh. Juga UU ITE yang akhirnya menelan korban baru-baru ini, yang menurut banyak kalangan lebih kejam daripada hukum era kolonial.&lt;br /&gt;Realitas di negeri ini, kita sebagai rakyat dipertontonkan dengan tabiat pemerintah yang melahirkan peraturan yang justru tidak menguntungkan negara-bangsa dan tidak mencerminkan sebagai negara yang pro rakyat, yang tentunya tidak bakal menguntungkan kita sebagai rakyat. Kita sering mengurut dada ketika pemerintah yang mengelola negara ini justru menjadi kacung kapitalis asing dengan mengeluarkan kebijakan yang pro kapitalisme global, menggadaikan marwah dan kedaulatan serta mengobral murah SDA yang kita punyai.&lt;br /&gt;Selanjutnya kita sering berhadapan frontal dengan negara, karena ternyata negara punya hobby menjadi penindas dan menjadi budak yang mengekor saja pada instruksi hyper power modal. Kerap kali pemerintah mengorbankan rakyatnya bahkan tak segan membunuhi, mengusir dan menggusur rakyatnya dari tanahnya sendiri hanya demi menyenangkan ‘majikan’ para penyelenggara negara itu.&lt;br /&gt;Kemudian, peraturan-peraturan yang seharusnya dibuat guna perbaikan dan mencegah kebobrokan negara selalu saja gagal besar dalam implementasi, hanya menarik ketika dibaca di kertas dan indah dilihat pada saat membuat komitmen serta deklarasi. Namun pada prakteknya, peraturan tinggal-lah peraturan. Tak ada dampak dan manfaat riil baik bagi rakyat maupun bagi perbaikan sistem sosial politik yang ada.&lt;br /&gt;Contoh peraturan-peraturan yang menindas dan pro kapitalis itu seperti peraturan tentang penanaman modal asing, peraturan tentang pengelolaan sumber daya air, peraturan tentang buruh dan tenaga kerja, peraturan seputar pengelolaan migas, berbagai kontrak karya pengelolaan SDA baik sektor migas dan sektor tambang lainnya, peraturan tentang perkebunan dan kehutanan yang merusak dan menggusur, serta masih banyak lagi yang lainnya. Semua menunjukkan keberpihakan negara (baca: penyelenggara negara) bukan pada rakyat dan kemakmuran rakyat tapi pada kemakmuran ‘majikannya’ dan kemakmuran dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Sedangkan jika kita melihat pada peraturan yang sebenarnya ditujukan untuk memperbaiki sistem kenegaraan seperti makin banyaknya peraturan anti korupsi, peraturan tentang demokratisasi pemilu, peraturan tentang pelayanan publik, peraturan pengelolaan keuangan negara, peraturan sistem peradilan, peraturan yang melahirkan berbagai komisi-komisi guna mendorong perbaikan sistem, peraturan yang harusnya mendorong demokratisasi seperti kebebasan informasi, peraturan tentang partisipasi dan transparansi, peraturan tentang masalah sosial lainnya seperti tentang KDRT, trafficking, perlindungan anak, anti diskriminasi, narkotika dan seterusnya, semua telah ada di negeri ini. Tapi ternyata penyelenggaraan negara ini bukannya makin baik, malah terjebak pada lingkaran setan masalah yang tak kunjung tuntas.&lt;br /&gt;Persoalannya karena, banyak peraturan yang dibuat hanya untuk kepentingan segelintir pihak terutama kepentingan kapitalis dan pejabat itu sendiri. Pun…Jika juga ada undang-undang yang dibuat untuk memperbaiki sistem dan sebenarnya pro rakyat, namun selalu diperlemah dengan banyaknya celah-celah hukum untuk lepas dari sanksi jika pejabat melanggarnya, dan selalu lemah dalam implementasi. Artinya peraturan yaah…cukuplah sekadar dibuat dan secara fisik ada, tapi jikapun gagal di implementasikan yaa…peduli setan, setan aja tak peduli, karena yang membuatnya memang setan!&lt;br /&gt;Maka benarlah adanya, bahwa… Corruptissima Re Publica Plurimae Leges. Jika ingin melihat semakin korup sebuah republik (negara), maka lihatlah semakin banyak undang-undangnya.*&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7299817840475853444?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7299817840475853444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7299817840475853444&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7299817840475853444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7299817840475853444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/10/corruptissima-re-publica-plurimae-leges.html' title='Corruptissima Re Publica Plurimae Leges.'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-60311048827489797</id><published>2009-08-31T14:38:00.000+07:00</published><updated>2009-08-31T14:39:33.765+07:00</updated><title type='text'>PARANOID TERHADAP SORBAN, GAMIS DAN JENGGOT</title><content type='html'>Kulihat berita tadi siang di TV. Aparat merazia jalur pantura, semua kendaraan baik umum maupun pribadi diperiksa. Sebuah minibus menuju ke Solo diperiksa dengan ekstra karena kebetulan minibus itu membawa rombongan orang2 bersorban, berbaju gamis dan berjenggot.&lt;br /&gt;Kesannya kok malah jadi parno alias paranoid yaa..! Dari tampilan orang2 yg diperiksa tersebut, aku menduga kayaknya mereka adalah saudara2 Jamaah Tabligh yang biasa melakukan ataw hendak melakukan 'khuruj,' dakwah keluar. Tapi karena sorban, gamis dan jenggot, kecurigaan terhadap mereka jadi ruarr biasa!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aparat ternyata masih saja telat mikir! Ktika para teroris justru sudah mengubah strategi, termasuk berubah tampilan dan penyamaran guna mengibuli serta supaya dapat lolos dari penjagaan keamanan, eeehh...aparatnya masih saja tidak peka, justru paranoid sama orang bersorban, bergamis dan berjenggot.&lt;br /&gt;Padahal, dari berita yang ada, terutama jelang detik-detik pemboman, rekaman CCTV Hotel JW Marriot menunjukkan bahwa tampak orang yang dicurigai menjadi pelaku pemboman, justru tampilannya tidak identik pake gamis dan bersorban, malah tampil meyakinkan seperti kalangan pebisnis dan eksekutif, yang ternyata, eeeh...rupanya maen bom!&lt;br /&gt;Di saat para teroris sudah berbeda gaya dan dengan modus baru seperti ini, aparatnya masih saja dengan gaya lama, yang justru kubilang 'paranoid' terutama kepada saudara2 yang kebetulan, bersorban, pake gamis dan berjenggot.&lt;br /&gt;Pasti nanti kecolongan lagi...!&lt;br /&gt;Nah lho...terutama yg bernama ke-arab-araban, kebetulan yang manjangin jenggot, juga hobi pake gamis dan bersorban, ati2...anda rawan dicurigai atw maybe diciduk sama Densus Anti Teror 88 dkk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-60311048827489797?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/60311048827489797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=60311048827489797&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/60311048827489797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/60311048827489797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/08/paranoid-terhadap-sorban-gamis-dan.html' title='PARANOID TERHADAP SORBAN, GAMIS DAN JENGGOT'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1243822157459875798</id><published>2009-08-31T14:30:00.000+07:00</published><updated>2009-08-31T14:35:20.194+07:00</updated><title type='text'>DUA TAHUN SETELAH KKU LAHIR</title><content type='html'>Dua tahun sudah Kabupaten Kayong Utara (KKU) terbentuk di Provinsi Kalimantan Barat berdasarkan Undang-undang N0. 6 Tahun 2007. Selama dua tahun berlalu, telah banyak perubahan yang terjadi dan dapat terlihat mata, paling tidak secara fisik. Jika dulu pembangunan infrastruktur di lima kecamatan yan membentuk KKU seret, sekarang geliat itu mulai nyata. Berbagai jaringan jalan kabupaten yang dulunya rusak atau masih berupa jalan tanah, sekarang sudah mulai diperbaiki (kecuali jalan ruas Teluk Batang yang merupakan jalan provinsi). Infrastruktur pendidikan pun mulai dibenahi, demikian juga dengan fasilitas Puskesmas yang direncanakan hendak dijadikan sebagai medical center, Pustu, Poskesdes dan fasilitas medis lainnya. Gedung-gedung pemerintahan secara bertahap juga mulai dibangun. Intinya secara fisik geliat pembangunan mulai tampak nyata, terlebih lagi untuk dua bidang yang diutamakan berdasarkan visi dan misi bupati saat ini yakni pendidikan dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan sesuatu yang secara jujur patut diapresiasi, apalagi sebagai kabupaten yang terhitung baru. Saat ini misi untuk mewujudkan pendidikan dan kesehatan gratis tampak mulai terimplementasikan, para siswa dari sekolah dasar hingga SLTA selama dua tahun terakhir sudah tidak dibebankan lagi pungutan apapun mulai dari masuk sampai proses belajarnya berjalan. Pakaianpun ditanggung oleh Pemkab, demikian juga buku dipinjamkan langsung oleh Pemkab. Sedangkan untuk kesehatan, Puskesmas Sukadana sudah mulai dioperasikan untuk melayani pasien 24 jam, menyusul puskesmas-puskesmas lainnya seiring rencana dijadikan sebagai medical center tersebut. Pelayanannnya juga tidak dibebankan sepeserpun.&lt;br /&gt;Tentunya sebagai kabupaten baru, tidak berarti geliat pembangunan di KKU bukan tanpa kekurangan. Sebagai orang awam di KKU, saya mencoba mengkritisi beberapa hal yang mestinya harus diperbaiki agar pembangunan di KKU baik itu tata pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan publik, pemenuhan hak-hak dasar, pengembangan potensi dan sebagainya di KKU berjalan semakin baik. Sebagai warga biasa, saya coba berbagi cerita agar ke depan perbaikan-perbaikan itu kian nyata.&lt;br /&gt;Di bidang pendidikan, cerita pendidikan gratis tentunya dalam upaya menekan angka putus sekolah masyarakat KKU yang masih tergolong tinggi, hal ini sebagai stimulan agar tiada lagi alasan bagi para orang tua di KKU untuk tidak menyekolahkan anak-anaknya karena alasan ketiadaan biaya untuk memperoleh pendidikan. Tentunya ini adalah bagian dari kebijakan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di bidang pendidikan. Dilihat dari factor ekonomi, dengan digratiskannya pendidikan yang berujung pada tiadanya pungutan dan ditanggungnya semua biaya oleh Pemkab, tentu sangat membantu. Namun, kebijakan ini harus juga ditunjang dengan kebijakan yang lain untuk menuntaskan faktor-faktor penyebab putus sekolah lainnya. Karena faktor ekonomi bukan penyebab satu-satunya putus sekolah yang masih tinggi. Faktor kultural secara umum seperti pola pikir orang tua juga berpengaruh terhadap melanjutkan atau putus sekolahnya anak-anak mereka. Karena masih banyak orang tua yang memiliki pola pikir bahwa pendidikan itu dianggap kurang penting, kemudian juga setengah memaksa anaknya membantu mencari nafkah, seperti di wilayah pedalaman yang masyarakatnya hidup menggarap lahan pertanian dan jauh dari jangkauan fasilitas pendidikan, atau di daerah kepulauan yang anak-anaknya terpaksa ikut melaut bahkan bekerja di jermal-jermal, ini harus ditangani. Bahkan secara kultural juga ada orangtua yang memang tidak ingin anaknya melanjutkan sekolah karena alasan tertentu, ini merupakan sebagian dari faktor penyebab anak putus sekolah. Dalam hal ini orang tua yang tidak begitu memperhatikan pendidikan sang anak atau tidak begitu memahami makna penting pendidikan juga menyumbang terhadap kemungkinan putus sekolah sang anak. Lokasi fasilitas sekolah yang jauh, tidak terjangkau, tenaga pengajar yang kurang juga menjadi faktor penyebab putus sekolah&lt;br /&gt;Oleh karena itu, selain menerapkan kebijakan pendidikan murah nan gratis termasuk menyediakan fasilitas pendidikan yang terjangkau dan menyediakan tenaga pengajar yang siap sedia untuk terjun berjuang ditempatkan di mana saja (bukan yang hanya mengejar status PNS kemudian numpuk di daerah perkotaan). Maka agenda lain yang tak kalah pentingnya, bahkan termasuk sangat penting dalam upaya menekan angka anak putus sekolah adalah mengubah pola pikir yang menganggap enteng pendidikan, dan menanamkan pola pikir baru kepada para orang tua bahwa pendidikan itu penting terutama bagi masa depan anak-anak mereka.&lt;br /&gt;Di bidang kesehatan, juga kerap muncul masalah, meskipun berobat ke Puskesmas dan Pustu telah gratis, tetapi masih banyaknya praktik jual beli obat oleh tenaga medis kepada masyarakat yang berobat secara pribadi ke rumah paramedis dengan bayaran yang masih tergolong mahal kerap terjadi, sehingga merusak image kesehatan gratis, juga masih sering ditemukannya paramedis yang enggan mengisi pos-pos yang mana seharusnya mereka ditempatkan. Kemudian masih sering ditemukannya kasus gizi buruk, warga mengidap penyakit dan perlu penanganan lebih lanjut dan sebagainya yang masih abai dan tak terperhatikan oleh instansi terkait.&lt;br /&gt;Di bidang-bidang yang lain, yang perlu dikritisi dan perlu kemauan serta kerja keras untuk maju adalah seperti bidang pariwisata. KKU sangat kaya dengan potensi wisata, tapi sampai saat ini setelah dua tahun berlalu, belum pernah sekalipun saya melihat ada program sosialisasi yang jelas untuk mempromosikan potensi itu, belum pernah terlihat seperti brosur dan profil daerah wisata KKU yang bisa di informasikan. Pengembangan dan pemberdayaan potensi wisata yang adapun masih terkategori jalan di tempat. Sehingga belum banyak orang yang kenal tentang potensi wisata KKU, belum banyak yang tahu bahwa KKU memiliki situs-situs sejarah yang kaya seperti makam-makam Raja Tanjungpura, makam-makam raja Simpang, makam-makam Raja Sukadana, ada meriam-meriam kuno, ada Tangsi Militer Belanda, ada makam-makam Penyebar Agama Islam, ada situs alam purba seperti Rock Painting, ada wisata alam, ada wisata kuliner, ada wisata bahari dan seterusnya.&lt;br /&gt;Di bidang seni, adat budaya dan tradisi, sebagai daerah yang pernah memiliki sejarah dua kerajaan dan neo-swapraja, KKU sebenarnya memiliki seni, adat budaya dan tradisi yang potensial dan tentunya harus menjadi karakteristik daerah, tapi sampai saat ini saya belum melihat apa yang unik dari budaya masayarakat KKU yang telah coba digali dan dikembangkan. Padahal dalam bidang ini, bukannya tidak ada seni, adat budaya dan tradisi yang dapat direvitalisasi, tapi keseriusan untuk menggali potensi itu yang belum ada atau belum terfikirkan mungkin. Ssebagai contoh, semasa kecil, di desa saya setiap kegiatan tujuh belasan, biasanya selalu ada pementasan drama Sandiwara Mendu, tapi sekarang sudah hampir punah karena sudah belasan tahun tidak dikembangkan. Seni hadrah, tar, tundang dan sebagainya perlahan juga sudah mulai hilang. Belum lagi seni adat budaya dan tradisi perkawinan yang unik seperti adat perkawinan masyarakat Simpang yang juga memudar. Hal lainnya dapat terlihat dari karakteristik bangunan, tidak ada satupun upaya merekonstruksi dan merevitalisasi seperti apa bangunan khas KKU berdasarkan karakteristik arsitektur dari dua kerajaan yang ada. Jangan sampai kita membangun tanpa ruh budaya, sehingga kehilangan identiti sebagai masyarakat kayong di tanah kayong bertuah ini.&lt;br /&gt;Di bidang kelautan dan perikanan, meski selalu digaungkan sebagai daerah penghasil ikan dan memiliki SDA laut yang melimpah, harus dikatakan masih tak nampak pengembangan potensi kelautan dan perikanan yang berarti. Mau diapakan dan mau dikemanakan potensi yang ada ini? Kerap menjadi pertanyaan dan bahan diskusi warung kopi, toh nelayan tetap saja masih banyak yang miskin, kebingungan pemasaran hasil laut, kesulitan mendapatkan permodalan dan bantuan serta pembinaan.&lt;br /&gt;Demikian juga halnya di bidang pertanian, revitalisasi pertanian belum juga menunjukkan ada tanda-tanda progresifitas. Berapa jumlah hasil pertanian pertahun belum dapat terukur, sentra-sentra pertanian belum tertangani dengan baik, masyarakat petani belum diberdayakan maksimal sehingga dapat lebih sejahtera. Hasil tani baru sebatas untuk makan setahun, jikapun lebih terpaksa jual dengan harga murah kepada pengumpul karena belum ada campur tangan pemerintah dalam melindungi harga gabah. Penyuluh lapangan yang ada juga lebih berperan sebagai birokrat dan saudagar ketimbang sebagai ‘kawan’ bagi para petani, traktor masih disewakan, pupuk terkadang dijual dan sebagainya.&lt;br /&gt;Di bidang perkebunan dominasi perkebunan besar masih terlalu kuat. Perkebunan rakyat tidak terberdayakan, instansi terkait baru sebatas mengumpulkan data semata, itupun mungkin belum kelar, tanpa ada upaya pemberdayaan secara riil. Akibat perkebunan besar, akhirnya terkait pula pada persoalan lingkungan, terjadi perubahan fungsi hutan dan lahan, sekarang lahan konservasipun terancam, kelestarian lingkungan hidup terancam, orang utan sekarang sudah turun gunung karena wilayah mereka sudah mulai dirusak. Begitu juga karena tata ruang dan wilayah masih belum jelas, bangunan walet tanpa aturan muncul membuat ketertiban dan keindahan berantakan. Tak jelas mana daerah yang bakal dikembangkan untuk pemukiman, pasar, perkantoran dan mana yang boleh untuk budidaya walet.&lt;br /&gt;Di bidang pelayanan publik pemerintahan juga perlu dibenahi, prinsip profesionalisme harus terus diupayakan, demikian juga peningkatan kualitas aparatur birokrasi, karena harap maklum aparatur birokrasi di KKU kebanyakan merupakan aparatur yang terkena ‘gegar pemekaran,’ mereka yang dulunya bukan berada di posisi yang empuk seperti saat ini, namun mendapat durian runtuh posisi empuk karena buah hasil pemekaran, padahal kualitas kemampuannya pas-pasan, demikian juga staf-staf di bawahnya yang kebanyakan gaptek, lamban dan lebih birokratis ketimbang atasan. Masa untuk mencari data-data saja tak ada soft copynya, yang ada hanya hard copynya. Waduuuh...! Jangan sampai dech…pemekaran hanya melahirkan pegawai-pegawai dan honorer-honorer baru tanpa peningkatan kualitas pelayanan publik yang optimal. Karena dengan rentang kendali pemerintahan yang sudah dekat, tidak alasan untuk menjadi lamban mengurusi masyarakat. Dalam hal ini pula standar-standar pelayanan publik harus dibuat, jika perlu harus ada citizen charter’s, e-government juga harus mulai dipikirkan dan direncanakan untuk dikembangkan, pelayanan satu pintu juga sudah saatnya di-implementasikan, sembari meng-upgrade kapasitas aparatur pemerintahan, sehingga pelayanan berkualitas. Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus juga menjadi semangat sehingga tidak muncul kasus-kasus manipulatif seperti SPPD fiktif, SPJ juga fiktif dan yang fiktif-fiktif lainnya, karena ini bukan rahasia umum. Ini harus terus didorong karena tanpa hal ini good governance dan clean government tidak akan tercapai. Dan, selaku masyarakat saya tidak ingin kabupaten ini gagal.&lt;br /&gt;Di bidang pemberdayaan ekonomi, upaya-upaya untuk menumbuhkembangkan sektor usaha dan memberdayakan potensi SDM untuk menjadi wirausaha-wirausaha baru harus digalakkan, pengembangan kelompok usaha tani, kelompok usaha nelayan, koperasi dan sector usaha lainnya harus distimulan oleh Pemkab. Namun, ini memang belum terlihat, upaya mendorong pengembangan kewirausahaan, kemudahan kredit modal usaha dan sebagainya sepertinya belum dianggap perlu. Belum terlihat ada upaya-upaya stimulus ke arah itu, betul-betul masih mandeg. Padahal ini tentu terkait untuk mengurangi angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru.&lt;br /&gt;Terkait dengan pemerintahan desa, ada ADD yang telah dikucurkan, tapi sampai saat ini belum ada diseminasi terbuka kepada publik sejauh mana penyerapan ADD itu berlangsung. Belum lagi dalam pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana ADD pada APBDes, orientasi kegiatan fisik lebih kentara dan pendekatan yang dipakai untuk menyusunnya tidak partisipatif dalam setiap prosesnya. Padahal jika ADD di optimalkan termasuk digunakan untuk memberdayakan potensi ekonomi masyarakat desa seperti kerajinan, pengembangan usaha pemuda dan perempuan desa, digunakan pula untuk menstimulus home industry, sentra kerajinan, sentra produk khas desa dengan model one village one product dan sebagainya yang bersifat pemberdayaan potensi lokal, maka tentu akan lebih baik.&lt;br /&gt;Peran-peran aparatur desa, juga peran pendamping desa yang telah ada jika dioptimalkan untuk mengembangkan inisiatif dan peran partisipatif warga untuk mandiri tentunya akan lebih tepat, begitupun jika sekaligus diberdayakan untuk mensosialisasikan dan menyuluh warga masyarakat untuk bidang pendidikan seperti mengubah kultur dan pola pikir, juga untuk mendata penderita gizi buruk dan penderita penyakit-penyakit menular-berbahaya di tiap desa, tentu akan lebih berdaya dan bermanfaat.&lt;br /&gt;Akhirnya bravo untuk KKU, selamat ulang tahun, semoga tak ada yang tersinggung dengan tulisan saya yang awam ini. Bukan bermaksud mencela dan menggurui, tapi sekedar berbagi, dari saya warga biasa di tanah kayong nan bertuah ini. Semoga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudy Handoko&lt;br /&gt;Mantan Presidium Himpunan Mahasiswa Kayong Utara (HIMAKATRA)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1243822157459875798?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1243822157459875798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1243822157459875798&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1243822157459875798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1243822157459875798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/08/dua-tahun-setelah-kku-lahir.html' title='DUA TAHUN SETELAH KKU LAHIR'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-4405272747181058742</id><published>2009-04-29T13:43:00.002+07:00</published><updated>2009-04-29T14:07:07.769+07:00</updated><title type='text'>Temu Kader Penyuluh Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Pontianak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sff8XivunlI/AAAAAAAAAY8/A484QW5pPr4/s1600-h/IMG_0077.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sff8XivunlI/AAAAAAAAAY8/A484QW5pPr4/s320/IMG_0077.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330006165410455122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sff8XcU6vXI/AAAAAAAAAY0/sWqP7b89quY/s1600-h/IMG_0046.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sff8XcU6vXI/AAAAAAAAAY0/sWqP7b89quY/s320/IMG_0046.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330006163687390578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan generasi muda terutama yang masih usia sekolah membuat segenap elemen bangsa ini menjadi khawatir. Kekhawatiran ini tentu saja dengan alasan yang secara sederhana dapat dimafhumi, bahwa jika generasi muda terutama di kalangan pelajar sudah banyak yang terjerumus pada penyalahgunaan narkoba maka tentu akan mengganggu keberlangsungan masa depan negara bangsa, akan terjadi lost generation di negeri ini, karena generasi penerusnya menjadi generasi ‘teler.’ &lt;br /&gt;Temu Kader Penyuluh Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilaksanakan oleh BNN di Pontianak dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. Christiandy Sanjaya yang juga merupakan Ketua BNP Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;Generasi muda rawan terjerumus narkoba, karena seperti yang muncul dalam dialog-dialog antar para pelajar pada kegiatan ini, memberikan gambaran bahwa generasi muda lebih mudah terjerumus karena dalam fase usia yang labil, gampang terpengaruh apalagi di dalam pergaulan sebaya, senang mencoba-coba dan sebagainya. Lebih-lebih lagi dengan berbagai kerawanan itu maka kalangan generasi muda tentunya menjadi sasaran yang paling banyak di-incar oleh para pengedar narkoba.&lt;br /&gt;Dalam kegiatan sehari ini, para peserta yang berasal dari berbagai SMU dan SMP di Pontianak dan sekitarnya dibekali pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba baik melalui penjelasan para pemateri, penayangan film-film tentang narkoba, melalui dialog interaktif antara para pemateri dan peserta, serta melalui diskusi dan presentasi kelompok antar peserta. &lt;br /&gt;Sekaligus pada kegiatan ini, para peserta dimotivasi untuk ikut berpartisipasi sebagai penyuluh baik di sekolahnya maupun di lingkungan lainnya, terutama lingkungan terdekat yakni keluarga dan teman sebaya.*&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-4405272747181058742?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/4405272747181058742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=4405272747181058742&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4405272747181058742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4405272747181058742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/04/temu-kader-penyuluh-pencegahan.html' title='Temu Kader Penyuluh Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Pontianak'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sff8XivunlI/AAAAAAAAAY8/A484QW5pPr4/s72-c/IMG_0077.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5574625396512658557</id><published>2009-04-23T16:14:00.001+07:00</published><updated>2009-04-23T16:21:19.705+07:00</updated><title type='text'>Membangun itu Mudah, Merawatnya Susah, tapi Merusaknya Mudah!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SfAyuci5S9I/AAAAAAAAAYc/j-SH349I944/s1600-h/IMG_0154.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SfAyuci5S9I/AAAAAAAAAYc/j-SH349I944/s320/IMG_0154.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327814132697222098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SfAyueEAuoI/AAAAAAAAAYU/2LuI_gAFl04/s1600-h/IMG_0089.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SfAyueEAuoI/AAAAAAAAAYU/2LuI_gAFl04/s320/IMG_0089.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327814133104556674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membangun itu Mudah, Merawatnya Susah, tapi Merusaknya Mudah! Kalimat ini mungkin cocok untuk mendeskripsikan gambaran kondisi jembatan-jembatan di sepanjang jalan Ketapang-Kayong Utara yang rusak atau lebih tepatnya di rusak. &lt;br /&gt;Di sepanjang jalan tersebut,  pipa-pipa baja yang menjadi pagar pengaman jembatan sengaja di rusak oleh tangan-tangan jahil. Perusakan ini bukan sekedar jahil, tapi sudah masuk pada ranah perusakan sekaligus pencurian, karena pipa-pipa baja itu diambil oleh oknum-oknum penjarah yang kemungkinan besar untuk dijual lagi kepada para penadah. Selain itu, menurut keterangan masyarakat setempat, pipa-pipa baja ini jika tidak dijualpun, kemungkinan juga dipergunakan oleh para penjarahnya untuk pipa pembuangan asap kapal motor air. &lt;br /&gt;Yah, nasib memang! Membangun mudah, merawatnya susah, merusaknya mudah!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5574625396512658557?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5574625396512658557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5574625396512658557&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5574625396512658557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5574625396512658557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/04/membangun-itu-mudah-merawatnya-susah.html' title='Membangun itu Mudah, Merawatnya Susah, tapi Merusaknya Mudah!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SfAyuci5S9I/AAAAAAAAAYc/j-SH349I944/s72-c/IMG_0154.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1598438265519507175</id><published>2009-04-21T15:43:00.000+07:00</published><updated>2009-04-21T15:44:30.870+07:00</updated><title type='text'>BERFIKIR TENTANG FEDERALISME</title><content type='html'>Federal atau federalisme, gagasan yang sebenarnya sah-sah saja dan wajar-wajar saja, apalagi jika dibicarakan secara terbuka sebagai pilihan bentuk kenegaraan. Maka federalisme bukan suatu yang tabu untuk dibicarakan, karena federalisme merupakan salah satu pilihan bentuk kenegaraan dari sekian banyak bentuk kenegaraan yang ada.&lt;br /&gt;Pilihan terhadap federalisme sepatutnya dibuka ruang publik untuk membicarakannya, seiring dengan melepaskan segala macam ketakutan atau phobia seakan-akan federalisme adalah pengkhianatan atau musuh dari integrasi nasional.&lt;br /&gt;Layaknya bentuk negara kesatuan atau negara kerajaan konstitusional, maka perbincangan tentang federalisme mestilah diletakkan secara proporsional sebagai pembicaraan tentang teori-teori dan implementasi bentuk negara dalam ilmu Negara dan ketata negaraan. Lebih dari itu, federalisme mesti dibincangkan sesuai dengan konteks ruang dan waktu. Bukan sekadar memposisikannya secara vis a vis berlawanan dengan bentuk negara kesatuan apalagi disertai dengan sentimen-sentimen sempit kekhawatiran disintegrasi secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pilihan bentuk negara, maka federalisme perlu ditimbang sebagai pilihan alternatif kiranya bagi kemunafikan dalam bingkai negara kesatuan. Kenapa demikian,… karena toh, sampai saat ini bentuk-bentuk otonomi khusus beberapa daerah senyatanya sudah berjalan ke arah federalisme dalam bentuk yang lebih soft. Pun, jika federalisme dikhawatirkan memicu disintegrasi, maka itu merupakan asumsi yang sepenuhnya salah. Karena disintegrasi dalam berbagai kasus malah dipicu oleh ketidakpuasan terhadap jalannya pemerintahan, ketimpangan dan diksriminasi ketimbang federalisme. &lt;br /&gt;Boleh jadi, federalisme hadir sebagai jawaban untuk mempertahankan integrasi dalam bentuk negara-negara bagian yang lebih mandiri, berharkat dan bermartabat serta manusiawi. Kenapa saya katakan seperti itu, karena kasusnya (meskipun mungkin agak parsial) selama dalam bingkai kesatuan, tak lebih sekedar mempertahankan integrasi ditengah bara api ketidak-adilan, ketimpangan, diskriminasai dan ketertindasan dalam hubungan pusat dan daerah periferi. Meskipun daerah periferi faktanya menyumbang lebih.&lt;br /&gt;Beberapa negara besar dan maju, yang berbentuk federalisme, kebernegaraannya tidak mesti juga secara primordial memperlihatkan kecenderungan disintegrasi, malah terkadang justru saling menguatkan antara pemerintah federal pusat dan negara bagian, bahkan negara bagian dapat berkembang sesuai dengan karakteristik lokal dan segala potensinya. Kuncinya tetaplah kesejahteraan dan kemakmuran, di negara federal yang makmur maka integrasi tetap bertahan, tapi di negara kesatuan yang tidak adil, maka disintegrasi terjadi, begitupun sebaliknya. &lt;br /&gt;Namun untuk konteks Indonesia, jika terus begini…maka saya mengkhawatirkan apakah negara kesatuan cukup kuat untuk merekatkan integrasi dan cukup mampu untuk menyejahterakan secara merata. Apakah mempertahankan kesatuan seperti yang dipaksakan saat ini dan mengagungkannya secara berlebihan tak lebih dari upaya romantisme era Gajah Mada dalam mempersatukan nusantara, atau beban sejarah sedari era Soekarno. Tak bolehkah kita beranggapan, mungkin federalisme adalah upaya yang lebih baik dalam mengikat persatuan dan mempersatukan dalam keberbedaan.&lt;br /&gt;Memikirkan federalisme bagiku karena ketika aku melihat negeriku Borneo, sudah hampir habis hutan dan tambang serta SDA lainnya, tapi masih belum lepas dari keterjajahan, ketertindasan, kemiskinan dan pembodohan. Beda banget sama saudara jiran se-pulau (Sarawak, Sabah dan Brunei), yang udah duluan makmur!&lt;br /&gt;Bukan hendak menggoda pikiran nakal, tapi fakta Borneo yang kaya selalu sengsara, anak pedalaman mesti puluhan kilometer berjalan melewati hutan dan menyeberangi sungai untuk sekolah, gurunya cuma satu, lampu listrikpun tak ada, jalanan masih tanah, padahal di sekelilingnya ada emas hijau yang semakin punah, di tanahnya terdapat beraneka tambang yang makin menghilang.&lt;br /&gt;Apakah ini nasib…?!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1598438265519507175?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1598438265519507175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1598438265519507175&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1598438265519507175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1598438265519507175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/04/berfikir-tentang-federalisme.html' title='BERFIKIR TENTANG FEDERALISME'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-4679673141963045998</id><published>2009-04-21T15:31:00.001+07:00</published><updated>2009-04-21T15:42:27.619+07:00</updated><title type='text'>My Collection</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GE9oLRpI/AAAAAAAAAYM/qUybWxQbFkc/s1600-h/IMG_0064.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GE9oLRpI/AAAAAAAAAYM/qUybWxQbFkc/s320/IMG_0064.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327061354069837458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GE0sjojI/AAAAAAAAAYE/VEhPYHWb0FM/s1600-h/IMG_0063.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GE0sjojI/AAAAAAAAAYE/VEhPYHWb0FM/s320/IMG_0063.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327061351672291890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GEvXJGfI/AAAAAAAAAX8/d6XTaaU4ljI/s1600-h/IMG_0059.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GEvXJGfI/AAAAAAAAAX8/d6XTaaU4ljI/s320/IMG_0059.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327061350240295410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GEpY9A3I/AAAAAAAAAX0/4RDZJLSNTPY/s1600-h/IMG_0057.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GEpY9A3I/AAAAAAAAAX0/4RDZJLSNTPY/s320/IMG_0057.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327061348637279090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-4679673141963045998?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/4679673141963045998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=4679673141963045998&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4679673141963045998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4679673141963045998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/04/my-collection.html' title='My Collection'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Se2GE9oLRpI/AAAAAAAAAYM/qUybWxQbFkc/s72-c/IMG_0064.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3750959104466282075</id><published>2009-04-20T16:11:00.003+07:00</published><updated>2009-04-20T16:20:54.137+07:00</updated><title type='text'>Byuuurrr...Trus Foto Dech! 1, 2, 3...Klik!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sew89QyLdoI/AAAAAAAAAXs/QyOgNFE0fUo/s1600-h/IMG_0136.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sew89QyLdoI/AAAAAAAAAXs/QyOgNFE0fUo/s320/IMG_0136.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326699482447574658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sew89YmWSOI/AAAAAAAAAXk/M_BlnIODbcE/s1600-h/IMG_0137.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sew89YmWSOI/AAAAAAAAAXk/M_BlnIODbcE/s320/IMG_0137.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326699484545435874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3750959104466282075?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3750959104466282075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3750959104466282075&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3750959104466282075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3750959104466282075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/04/byuuurrrtrus-foto-dech-1-2-3klik.html' title='Byuuurrr...Trus Foto Dech! 1, 2, 3...Klik!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sew89QyLdoI/AAAAAAAAAXs/QyOgNFE0fUo/s72-c/IMG_0136.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1308180054799395820</id><published>2009-03-13T13:16:00.003+07:00</published><updated>2009-03-13T13:23:44.819+07:00</updated><title type='text'>NASIB ISTANA PANEMBAHAN MATAN-TANJUNGPURA DI MULIA KERTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sbn7Y5fqAEI/AAAAAAAAAXc/lwc-6hwShns/s1600-h/Istana+Panembahan+Matan.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sbn7Y5fqAEI/AAAAAAAAAXc/lwc-6hwShns/s320/Istana+Panembahan+Matan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312553640629239874" /&gt;&lt;/a&gt;Istana Panembahan Matan di Mulia Kerta Ketapang merupakan salah satu istana era Kerajaan Melayu Islam yang tersisa di Kalimantan Barat. Berdasarkan jejak sejarahnya, Istana Panembahan Matan merupakan pusat pemerintahan dari Kerajaan Matan-Tanjungpura yang sebenarnya kelanjutan dari Kerajaan Tanjungpura dari era Hindu yang pernah mempunyai nama besar di seantero Kalimantan.&lt;br /&gt;Secara periodik, Kerajaan Matan-Tanjungpura yang berpusat di Mulia Kerta adalah kelanjutan dari Kerajaan Tanjungpura. Bermula di Sukadana Kabupaten Kayong Utara (KKU), Tanjungpura menuliskan peradabannya, sepanjang sejarah Tanjungpura yang berjalan semenjak kira-kira tahun 1431 M, sampai dengan tahun 1724 M, Sukadana menjadi pusat pemerintahannya. Ketika kerajaan Pontianak berdiri sebagai kota pelabuhan, Sukadana merupakan bandar pelabuhan perdagangan yang menjadi saingan sehingga perlu ditaklukan oleh Pontianak. Sehingga pada tahun 1876 terjadi Perang Sukadana dengan Pontianak. Dalam perang ini Sukadana mengalami kekalahan, akhirnya pelabuhan dagang Sukadana ditutup. Sultan Akhmad Kamaludin memindahkan pusat pemerintahannya dari Sukadana ke Matan kemudian menghulu memindahkan pusat pemerintahan ke Indra Laya  (Kecamatan Sandai), selanjutnya berpindah ke Karta Pura, Tanah Merah (Kecamatan Nanga Tayap), kemudian menghilir lagi ke sungai pawan dan mendirikan lagi pusat kerajaan di Desa Tanjungpura (masih di daerah Kabupaten Ketapang), lantas terakhir memusatkan pemerintahannya di Mulia Kerta sejak zaman Panembahan Gusti Muhammad Sabran sampai berakhir pada zaman pemerintahan Panembahan Gusti Muhammad Saunan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Kabupaten yang memiliki banyak jejak-jejak sejarah peradaban masa silam, sisa-sisa sejarah yang masih dapat ditemui di Ketapang selain Istana Panembahan Matan-Tanjungpura, di antaranya adalah Makam Keramat Sembilan di Desa Tanjungpura  dan Makam Keramat Tujuh di Mulia Kerta, serta berbagai peninggalan lain seperti makam-makam dan reruntuhan bangunan kuno di Kecamatan Sandai dan Nanga Tayap.&lt;br /&gt;Istana Panembahan terakhir dipergunakan sebagai pusat pemerintahan kerajaan pada zaman Panembahan Gusti Muhammad Saunan, dan menurut berbagai sumber, Panembahan terakhir inilah yang juga mendesain arsitektur Istana yang bentuknya masih dapat terlihat sampai sekarang ini. Panembahan yang tidak meninggalkan keturunan ini menghilang dengan berbagai versi, ada yang mengatakan hilang karena turut menjadi salah satu korban pembantaian Jepang/Jepun  pada tahun 1943 (pembantaian kaum cerdik-cendikia dan tokoh masyarakat Kalbar yang disebut juga dengan peristiwa penyungkupan). Namun legenda masyarakat setempat menyatakan Panembahan ini luput dari tragedi tersebut, dan menghilang secara misterius tidak ketahuan rimbanya. Sebetulnya, ketika Matan-Tanjungpura berubah menjadi swapraja, Istana ini masih berfungsi ketika di pimpin secara kolektif oleh Majelis Swapraja yang terdiri dari tiga orang kerabat dekat kerajaan bergelar Uti, yakni Uti Aplah bergelar Pangeran Adipati, Uti Kencana bergelar Pangeran Anom Laksmana, dan Uti Halil bergelar Pangeran Mangku Negara. (sumber: Sejarah Ringkas Kerajaan Tanjungpura). &lt;br /&gt;Seiring perjalanan waktu, Istana yang seharusnya menjadi icon daerah Ketapang ini diubah menjadi Museum oleh Pemerintah Kabupaten setempat. Sebenarnya besar harapan ketika status ini berubah, maka perhatian Pemkab menjadi lebih baik terhadap peninggalan sejarah ini, karena di seantero Ketapang-KKU, tinggal Istana inilah satu-satunya yang tersisa, karena Istana Raja Simpang (Trah Tanjungpura) di Melano Kecamatan Simpang Hilir-KKU telah lama tinggal tunggul. Begitupun Istana Raja Sukadana Baru (pasca berpindahnya Tanjungpura) yakni Istana Raja keturunan Tengku Akil Abdul Jalil Dipertuansyah (Keturunan Siak) juga telah runtuh tinggal nama.&lt;br /&gt;Apalagi di dalam Istana tersebut terdapat berbagai barang-barang peninggalan Para Panembahan Matan-Tanjungpura seperti meriam, termasuk meriam beranak, mesin jahit, berbagai jenis kain, kamar tidur, senjata, dan masih banyak lagi peninggalan lainnya. &lt;br /&gt;Jika di kelola dengan baik dan dipromosikan apalagi menjadi tempat pusat pengembangan-pembinaan adat dan seni-budaya. Maka Istana ini akan berdayaguna dan tentunya akan terpelihara, lebih-lebih lagi peran sentralnya sebagai penjaga adat dan seni-budaya Melayu Kayong di revitalisasi. Secara arsitekturpun, istana ini amatlah menarik, dan sebagai cerminan kekayaan arsitektur Melayu Kayong.&lt;br /&gt;Namun,… yaa begitulah. Yang terlihat istana ini begitu tampak tak terawat, catnya sudah tampak kusam, dinding istananya juga sudah mulai ada yang keropos dan lapuk. Dan dengan seyakin-yakinnya saya menyimpulkan bahwa situs peninggalan sejarah ini tidak dikembangkan potensinya sebagai bagian dari icon pelancongan yang menghasilkan bagi daerah. Jadi bingung dan miris melihatnya, dan muncul pertanyaan di benak saya, apakah memang Pemkab sudah tidak memiliki sense untuk memelihara, menjaga dan melestarikan atau bahkan mungkin tiada kebanggaan terhadap sejarah dan peninggalan sejarah daerahnya. Mudah-mudahan tidak begitu adanya!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1308180054799395820?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1308180054799395820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1308180054799395820&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1308180054799395820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1308180054799395820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/03/nasib-istana-panembahan-matan.html' title='NASIB ISTANA PANEMBAHAN MATAN-TANJUNGPURA DI MULIA KERTA'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/Sbn7Y5fqAEI/AAAAAAAAAXc/lwc-6hwShns/s72-c/Istana+Panembahan+Matan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-756342877594363367</id><published>2009-01-23T15:39:00.001+07:00</published><updated>2009-01-23T15:44:13.699+07:00</updated><title type='text'>Belajar Bukan Untuk Sekolah Melainkan Untuk Hidup</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu aku menulis tentang apa arti gelar bagi anda. Karena bagiku gelar tak begitu berarti ternyata! Tak tahulah bagi yang lain, dan akupun tak mau memaksa agar orang-orang yang membacanya sefaham denganku.&lt;br /&gt;Kali ini tergelitik aku untuk menulis tentang apa guna sekolah, apakah kita belajar hanya di sekolah, belajar untuk sekolah atau belajar untuk hidup!&lt;br /&gt;Kali ini aku mengutip pepatah atau peribahasa Latin Non Scholae, Sed Vitae Discimus, yang artinya kurang lebih ‘kita belajar bukan untuk sekolah melainkan untuk hidup.’ Bagiku ini ungkapan yang menarik dan sepenuhnya aku menyetujui maknanya. &lt;br /&gt;Kita belajar bukan untuk sekolah, bagiku kalimat ini menyentil pola pikir yang selalu terpaku bahwa seseorang baru dikatakan belajar jika dia bersekolah, atau menyindir paradigma pendidikan konvensional yang mengklaim sekolah sebagai satu-satunya sarana belajar yang utama. Karena ternyata sekolah bukanlah satu-satunya sarana belajar dan bukan satu-satunya tempat untuk mencari ilmu, menuntut ilmu dan mengembangkan ilmu. Belajar boleh dimana saja, dengan siapa saja dan pastinya ilmu apa saja, yang penting bermanfaat dan mampu membuat kita survive dalam hidup dan kehidupan, tak mesti tunduk pada kurikulum basi institusi pendidikan ala sekolah itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Belajar boleh saja dilakukan di rumah, di rumah ibadah, di alam, bahkan di jalanan. Yang terpenting belajar itu dapat membuat kita cerdas, cerdas secara intelektual, emosional dan juga secara spiritual. Belajar bukan sekedar membuat kita menjadi pintar, karena dalam hidup…pintar itu mudah tapi menjadi cerdas itu yang sulit. Karena bagiku di dalam kecerdasan termaktublah kepintaran, pencerahan, pendewasaan, kematangan berfikir, kreatifitas dan inovasi. Sebab selama ini ternyata institusi pendidikan yang bernama sekolah itu bukannya melahirkan orang-orang yang cerdas tapi malah mengurangi potensi kecerdasan yang senyatanya telah ada sedari kita lahir. &lt;br /&gt;Apalagi lembaga sekolah hanya menilai manusia dengan angka-angka, yang mensubstitusi manusia seperti robot dan ternyata sekolah menjadi tempat pertama dan utama bagi anak-anak mengenal dunia kekerasan, mengenal dunia diskriminasi, mengenal kejahatan dan seterusnya.&lt;br /&gt;Pun, sekolah justru berkembang menjadi lembaga yang melanggengkan penindasan atas nama kelas sosial dan kekayaan. Jangan harap orang miskin mampu mengecap pendidikan ala sekolah yang uang pungutannya bermacam jenis dan mencekik leher.&lt;br /&gt;Inilah bedanya belajar dengan sekolah, belajar tak perlu seragam, belajar tak perlu uang les, belajar tak perlu uang komite sekolah, belajar tak perlu uang laboratorium dan seterusnya. Namun sekolah bagi orang miskin adalah penghinaan, karena untuk makan aja mikir apalagi melihat daftar pungutan itu, pastinya pusing.&lt;br /&gt;Kemudian, sekolah seperti yang kubilang di atas, bukannya malah mengembangkan potensi kecerdasan tapi malah mematikan dengan daftar kurikulum yang mengekang nalar kreatif peserta belajar.&lt;br /&gt;Suatu contoh sederhana, pernah aku menyuruh kawan-kawan dalam suatu dialog untuk memejamkan mata kemudian membayangkan dan menggambarkan pemandangan dengan jemari mereka, hampir semuanya menggambar gunung dan pantai. Mengapa demikian, karena memang sedari pendidikan dasar, hal itulah yang diajarkan, tanpa kreatifitas dan inovasi. Trus,..pernah ada cerita seorang murid SD kelas 2 menangis karena dipersalahkan gurunya, sebab dia menjawab bahwa makanan kelinci ada keju, padahal menurut versi sang guru harusnya makanan kelinci adalah wortel. Tuh khan, memang pendidikan seperti ini tidak toleran terhadap perbedaan, tidak sensitif terhadap kreatifitas peserta didik, karena semua jawaban telah disediakan dan tanpa ada ruang bagi peserta didik untuk mengembang nalar kreatifitas guna menjawab yang lain.&lt;br /&gt;Selanjutnya, belajar adalah untuk hidup! Aku seyakin-yakinnya menyadari bahwa sekolah tidak akan mampu menyiapkan peserta didiknya untuk siap menghadapi kompetisi kehidupan, apalagi dengan kurikulum yang menindas dan tidak menghargai kecerdasan itu.&lt;br /&gt;Bullshit…ketika ada lembaga pendidikan yang mengiklankan diri bahwa jika lulus dari lembaganya pasti akan mendapatkan pekerjaan! Itu pastilah pembohongan, meskipun anehnya masih banyak orang yang senang dibohongi.&lt;br /&gt;Untuk survive dalam kehidupan adalah melalui proses belajar, dan belajar itu bukan semata-mata di sekolah, apalagi jika sekolah hanya demi mengharapkan selembar kertas (baca: ijazah) yang sesungguhnya tak lebih dari sekadar kertas, dan dengan mengandalkan secarik kertas itulah untuk mencari pekerjaan…Beeeh! &lt;br /&gt;Namun memang inilah realitas sistem kita yang lebih menghargai kertas ketimbang kecerdasan, sistem yang diperbudak oleh persepsi mengenai berharganya ijazah (diperbudak oleh gelar juga tentunya). Padahal kertas itu tak mampu membuktikan apapun untuk mengukur kualitas, kapasitas dan kompetensi manusia.&lt;br /&gt;Seorang H. Agus Salim, belajar secara otodidak, tapi mampu menjadi salah satu tokoh nasional dan diplomat ulung yang pernah dimiliki negeri ini, yang mungkin sekarang tak mampu ditandingi oleh diplomat lulusan S3 Hubungan Internasional sekalipun. Begitu juga dengan Buya Hamka, tak pernah mempunya ijazah formal apapun, tapi pemikirannya mampu mengilhami banyak orang dan diakui di dunia.&lt;br /&gt;Ini bukan pembenaran, tapi dalam kehidupan yang diperlukan adalah belajar bukan sekolah! &lt;br /&gt;Dalam kehidupan yang dibutuhkan adalah kecerdasan, kreatifitas, inovasi, pengembangan ilmu, pemanfaatan ilmu, sensitifitas sosial, tanggung jawab, toleransi, keterampilan hidup dan pengembangan potensi dasar kemanusiaan lainnya, dan itu amat jarang didapatkan di sekolah.&lt;br /&gt;Karena sekolah sekarang hanya menjadi mesin pengeruk keuntungan financial bagi penyelenggaranya, pun sekolah sampai saat ini mayoritas tidak menghasilkan apapun kecuali strata sosial, gelar, diskriminasi, kekerasan, pengekangan kreatifitas, pembodohan, penindasan dan menghasilkan manusia robot-robot mesin yang sekadar menjadi blueprint dari kurikulum.&lt;br /&gt;Ampun Sekolah!*&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-756342877594363367?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/756342877594363367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=756342877594363367&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/756342877594363367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/756342877594363367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/belajar-bukan-untuk-sekolah-melainkan.html' title='Belajar Bukan Untuk Sekolah Melainkan Untuk Hidup'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3884462901217844284</id><published>2009-01-22T14:16:00.000+07:00</published><updated>2009-01-22T14:17:43.667+07:00</updated><title type='text'>MEMILIH PEMIMPIN MUSLIM-DZALIM ATAU PEMIMPIN NON MUSLIM-ADIL</title><content type='html'>Pada Pilkada yang serempak di 4 Kota/Kabupaten di Kalbar kemaren, berbagai isu untuk saling mendiskreditkan bertebaran dan silih berganti bermunculan. Mulai dari yang menyudutkan secara pribadi para kandidat, sampai yang berbau SARA.&lt;br /&gt;Bicara tentang yang berbau SARA ini, saya pernah menemui dan membaca empat kali selebaran di tiap Pilkada yang berbeda. Pertama pada saat Pilkada Kabupaten Ketapang pada tahun 2005, yang kedua Pada Pilkada Gubernur Kalbar 2008, yang ketiga Pilkada Kota Singkawang pada tahun 2008 dan yang terakhir pada Pilkada Kubu Raya pada tahun yang sama.&lt;br /&gt;Uraian kalimat hasutan dan progandanya berbeda, tapi susbtansinya hampir sama, yakni hasutan berbau suku/etnik dan agama. Nuansa SARA ini muncul yaaa karena memang yang bersaing pada kompetisi Pilkada ini berasal dari background yang berbeda.  &lt;br /&gt;Mafhumnya di Kalbar yang dominan dua puak besar yakni Melayu dan Dayak, yang identik juga dengan dua agama yakni Islam dan Kristen, maka lazimnya yang sudah-sudah, segregasi politiknya di jaga dengan model politik bagi jatah. Jika Gubernur Melayu Islam, maka Wakilnya Dayak Kristen, jika Bupatinya Dayak Kristen, maka Wakilnya Melayu Islam atau sebaliknya tergantung komposisi demografis di masing-masing daerah.&lt;br /&gt;Namun ketika Pilkada Gubernur kemaren, ternyata yang naek adalah pasangan Dayak dan Tionghwa, mengalahkan pasangan Melayu-Dayak. Juga di Singkawang, ternyata yang unggul adalah pasangan Tionghwa-Melayu. Artinya politik itu memang begitu cair dan tak terduga. &lt;br /&gt;Dalam hal ini saya tak mau berbincang itu dengan panjang lebar, karena ternyata Kalbar masih aman-aman saja, meskipun nuansa SARA itu sempat menyeruak ke permukaan.&lt;br /&gt;……….&lt;br /&gt;Yang ingin saya diskusikan dengan kawan-kawan adalah mengenai isi dari berbagai selebaran propaganda-hasutan pada Pilkada itu. Simpelnya, isi dari selebaran itu kalu disimpulkan adalah seperti ini…”Barang siapa memilih orang kafir sebagai pemimpin/walinya, maka mereka merupakan bagian dari golongannya (kafir)!”…trus ada yang dengan tegas memuat, “Haram hukumnya memilih orang kafir sebagai pemimpin.” Dan begitulah….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saya sempat berdialog dengan seorang kawan, saya bertanya…”Seandainya ada dua calon pemimpin, yang satu muslim tapi dzalim, kemudian satu non-muslim tapi bijaksana dan adil, siapa yang akan kamu pilih?!”&lt;br /&gt;Ternyata susah ia menjawab, di satu sisi secara ideal ia ingin pemimpin yang bijaksana dan adil, tapi di sisi lain sedari kecil telah tertanam doktrin bahwa non-muslim tiada pantas menjadi pemimpin  bagi kaum muslim. &lt;br /&gt;Kemudian, berkelebat lagi pertanyaan…”Apakah kita memilih pemimpin yang berlabel Islam atau pemimpin yang Islami?!”&lt;br /&gt;Jika muslim tapi dzalim, artinya labelnya Islam tapi tidak Islami. Boleh saja non-muslim tapi bijaksana dan adil, bukankah itu Islami. Jadi siapa yang akan kita pilih?!&lt;br /&gt;Kalau aku secara pribadi, akan memilih yang Bijaksana dan Adil! Karena di dalam Bijaksana dan Adil terkandunglah sifat-sifat Ilahiyah yang menjadi bekal kompetensi sebagai pemimpin, dan ini Islami. Persetan dengan yang kebetulan ‘Islam’ tapi dzalim! Kenapa kita harus memilih pemimpin yang dzalim seperti Yazid, kenapa kita harus memilih pemimpin yang suka menumpahkan darah atau menindas, atau pemimpin yang korup, otoriter dan tak punya kompetensi meskipun dia muslim. Kenapa saya harus bangga dengan seorang Idi Amin Diktator Uganda, Saddam Hussein Psikopat, atau dengan Soeharto yang Fasis atau dengan Syeikh-syeikh Arab yang berharta trilyunan (rezeki minyak) tapi suka mubazir menghamburkan harta hanya untuk pesta pora. Baju mereka boleh muslim tapi dzalim dan sombongnya Naudzubillah. Nelson Mandela jauh lebih baik dan lebih Islami dari mereka! Mungkin Che Guevara lebih Islami dari mereka….dan pastinya lebih kereeen…hehehehe!&lt;br /&gt;Karena seperti kata temanku yang mengutip pendapat seseorang pakar yang memplesetkan terjemahan Al-Qur’an, menyatakan bahwa: ”Jika…Sesungguhnya Kesyirikan adalah Kedzaliman yang Nyata, maka sebaliknya,…Sesungguhnya Kedzaliman adalah Kesyirikan yang Nyata!”&lt;br /&gt;Jadi…kalaupun ada dalil yang menyatakan bahwa kaum muslim haram memilih pemimpin non-muslim, kayaknya perlu di lihat lagi dech…apakah ini mutlak benar dan harga mati atau mutlak-mutlakan!?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3884462901217844284?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3884462901217844284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3884462901217844284&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3884462901217844284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3884462901217844284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/memilih-pemimpin-muslim-dzalim-atau.html' title='MEMILIH PEMIMPIN MUSLIM-DZALIM ATAU PEMIMPIN NON MUSLIM-ADIL'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-6528842613810433163</id><published>2009-01-22T14:05:00.001+07:00</published><updated>2009-01-22T14:09:31.130+07:00</updated><title type='text'>NASIB PROYEK PEMBANGUNAN DI NEGERI KITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXgbbLax4MI/AAAAAAAAAUM/BLORBBVFNiM/s1600-h/IMG_0112.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXgbbLax4MI/AAAAAAAAAUM/BLORBBVFNiM/s320/IMG_0112.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294011515709546690" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang kakak seniorku pernah berkata begini, “teman-teman aku di Teknik yang kebetulan sekarang jadi kontraktor bilang,…seandainya setiap proyek pembangunan fisik di negeri kita ini dikerjakan dengan betul, oleh orang yang punya kompetensi, mengerti ilmunya, atau punya disiplin ilmu yang tepat, kemudian anggaran proyek itu benar-benar utuh, tidak banyak potongan di sana-sini, maka kualitas pembangunan fisik itu akan bagus, dan kami berani menjamin kualitas itu akan mampu bertahan sesuai dengan perencanaan.” Trus...“tapi, kita sebagai pelaksana mau gimana lagi, semua masalah tentang kebiasaan potongan atau meminta jatah fee itu sudah jadi lingkaran setan yang bingung hendak memutusnya darimana.”&lt;br /&gt;Suatu contoh sederhana, semisal proyek infrastruktur jalan atau jembatan, atau gedung, ketika proyek itu dipagukan anggarannya, maka urutan atau rangkaian lingkaran masalahnya akan seperti ini….:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada anggota legislatif yang minta jatah karena merasa meng-gol-kan proyek itu, ketika di tenderkan di dinas bersangkutan maka akan ada potongan sekian persen untuk kepala dinas, jika udah sampai di pimpinan proyek, maka akan ada fee sekian persen yang harus diberikan lagi. Sampai ke tangan kontraktor pelaksana, sisa sekian persen dari dana sesungguhnya. Jadi sebagai pelaksana pekerjaan tentunya kontraktorpun tak mau rugi, maka dengan berbagai trik akan dilakukan agar proyek secara fisik terlaksana, tapi mereka juga dapat untung. Maka yang bakal dikurangi, tentunya komposisi bahan-bahan dan sebagainya. Misalkan jika membangun gedung, maka semen dan pasir akan sedikit banyak dikurangi, kayu yang seharusnya kualitas kelas A, maka akan diganti dengan kualitas kelas C, dan begitulah. Begitupun dengan pembangunan jalan, aspal yang seharusnya ketebalannya sekian sentimeter maka akan dikurangi, kualitas pasir dan aspalnya pasti turun, komposisi pengerasannya akan tidak sesuai. Di daerah saya, ada satu jembatan yang rangka penyangganya baja, memang untuk badan jembatannya bukan beton tapi kayu, anehnya kayu yang dipakai bukan kayu keras seperti kayu ulin (kayu besi), tapi kayu yang tak jelas kelas kualitasnya, sehingga sekarang ini…belum sampai dua tahun maka kayu yang menjadi badan jembatan itu sudah pecah-pecah dan lapuk, sehingga tak akan mampu lagi menahan beban muatan kendaraan-kendaraan yang melintas di atasnya. Kemudian ada pembangunan dermaga yang tiang-tiang penyangganya menggunakan besi bekas, ada gedung sekolah yang kayu untuk rangka atas bagian atapnya mesti direndam dulu sekian hari agar tampak memerah, karena ternyata kayu yang dipakai bukan kayu yang sesuai kelasnya, jadi harus direndam dulu agar warnanya dapat mengibuli. Uuuggghhh…cape dech!&lt;br /&gt;Itu baru soal potongan dana proyek yang berakibat pada menurunnya kualitas proyek pembangunan itu. Belum lagi pada persoalan kapasitas dan kompetensi pelaksana proyek. Di Indonesia termasuk di daerah saya, terkadang yang dapat proyek-proyek seperti itu, bukan orang yang memiliki kompetensi, bukan orang yang mengerti ilmu atau memiliki disipilin ilmu yang sesuai seperti yang dikeluhkanoleh teman-teman senior saya itu. Terkadang yang dapat proyek adalah orang-orang yang betul-betul minim kompetensi dibidang konstruksi, tidak memiliki disiplin teknik, malah kebanyakan yang menjadi pelaksana proyek adalah para kolega dari elit struktur yang berkuasa, atau parahnya justru para preman proyek. Inilah keanehan khas Indonesia…! Jadi wajar saja hampir semua proyek pembangunan fisik terutama yang terkait dengan infrastruktur dasar di Indonesia bermasalah.&lt;br /&gt;Jalan dibangun belum beberapa tahun sudah rusak, jembatan dibangun belum beberapa tahun sudah keropos, gedung dibangun (seperti gedung pemerintahan termasuk gedung sekolah) belum beberapa tahun sudah roboh. Dan ini kenyataan yang selalu kita lihat setiap hari!&lt;br /&gt;Saya pernah ke Tebedu Sarawak, teman saya berkata bahwa jalan di sana dibangun lebar 12 meter dan standarnya bertahan 25 tahun. Ketika saya sampai di sana, ternyata betul sekali, ketebalan aspalnya bagus, kerasnya kelas hotmix seperti jalan tol mungkin. Kalau jalan kita, tidak ada standar bertahan berapa lama! Inilah Nasib Proyek Pembangunan di Negeri Kita!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-6528842613810433163?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/6528842613810433163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=6528842613810433163&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6528842613810433163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6528842613810433163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/nasib-proyek-pembangunan-di-negeri-kita.html' title='NASIB PROYEK PEMBANGUNAN DI NEGERI KITA'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXgbbLax4MI/AAAAAAAAAUM/BLORBBVFNiM/s72-c/IMG_0112.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5279595441968234358</id><published>2009-01-20T11:31:00.003+07:00</published><updated>2009-01-20T12:08:31.230+07:00</updated><title type='text'>Tatung...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcD7ijEGI/AAAAAAAAAUE/j47GTBssDDc/s1600-h/Tatung+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcD7ijEGI/AAAAAAAAAUE/j47GTBssDDc/s200/Tatung+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293238159635845218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcDWlfy-I/AAAAAAAAAT8/JtOdwGwJdP8/s1600-h/Tatung+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 162px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcDWlfy-I/AAAAAAAAAT8/JtOdwGwJdP8/s200/Tatung+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293238149716102114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcCR_I2VI/AAAAAAAAATs/b0DqBFsce9Y/s1600-h/Tatung+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 178px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcCR_I2VI/AAAAAAAAATs/b0DqBFsce9Y/s200/Tatung+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293238131301603666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcCunWwUI/AAAAAAAAAT0/OZNjZ3TP_iU/s1600-h/Tatung+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 177px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcCunWwUI/AAAAAAAAAT0/OZNjZ3TP_iU/s200/Tatung+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293238138986479938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5279595441968234358?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5279595441968234358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5279595441968234358&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5279595441968234358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5279595441968234358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/blog-post.html' title='Tatung...'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVcD7ijEGI/AAAAAAAAAUE/j47GTBssDDc/s72-c/Tatung+4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5890993504661776683</id><published>2009-01-20T11:29:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T11:30:42.808+07:00</updated><title type='text'>Bentar lagi Imlek…</title><content type='html'>Imlek di Kotaku (Pontianak) semenjak tahun 2000-an terasa begitu istimewa, terutama sejak era Pemerintahan Gus Dur yang membolehkan segala perayaan dan pertunjukan budaya masyarakat Tionghwa yang pernah di larang pada era Orde Baru.&lt;br /&gt;Boleh dikatakan aku lebih menantikan Imlek ketimbang perayaan Tahun Baru Masehi. Karena semenjak kecil, Tahun Baru Masehi tak begitu berarti bagiku, tapi klo Imlek terasa, karena biasanya kawan-kawan Bapakku dari kalangan Tionghwa selalu membagikan kue keranjang ke rumahku. Sejak kecil kue keranjang yang kenyal-kenyal begitu akrab di lidah kami sekeluarga.&lt;br /&gt;Mulai dari Alm. Pak Apai, Bang Akong, Bang Fendy (anaknya Pak Apai), juga Pak Uning Asin (kami sekeluarga memberinya gelar Pak Uning, sebutan khas Melayu untuk seseorang setara Paman yang kebetulan berkulit kuning. Tapi Pak Uning Asin adalah orang Tionghwa yang kebetulan ayahnya dulu tinggal bersama kakek-ku. Sekarang bertetangga dengan pamanku di kampung), akan memberi kami kue keranjang.&lt;br /&gt;Selain kue keranjang. Imlek berkesan bagiku, karena ketika aku di Pontianak atau Khuntien (orang Tionghwa Pontianak menyebut Pontianak dengan Khuntien), Imlek memang dirayakan sangat meriah. Kemeriahan Imlek mengalahkan Tahun Baru Masehi. Sejak malam menjelang Imlek sampai subuh hari, langit Pontianak pasti diterangi dengan cahaya kembang api yang saling bergantian dan seakan tak berhenti. Pesta kembang api ini terutama terkonsentrasi di  kawasan pasar Jalan Gajah Mada dan Tanjungpura, serta di beberapa komplek kawasan pemukiman masyarakat Tionghwa. Dipastikan Jalan Gajah Mada akan macet total, karena masyarakat Pontianak akan tumpah ruah menyaksikan pesta kembang api tahunan ini. Maklum kawasan Gajah Mada sedari dulu memang dikenal sebagai Pecinan Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pontianak sendiri secara demografis dihuni penduduk keturunan Tionghwa yang ramai, bahkan boleh dikatakan mayoritas, karena hampir 33 persen penduduk Pontianak adalah Tionghwa, jadi segala yang berbau Tionghwa di Pontianak begitu kentara, perayaan seperti Imlek, Cap Go Meh, Sembahyang Kubur,  dan sebagainya akan ramai. Apalagi memang di Kalimantan Barat secara umum, masyarakat Tionghwa termasuk masyarakat yang sudah menetap berabad-abad, sejak era demam emas pada masa Kesulthanan dulu. Sejarah panjang mereka ini hadir karena bekerja dan dipekerjakan untuk menambang emas, kemudian membentuk kongsi-kongsi tambang dan dagang, bahkan sempat membentuk Republik lho, yakni Republik Lanfang di Monterado yang berakhir ketika ditaklukkan oleh Belanda.&lt;br /&gt;Karena itu tidak heran, kemeriahan Imlek terasa lebih…terutama di dua Kota besar yakni Pontianak dan Singkawang. Singkawang sendiri bahkan dijuluki Kota Amoy atau Kota seribu Kelenteng, karena sekitar  60 persen penduduknya adalah masyarakat Tionghwa, kemudian Kelenteng bertebaran sepanjang Kota Singkawang, dan Singkawang ini indah lho. Boleh aku promosikan bahwa untuk Kalimantan Barat, Singkawang adalah Kota yang tercantik! Terletak di pesisir, banyak pantai yang indah, muara sungai, dikelilingi gunung, budayanya unik, dan tata kotanya rapi, karakteristik Tionghwanya kental banget (Walikotanya sekarang juga Tionghwa lho)! &lt;br /&gt;Selain pesta kembang api dengan segala pernak-pernik Imlek, yang juga paling ditunggu-tunggu adalah Cap Go Meh, yang hanya sekitar berselang maybe dua minggu setelah Imlek. Dan, sejak tahun 2000-an juga, Cap Go Meh menjadi seru… ! Berterima kasih aku pada Gus Dur, karena membolehkan perayaan dan pertunjukkan budaya Tionghwa. Dan, dengan itu, maka Barongsai dan Liong (Naga) akan turun ke jalanan dan lapangan. Semua Sanggar dan Perkumpulan (di Kalimantan Barat terutama Pontianak, Pinyuh dan Singkawang banyak Sanggar dan Perkumpulan Marga/Shiang) akan berlomba berkreasi menurunkan Barongsai dan Liong yang cantik-cantik dan atraktif. &lt;br /&gt;Barongsai akan mempertunjukkan kelincahan atraksinya dan Liong akan mempertontonkan liukan tariannya. Malah tahun 2007 lalu Liong Pontianak termasuk yang terpanjang di Asia Tenggara lho, mencapai 520 meter. Wuiiihhh…seru banget!&lt;br /&gt;Selain Barongsai dan Liong, maka yang juga tak kalah seru tapi menegangkan atau mungkin akan membuat bergidik adalah Tatung. Tatung adalah semacam Dukun atau Lauya (Tionghwa) yang memiliki kekuatan ghaib karena dirasuki oleh para roh leluhur, dewa atau panglima-panglima. Sehingga mereka menjadi kebal senjata tajam, berani melakukan tindakan-tindakan di luar nalar, dan pada Cap Go Meh, mereka akan tumpah ruah di jalanan (terutama di Pontianak dan Singkawang), berparade….githu! &lt;br /&gt;Bagi yang lemah ‘semangat’ maka jangan menontonnya. Karena mereka akan diarak keliling, mempertontonkan atraksi mereka yang memukau dan ngeri…! Mereka akan duduk, menginjak, ditusuk dengan segala senjata tajam seperti pedang, tombak, golok, mandau, besi runcing, juga makan ayam mentah dan seterusnya. Uniknya lagi biasanya mereka akan berpakaian tradisional ala Dewa-Dewi, Panglima Perang, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Seru…khan!? Jalan-jalan dunk ke Kalimantan Barat saat Imlek begini! Tapi jangan kesel…jika ternyata harga tiket pesawat terbang melambung tinggi dan atau tak kebagian tiket, sebab dapat dipastikan semua penerbangan akan penuh. Karena sebagaimana tradisi Mudik Lebaran, maka jelang dan pasca Imlek, masyarakat Tionghwa asal Kalimantan Barat akan kembali ke kampungnya buat merayakan Imlek dan Cap Go Meh bersama keluarga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5890993504661776683?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5890993504661776683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5890993504661776683&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5890993504661776683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5890993504661776683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/bentar-lagi-imlek.html' title='Bentar lagi Imlek…'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1578615992501385835</id><published>2009-01-20T11:23:00.001+07:00</published><updated>2009-01-20T11:27:08.976+07:00</updated><title type='text'>Perusakan Atas Nama Pembangunan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVSeNjcvaI/AAAAAAAAATE/ZlOx0H8Yl5I/s1600-h/Gunung+Rusak+Euy.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVSeNjcvaI/AAAAAAAAATE/ZlOx0H8Yl5I/s320/Gunung+Rusak+Euy.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293227616031784354" /&gt;&lt;/a&gt;Pembangunan katanya adalah untuk meningkatkan derajat kemakmuran-kesejahteraan, meningkatkan kualitas kehidupan dan memanusiakan manusia. Pembangunan sejatinya juga bukan merusak, apalagi merusak atas nama pembangunan. &lt;br /&gt;Kenyataannya, yang kita lihat sekarang, dengan/dan atas nama pembangunan, dengan/dan atas nama kemakmuran/ dan dengan dan atas nama peningkatan kesejahteraan, maka perusakan dilakukan. Apakah itu yang dimaksud pembangunan?!&lt;br /&gt;Apakah ada kemakmuran, apakah ada kesejahteraan, dan apakah ada sisi kemanusiaan dengan perusakan?! Ternyata, ketika perusakan semakin parah, maka yang rugi adalah manusia yang mendambakan pembangunan untuk peningkatan kualitas kehidupan itu.&lt;br /&gt;Apakah ada peningkatan kualitas kehidupan ketika alam lingkungan yang ada dirusak dan menghilangkan fungsi ekosistem serta daya dukung lingkungan?!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ketika bencana terjadi, maka baru tersadar, bahwa kita adalah perusak. Tapi sebelum itu ada, maka seperti buta mata, buta hati dan buta telinga. Hutan dengan berbagai keragaman hayati (biodiversitas) dan dengan fungsi hijau penyerap karbon, resapan air dan seterusnya dialih fungsikan menjadi perkebunan skala besar atas nama kesejahteraan dana pastinya label pembangunan.&lt;br /&gt;Gunung yang dulunya kokoh berdiri dan hijau, di eksploitasi, tanahnya diangkut, bebatuannya digali, isi perutnya dicuri atas nama apa…yang pasti atas nama kesejahteraan, kemakmuran dan juga pembangunan. &lt;br /&gt;Sungai yang dulunya bening dan beraneka jenis ikan dan sahabat-sahabatnya berenang, menjadi tercemar, yaaa…karena atas nama kesejahteraan, kemakmuran dan pembangunan.&lt;br /&gt;Apa memang benar, pembangunan sedemikian merusak…?!&lt;br /&gt;Atau karena mental rakus dan penjarah yang sudah berurat berakar di kepala dan beranak pinak di jiwa, sehingga dengan label pembangunan maka eksploitasi berlebihan dan tak kenal kasihan dilakukan.&lt;br /&gt;Yang bodoh dikibuli, yang miskin jadi kuli, alam lingkungan jadi sasaran, tak peduli hutan hijau, gunung kokoh, sungai bening dan lautan yang biru, semua diterabas…yang penting untung dan laba, sehingga yang kaya semakin kaya, atas atas nama kesejahteraan, kemakmuran dan pembangunan…! Kesejahteraan, kemakmuran dan pembangunan untuk yang kaya raya, dan menyisakan hutan, lahan, gunung, sungai dan lautan yang rusak tercemar untuk yang menderita!&lt;br /&gt;Yaaah…Mudah-mudahan Tuhan mengampuni kita yang Perusak ini!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1578615992501385835?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1578615992501385835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1578615992501385835&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1578615992501385835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1578615992501385835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/perusakan-atas-nama-pembangunan.html' title='Perusakan Atas Nama Pembangunan'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXVSeNjcvaI/AAAAAAAAATE/ZlOx0H8Yl5I/s72-c/Gunung+Rusak+Euy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7336016872030630461</id><published>2009-01-15T20:20:00.001+07:00</published><updated>2009-01-16T22:41:38.549+07:00</updated><title type='text'>Jalan Rusak Karena Korupsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXCqk-YjNZI/AAAAAAAAAS8/iLglAFlxXKA/s1600-h/IMG_0144.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXCqk-YjNZI/AAAAAAAAAS8/iLglAFlxXKA/s320/IMG_0144.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291917114358314386" /&gt;&lt;/a&gt;Rusak parahnya ruas jalan di Kalbar (terutama di kampungku di Kab. Kayong Utara) menimbulkan berbagai cerita, mulai dari cerita pelaksanaan proyek perbaikan yang tak kunjung kelar, cerita kendaraan amblas, cerita kesulitan masyarakat untuk beraktivitas karena jalur transportasi darat satu-satunya ini sudah seperti arena gulat kerbau, sampai cerita penyebab rusaknya jalan yang kemungkinan karena kendaraan kelebihan tonase yang hilir mudik melewatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan yang rusak tentunya akan berdampak besar bagi masyarakat, mulai dari ketidaklancaran distribusi barang, komoditas bahkan manusia itu sendiri. Kerugian tidak hanya waktu tempuh, tetapi juga menjalar kepada persoalan perekonomian secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata masalah jalan rusak jika dikaji lagi secara sederhana saja, tak pernah lari dari persoalan korupsi di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti masalah tonase atau beban muatan, karena ternyata banyak kendaraan yang lalu lalang dengan kelebihan beban muatan tapi tanpa pernah ada tindakan tegas dari instansi terkait. Bisa jadi, praktik kelebihan tonase ini sengaja dilindungi, karena praktik ini jelas mendatangkan untung bagi aparatur, jika kelebihan tonase, maka pengusaha/pemilik kendaraan tinggal beri uang pelicin maka sudah jalan lagi. Ini sudah menjadi rahasia umum, yakni hampir 90 sekian persen kendaraan truk dan barang yang melintas di seluruh jalan melanggar ketentuan dan lolos dari setiap jembatan timbang yang dilaluinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah tonase kendaraan yang kemungkinan berlebihan sehingga tak mampu ditanggung oleh badan jalan, masalah lainnya yang sebenarnya ikut menyumbang sengkarut persoalan jalan adalah masalah pengerjaan, yakni perilaku menyimpang satuan kerja atau pimpinan proyek yang ingin mendapatkan keuntungan dari kontraktor, sehingga pengerjaan asal-asalan, komposisi pengerasan dan pengaspalan dikurangi sehingga jalan tak akan mampu bertahan, jangan kan bertahun-tahun, setahun selesai dikerjakanpun sudah hancur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan kongkalikong antara pimpro dan kontraktor ini membuat pengawasan menjadi lemah, sehingga pengerjaan jalan tak bermutu dan tak sesuai dengan perencanaan. Misalkan ketebalan jalan harusnya belasan sentimeter, tapi yang dibangun kurang dari itu. Kelebihan dananya yaa dikorupsi, mulai dari kepala dinas, pimpro sampai kontraktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bedanya, zaman Hindia Belanda aja dulu, jika mereka membangun jalan, maka sampai sekarang masih bertahan. Tapi sekarang ini, ketika sudah merdeka puluhan tahun, tapi mental proyeknya jauh lebih parah dari penjajah, sehingga lingkaran setan ini terus ada dan proyek jalan selalu ada dari tahun ke tahun, tapi jalannya tak pernah bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika jalan ingin bagus, maka penyakit ini mesti diberantas. Saya kira para Kepala Daerah, BPKP dan instansi yang melakukan pengawasan lainnya sudah tahu masalah ini, sekarang masyarakat mengharapkan agar ada political will untuk memberantas mafia pembangunan ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7336016872030630461?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7336016872030630461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7336016872030630461&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7336016872030630461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7336016872030630461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/jalan-rusak-karena-korupsi.html' title='Jalan Rusak Karena Korupsi'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SXCqk-YjNZI/AAAAAAAAAS8/iLglAFlxXKA/s72-c/IMG_0144.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1528228226674320102</id><published>2009-01-06T21:18:00.001+07:00</published><updated>2009-01-06T21:22:23.736+07:00</updated><title type='text'>Mengenang Karbala, Semangat Asyura, Semangat Perlawanan terhadap Penindasan!</title><content type='html'>Hati muslim mana yang takkan tersentuh luka, mendengar cerita syahidnya seorang Imam Agung, yang dijuluki Penghulu Para Pemuda Jannah, Imam Husayn Ibn Ali Karramallahu Wajhahu.&lt;br /&gt;Muslim mana yang takkan berduka cita menghayati cerita pengorbanan agung seorang anak manusia yang semasa kecilnya dibuaian Baginda Rasulullah SAAW dan bermain kuda-kudaan di punggung Nabi yang Mulia.&lt;br /&gt;Muslim yang mana yang tak menangis, ketika wajah rupawan yang semasa kecil diciumi Baginda Nabi SAAW, tetapi harus terpenggal kepalanya dan dipermainkan seperti bola oleh para tentara penguasa dzalim Yazid Ibn Muawiyah.&lt;br /&gt;Wahai Imam Husayn, sungguh pengorbanan tiadalah sia-sia, engkau telah menunjukkan keteguhan perjuangan meski nyawa satu-satunya dikurbankan. Engkau adalah pejuang sejati yang berani tampil ke gelanggang melawan rezim despot Ummayyah.&lt;br /&gt;……….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tak terperikan penderitaan Imam Husayn, Keluarga dan 72 Shahabatnya menghadapi ancaman maut dari tebasan pedang, tombak dan anak panah dari ribuan prajurit brutal yang dikirim oleh Yazid untuk menghabisinya di Padang Karbala. Sedikitpun tiada langkah mundur, karena yang haq harus diperjuangkan. Sungguh mulia pengorbanan shahabat-shahabatnya yang tak sedikitpun meninggalkan arena, meski Sang Imam sudah memberikan peringatan akan marabahaya yang datang, tapi dengan keimanan dan keteguhan, mereka setia hati untuk berjuang melawan bersama Sang Imam panutan.&lt;br /&gt;Keteladanan Imam Husayn merupakan teladan perjuangan yang patut direnungi, perjuangan tanpa pamrih dan tanpa keraguan membela kebenaran dan melawan segala bentuk kedzaliman, terutama kedzaliman penguasa tiranik.&lt;br /&gt;Konsistensi perjuangan Imam Husayn menjadi gambaran bahwa kebenaran mesti terus dipertahankan meski kematian menjadi harganya, karena perjuangan Imam Husayn adalah untuk pembebasan, kemerdekaan dan keadilan.&lt;br /&gt;Peristiwa Karbala dan Asyura juga memperlihatkan kepada kita dimana kesombongan, kedzaliman dan perilaku destruktif yang menumpahkan darah tanpa perasaan dan perikemanusiaan dipertontonkan oleh segerombolan prajurit barbar Yazid. Tak peduli perempuan dan anak-anak, tua dan muda semua dibantai, bahkan salah satu bayi Imam Husayn, tewas terpanah. Ini cerminan kelakukan dari penguasa yang haus kekuasaan, tiranik dan kejam. Sepanjang zaman kelakukan ini amat mudah dijumpai pada perilaku-perilaku penguasa-penguasa yang bermental sama seperti Yazid.&lt;br /&gt;Imam Husayn telah memberikan contoh, bahwa perjuangan itu memang berat dan terkadang pengorbanan bukan hanya watu dan tenaga, tapi juga jiwa. Imam Husayn telah meninggalkan teladan bagaimana kaum tertindas maju ke hadapan berjuang melawan kedzaliman dan penindasan penguasa yang menebarkan kejahatan, melanggengkan rezim otoriter, menjadi tiran dan merusak peradaban.&lt;br /&gt;Bukankah keberanian sejati adalah ketika berani menyatakan yang benar di depan penguasa yang dzalim! Islam itu agama perlawanan, perlawanan terhadap segala bentuk penindasan, ketidak-adilan, pemasungan kemerdekaan, pembodohan dan kawan-kawannya.&lt;br /&gt;Kesyirikan adalah kedzaliman yang nyata, dan Kedzaliman adalah senyata-nyatanya Kesyirikan. Apalagi jika itu dilakukan oleh para pemimpin dan penguasa yang mengerti akan kewajiban dan tanggung jawabnya, tapi mengabaikan dan menindas hak-hak rakyatnya!&lt;br /&gt;Salamun ‘Alaika Yaa Syababul Jannah, Salamun ‘Alaika Yaa Ahlul Bayt! &lt;br /&gt;Semangat Karbala, Semangat Asyura, Semangat Perlawanan terhadap Penindasan!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1528228226674320102?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1528228226674320102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1528228226674320102&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1528228226674320102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1528228226674320102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/mengenang-karbala-semangat-asyura.html' title='Mengenang Karbala, Semangat Asyura, Semangat Perlawanan terhadap Penindasan!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2821528749914377561</id><published>2009-01-04T15:30:00.002+07:00</published><updated>2009-01-04T15:34:00.598+07:00</updated><title type='text'>AMERIKA SERIKAT DAN ISRAEL EKSPANSIONIS-TERORIS TERBAIK ABAD INI</title><content type='html'>Sepanjang sejarah peradaban dunia, perang dan perang seakan tak berkesudahan. Perang muncul karena berbagai sebab, ada yang karena ambisi perebutan wilayah, perebutan kekuasaan, karena atas nama agama, atas nama ideologi, perebutan sumber daya yang bernilai ekonomi, karena perempuan, karena harga diri, bahkan hanya karena hobi.&lt;br /&gt;Di sepanjang sejarah itupula muncul bangsa-bangsa yang suka menginvansi, ekspansif, menjajah, mencaplok dan menindas bahkan hobi merusak dan mempertontonkan kekejaman. Tentunya munculnya bangsa-bangsa itu pasti di komandoi oleh pemimpin-pemimpin yang gilaa perang, haus darah, haus kekuasaan, narsis, ambisius, rakus, tiran, despot dan seterusnya.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan sejarah itupula menunjukkan ternyata, perang yang digilai oleh para maniak itu, biasanya bukan karena sebab yang penting-penting banget. Namun terkadang bumbunya itu lho yang mengerikan sehingga ribuan, ratusan ribu bahkan jutaan manusia rela kehilangan nyawa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, ketika perang dibumbui dengan aroma membela keyakinan maka yang terjadi yaa…seperti perang salib yang berlangsung lamaaa banget, bahkan dampaknya masih membekas sampai sekarang. Trus atas nama kejayaan, maka muncul penaklukan, penjajahan dan pembantaian. Seperti ketika Romawi menaklukan jajahannya, kemudian, Bangsa Hun menghantam Romawi, Bangsa Goth menyerang, trus ketika Penguasa Islam berkuasa seperti Babur pendiri Moghul menaklukan Hindustan, banyak merusak peradaban Hindu dan membunuh, Bangsa Turki menyerbu…tercatat juga melakukan pembunuhan terhadap Bangsa Armenia, juga Bangsa Magyar di sekitar Transylvania, dan Bangsa Slavia. Ketika rombongan barbar Pasukan Salib menyerbu Kawasan Palestina demi merebut Jerusalem, pembantaianpun terjadi. Masih pada dekade abad pertengahan juga, Bangsa Mongol-Tartar bangkit, menaklukan dan membantai, giliran peradaban China, Islam dan Peradaban Rusia serta Eropa Timur yang luluh lantak. Kemudian terjadi gelombang penaklukan oleh Bangsa-Bangsa Eropa, reconquista terjadi, perusakan, pemusnahan, perampokan, penjarahan dan genosidapun terjadi. Sampai era modern penaklukan dan penjajahan terjadi yang ditandai dua kali perang paling dahsyat yakni PD I dan PD II. Pemimpin-pemimpin Tiranpun lahir dan menjelma di muka bumi ini pada tiap masa, menebar teror dan ketakutan.&lt;br /&gt;Penaklukan, penjajahan, penindasan dan pembunuhan silih berganti, dan berbagai bangsa bergiliran seperti roda pedati muncul dan tampil ke gelanggang sebagai eksekutor dan sebagai korban.&lt;br /&gt;Sekarang, di era cyber begini, yang menjadi pembunuh, ekspansionis, ambisius menjadi penguasa dunia masih saja muncul, diwakili oleh The Twins Brothers, yakni Amerika Serikat dan Israel. Memang ada bangsa lain yang masih melakukan penindasan sepertri RRC terhadap Bangsa Tibet, India dan Pakistan terhadap Bangsa Kahsmir, Inggris terhadap Irlandia Utara, Thailand terhadap Pattani, Philipina terhadap Mindanao termasuk Indonesia terhadap Papua, tapi siapa yang akan menyangkal kalau kedua bangsa (Amerika Serikat dan Israel) inilah yang masih memiliki nafsu menjajah kelewat besar. &lt;br /&gt;Di saat hampir semua negara terutama yang dulunya negara ekspansionis sudah mulai menghentikan ambisinya, dua negara ini malah giat-giatnya menjadi pelopor ekspansi. &lt;br /&gt;Amerika Serikat dengan kekuatan militer, ekonomi kapitalisnya dan politik mau menang sendirinya, maju ke muka menyerbu dan membunuh dimanapun mereka ingin membunuh, pun terlebih atas nama demokrasi mereka yang sebenarnya karena sumber daya yang ada di suatu negara yang di-invansinya seperti minyak, mental kapitalistik ini setidaknya menyumbang besar terhadap mental membunuhnya. Israel atas nama nafsu dan ambisi zionismenya, maka membunuh rakyat Palestina yang tak berdosa adalah kebanggaan dan hobinya. &lt;br /&gt;Celakanya, hampir semua negara di dunia ini tak mampu berbuat apapun, seakan meng-amini saja tindakat ekspansionis tersebut. Negara Arab yang secara kultur dekat dengan Palestina malah menutup mata dan telinga. Bahkan kalau punya uang berlimpah, para Pemimpin Arab, Pangeran Arab dan konco-konconya yang telah menjadi budak kapitalis malah hoby menghamburkan untuk pesta ketimbang berbagi dengan saudara-saudaranya di Palestina. Edan…!&lt;br /&gt;Aneh emang watak manusia di dunia, apapun alasannya perang tidak dapat dibenarkan terkecuali dalam rangka membela diri dan harga diri, itupun dengan adab dan tidak sampai melakukan perusakan besar-besaran, pemusnahan apalagi genosida. Dan perang adalah jalan yang teramat buruk untuk menyelesaikan persoalan, selama masih ada dialog, maka manusia wajib mengedepankan dialog, karena itu tanda manusia beradab dan berakal berbeda dengan binatang. Apalagi jika perang hanya demi sekian meter tanah yang mengorbankan jutaan nyawa melayang sepanjang sejarah manusia. Dus, apalagi atas nama Tuhan dan doktrin agama…malah ada yang bilang sejak hadirnya agama-agama dan manusia mengenal-menganut agama-agama itu, maka saat itulah bencana peperangan yang destruktif dan menghilangkan nyawa manusia terjadi secara besar-besaran, karena jika ditilik, maka peperangan besar yang sering terjadi di dunia selain karena nafsu ekspansionis juga karena bumbu agama di dalamnya….dan cerita Timur Tengah yang selalu berkonflik sejak zaman purbakala juga atas nama agama demi beberapa jengkal tanah yang dianggap suci. Waduh gila! &lt;br /&gt;Dalam peperangan abad ini yang selalu melibatkan Amerika Serikat dan Israel, maka memang patut dinobatkan bahwa kedua Negara itu adalah Ekspansionis dan Teroris terbaik saat ini. Dua Ekspansionis dan Teroris kembar identik-sejati!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2821528749914377561?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2821528749914377561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2821528749914377561&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2821528749914377561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2821528749914377561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/amerika-serikat-dan-israel-ekspansionis_04.html' title='AMERIKA SERIKAT DAN ISRAEL EKSPANSIONIS-TERORIS TERBAIK ABAD INI'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7979225817270530692</id><published>2009-01-03T12:23:00.001+07:00</published><updated>2009-01-03T12:23:44.002+07:00</updated><title type='text'>GAMBARAN 2009 DI NEGERI BANGSAT</title><content type='html'>Bagi sebagian orang 2009 ini tahun penentuan, terutama bagi yang menjadi caleg, dus dengan diterapkannya suara terbanyak maka akan semakin bergejolak gairah berlomba untuk menuju kursi empuk di parlemen. Begitupun yang bercita-cita menjadi Raja Besar Negeri Nusantara ini, tahun 2009 ajang kompetisi yang menegangkan.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan nasib kelas proletar pada tahun 2009 ini? Menurut ramalanku (bergaya dikit seperti Mama Lauren), tahun 2009 ini tak ada perubahan baru yang progressif untuk kaum jelata ini. Tahun boleh baru, tapi bencana terhadap kaum buruh kelas pekerja tampaknya tak berubah. Yang baru nanti di tahun 2009 adalah bencana PHK besar-besaran yang bakal menimpa kelas proletar ini. Dan ini bukan ancaman kosong, berbagai organisasi pengusaha dan pengamat sudah mengeluarkan ungkapan serupa, argumentasinya yaaa…karena krisis resesi ekonomi global yang belum menunjukkan pertanda membaik, sehingga hasil produksi tak mampu diserap pasar, sementara costnya semakin tinggi, sehingga tiada jalan lain yang efektif untuk memangkas cost produksi selain merumahkan kaum pekerja.&lt;br /&gt;Bagaimana nasib kaum tani, panen gagal, pupuk mahal, lahan semakin terbatas karena penggusuran, kebijakan pembelian harga gabah petani untuk menstabilkan harga mungkin tak akan terjadi karena mungkin impor beras akan tetap dilakukan. Kebijakan reformasi agrarian tetap hanya ada di dalam mimpi, petani boleh saja bekerja keras, tapi miskin adalah pasti.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kaum nelayan, pastinya mereka akan semakin terpuruk dalam kemiskinan, terjerat hutang sama tauke-tauke pengumpul ikan, meski negeri ini negeri bahari, ikan dan kekayaan lautnya berlimpah dan tak perlu modal besar untuk menuai hasilnya, tapi tetap saja kaum nelayan sengsara dalam kemiskinannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Semua ini akan semakin parah, nasib kaum buruh hanya akan bertahan mungkin sampai pada pemilu, pasca pemilu boleh jadi gelombang PHK akan terjadi. Nasib tani dan nelayan pastinya tak akan berubah, karena secara jangka panjang memang tak ada kebijakan yang betul-betul pro pada pemberdayaan kelas jelata ini. Apalagi jelang pemilu 2009 ini, maka para elit penguasa itu pastinya akan sibuk dengan urusan mereka sendiri, urusan berebut dan mempertahankan kekuasaan, berebut jatah dan posisi di jabatan-jabatan dan kursi-kursi kekuasaan. &lt;br /&gt;Rakyat jelata tetap terperhatikan, tapi yaaa terperhatikan sebagai tumbal demokrasi prosedural, digiring untuk menuju hiruk pikuk pesta lima tahunan, untuk diklaim sebagai legitimasi kekuasaan, sehingga legal bagi para elit penguasa untuk menindas lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;Nasib yaa nasib, mengapa jadi begini?! Punya negara tapi tak memakmurkan, punya pemimpin tapi penindas, punya tanah tapi digusur, punya laut tapi terlalu banyak Lanun, punya negeri tapi seperti kuli! &lt;br /&gt;Rakyat negeri ini bukannya pemalas dan jangan pernah mengatakan mereka bermental malas, karena negaralah yang justru menindas dan melanggengkan kemiskinan mereka dengan kebijakan yang memiskinkan-menindas. Memang Negara Bermental Bangsat!&lt;br /&gt;Bangunlah Kaum Yang Lapar,&lt;br /&gt;Bangunlah Kaum Tertindas,&lt;br /&gt;Cukup sudah Negara!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7979225817270530692?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7979225817270530692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7979225817270530692&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7979225817270530692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7979225817270530692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/gambaran-2009-di-negeri-bangsat.html' title='GAMBARAN 2009 DI NEGERI BANGSAT'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-9017441585730870416</id><published>2009-01-01T13:52:00.000+07:00</published><updated>2009-01-01T13:53:40.657+07:00</updated><title type='text'>BUKAN SEKADAR CANTIK RUPA</title><content type='html'>Darilah mane hendak ke mane, tinggilah rumputlah sayang si dari padi!&lt;br /&gt;Sungguh canteklah tidak sebagaimane hai sayang, hati tersentuh budi karena budi!&lt;br /&gt;Pantun lagu dalam bait Cek Siti ini bersenandung makna mengenai terpautnya hati bukan karena kecantikan atau ketampanan fisik, tapi karena hati sudah terikat karena baiknya budi. &lt;br /&gt;Kecantikan dan ketampanan adalah tidak sekadar di-identifikasi atau tertuju pada aspek fisik belaka, tidaklah pada manisnya paras semata, bukan hanya pada manisnya senyum berlesung pipi, tidak juga pada rambut panjang ikal mayang terurai, pun bukan pada lembut dan halus kulit yang memikat, bukan pula pada tampannya paras dan tegapnya tubuh teruna, tapi pada baik budi bahasa, lembut tutur sapa, indah sopan santun perilaku, hormat pada tetua, menghargai pada sebaya dan menyayangi pada yang belia, serta pada serasinya pakaian dan gaya sesuai adat resam yang berlaku.&lt;br /&gt;Cantik dan tampan paras rupa dapat hilang dan redup ditelan masa, tapi baik budi tak lekang sepanjang masa, sampai mati dikenang jua. Cantik dan anggun fisik jika salah-salah membawa (baca: dibawa pada perilaku menyimpang), maka dapat berbahaya, tapi cantik budi sepanjang rantau akan menjaga badan, karena orangpun sayang, orangpun kasih dan orangpun akan hormat serta berbangga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Manis senyum jika tak di iringi manis budi bahasa tak kan ada artinya, manis senyum akan pudar seiring peredaran hari, bulan dan tahun, namun manis budi bahasa semenjak belia akan melahirkan cinta, semakin tua akan membawa hikmah.&lt;br /&gt;Sedemikian indah perumpamaan kecantikan dalam pantun melayu menggambarkan pedoman semestinya para belia dan teruna berperilaku dipayungi adat resam dan budaya, sehingga hidup menjadi bermakna, dengan menjaga marwah dan harga diri.&lt;br /&gt;Memang, setakat ini, susahlah melihat itu terpelihara, para belia dan teruna tiada lagi menjaga marwah, adat resam budaya telahpun ditinggalkan di dalam petuah dan cerita. Gelombang perubahan modernitas menggerus nilai-nilai dan norma budaya luhur kebanggaan negeri-bangsa. Tiada lagi beda belia/teruna/gadis melayu dan eropa, bahkan mungkin ketika belia/teruna/gadis eropa bermukim di tanah melayu, jadilah lebih beradat tinimbang belia/teruna/gadis melayu sesungguhnya.&lt;br /&gt;Adat resam budaya itu hanya secara fisik muncul dalam segala tetek bengek seremoni dan upacara, tapi nilai-nilainya tak lagi menjadi filosofi hidup yang terinternalisasi dan terinstitusionalisasi dalam jiwa. &lt;br /&gt;Aduh salah siapa…?!&lt;br /&gt;Mungkin Aku…!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-9017441585730870416?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/9017441585730870416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=9017441585730870416&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/9017441585730870416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/9017441585730870416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2009/01/bukan-sekadar-cantik-rupa.html' title='BUKAN SEKADAR CANTIK RUPA'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5565276354699733707</id><published>2008-12-31T23:34:00.002+07:00</published><updated>2008-12-31T23:41:16.895+07:00</updated><title type='text'>DOA RINGKASKU DI TAHUN BARU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVugk-md6kI/AAAAAAAAASs/zYbLk_mNhsw/s1600-h/New+Years+Fire+Works+-+1024x768.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVugk-md6kI/AAAAAAAAASs/zYbLk_mNhsw/s320/New+Years+Fire+Works+-+1024x768.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285995144789486146" /&gt;&lt;/a&gt;Bau asap kembang api itu baru saja terhirup dalam bersama hentakan nafasku yang lagi keletihan di malam tahun baru ini. Begitu juga telingaku masih pekak karena bising dentuman kembang api berbaur dengan dentuman irama house music yang menghajar hingga merambat ke dinding kamar kontrakanku ini, hingga tengah malam bertemu dini hari,…bunyi raungan pawai motor dan terompet seakan tak mau diam barang sejenak.&lt;br /&gt;Aaah…tahun baru lagi rupanya, sepertinya baru kemarin perayaan tahun baru, eh sekarang tahun baru lagi. Adat dan tradisinya sama saja tiap tahun baru dan kutemui perayaan yang selalu serupa ini ketika aku menginjakkan kaki dan berdomisili di kota hantu ini.&lt;br /&gt;Dulu di kampungku, malam tahun baru dan malam lainnya,…biasa saja, meski sekarang tradisi merayakan tahun baru juga sudah mulai merambat mengusik ketenangan kampungku, yaaah…resiko daerah transit, sehingga segala bentuk perubahan cepat sekali terjadi.&lt;br /&gt;Terkadang senang juga lihat kemeriahan malam pergantian tahun, itung-itung banyak hiburan gratis. Jika sedikit puyeng kepala dan rada stress bolehlah menikmatinya meski hanya duduk di teras rumah atau memantau dari loteng. Tapi jika sudah ‘lieur’ begini maka merisau hati mendengar raungan-raungan rimba kota yang menjelma melalui dentuman kembang api, dentuman full house music di tiap sudut dan pinggiran jalan, pekik suara mesin motor yang knalpotnya telah dimodifikasi oleh para ingenieur-ingenieur local, belum lagi ditambah bunyi terompet yang beraneka ragam tat-tit-tut-nya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aduuuh…sampai jam berapa ini berakhir?!&lt;br /&gt;Kulihat angka penunjuk waktu di HP-ku sudah berubah pada angka tiga, berarti ini sudah shubuh, tapi kok masih pada rame yaaa…?! Dasar manusia,…aneh semua kelakuannnya jika sudah berpesta begini, seperti sudah tak ingat ada hari esok, kayaknya jika bisa di lahap, maka malam tahun baru ini pinginnya ditelan bulat-bulat oleh mereka yang terbius dengan hebohnya malam tahun baru.&lt;br /&gt;Aku mau protes, tapi pada siapa?! Toh ini juga cuma setahun sekali, yaah biarinlah mereka menikmatinya, karena aku yakin sebagian diantara mereka pasti menjadikan kesempatan perayaan pergantian tahun ini sebagai pelampiasan dari dendam psikis mereka pada hidup dan kehidupan. Apalagi bagi mereka yang tengah dirundung masalah, diterpa kegalauan, stress, depresi dan seterusnya, mungkin malam ini mereka ingin melepaskan segala aneka beban itu, meskipun itu hanya sesaat. Tepatnya biarlah malam ini jadi milik mereka yang serius ingin mengharap keberuntungan di tahun depan yang menjelang, biarlah malam ini menjadi pesta mereka yang terbebani jiwanya, meski sebetulnya pelampiasan dengan goyang-goyang, angguk-angguk dan geleng-geleng kepala bukanlah menghilangkan masalah, namun hanya mengendapkan masalah di benak mereka untuk sekian detik dan menit.&lt;br /&gt;Uuuuggghh…tahun baru again! Aku bakal ngapain aja yaaa tahun ini?!…Apakah akan seperti ini saja, apakah akan ada perubahan, atau ada hal yang tak terduga?! Semua belum dapat kutebak dan segala planning juga belum pernah kupikirkan apalagi kubuat tertulis (karena emang makhluk prasejarah yang belum mengenal tulisan tapi terdampar di era sekarang). &lt;br /&gt;Yaaah…biar mengalir aja dech! Doa ringkasku dalam hati…”Tuhan,…Engkau Maha Tahu, yang jelas aku pengennya tahun ini baek-baek saja, segala urusan jadi lancar, kondisi fisik sehat, psikis stabil, mudah-mudahan usaha dan rezeki mengalir, kaum kerabatku terberkahi, kawan-kawanku masih setia tersenyum dan berbagi, gadis-gadis yang ku-incar memberi lampu hijau untuk didekati, serta yang terpenting semua ummat manusia di dunia hidup dalam peace and love aja! Amiiin!”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5565276354699733707?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5565276354699733707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5565276354699733707&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5565276354699733707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5565276354699733707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/doa-ringkasku-di-tahun-baru.html' title='DOA RINGKASKU DI TAHUN BARU'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVugk-md6kI/AAAAAAAAASs/zYbLk_mNhsw/s72-c/New+Years+Fire+Works+-+1024x768.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7552308018438163671</id><published>2008-12-28T22:45:00.001+07:00</published><updated>2008-12-30T10:21:31.685+07:00</updated><title type='text'>TAHUN BARU HIJRIYAH, BERGERAK, BERJUANG DAN MELAWAN!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVmTg00ChRI/AAAAAAAAASk/nJHNKpqg5mM/s1600-h/20081228224832.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 204px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVmTg00ChRI/AAAAAAAAASk/nJHNKpqg5mM/s320/20081228224832.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285417829837997330" /&gt;&lt;/a&gt;Tak terasa, sekarang udah memasuki dua tahun baru. Tahun Baru Hijriyah 1430 H dan Tahunn Baru Masehi 2009 M. Semakin bertambah usiaku seiring bergantinya angka-angka tahun. Waduh ternyata aku makin tua yaa…! Sudah mulai ada garis-garis di keningku, padahal kok aku merasa baru seperti tahun lalu tamat dari Madrasah Aliyah. Hihihihi…&lt;br /&gt;Tahun Baru Hijriyah 1430 H…Selamat Tahun Baru ku ucapkan pada seluruh handai tolan, Ibu-Bapakku yang didalam darahku mengalir cinta mereka, saudara-saudara dan teman-teman terkasih yang membantuku dalam tersenyum dan terisak, dan pada gadis-gadisku yang pernah namanya berdiam di hatiku dan…berlalu.&lt;br /&gt;Semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih indah, lebih damai, lebih berwarna carah, lebih baik dari tahun kemarin, karena seperti kata Baginda Rasul, sesorang yang beruntung adalah jika hari ini lebih baik dari hari kemaren, hari esok lebih baek dari hari ini, dan orang yang ‘celaka’ alias ‘gagal’ adalah jika hari ini lebih buruk dari hari kemaren, hari esoknya lebih buruk dari hari ini (maaf jika ku terjemahkan dengan tak beraturan).&lt;br /&gt;Biasanya, jika tahun baru hijriyah begini, maka akan banyak ceramah-ceramah agama yang mengingatkan akan makna dan hikmah di balik pergantian tahun, termasuk yang menceritakan tentang makna dan hikmah di balik hijrahnya Baginda Rasul yang merupakan titik sejarah perhitungan Tahun Baru Hijriyah berdasarkan peredaran bulan (lunar system).&lt;br /&gt;Maksudnya dengan memahami makna-hikmah pergantian tahun serta meneladani makna-hikmah perjalanan hijrahnya Baginda Rasul beserta Imam Ali Karamallahu Wajhahu dan Shahabat Abu Bakr RA, maka kita diharapkan mendapat suntikan ruhani dan bekal semangat untuk menghadapi tahun depan yang mungkin saja lebih baik, tapi boleh jadi juga lebih menantang dan berat.&lt;br /&gt;…….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun, terkadang saya sering bertanya dalam hati, kok kenapa ketika dalam ceramah-ceramah itu, yang sering ditularkan oleh para ahli dakwah biasanya cuma sekadar menceritakan hikmah tahun baru hijriyah secara tekstual seputar cerita hijrah Baginda Rasul, mulai dari lolosnya Baginda Rasul ketika dikepung kaum dzalim, bersembunyi di Gua Tsur hingga sampai di Madinah Al-Munawwarah, itu yang selalu diulang-ulang dari tahun ke tahun. Padahal, boleh jadi ada ide-ide segar yang lebih progressif yang dapat diuraikan dari makna-hikmah hijrah itu. Seperti memaknai hikmah hijrah sebagai bentuk upaya membangun gerakan dan perlawanan terhadap kedzaliman, memaknai upaya revolusioner Baginda Rasul mendobrak tatanan bobrok kaum elit penguasa kapitalis Mekkah. &lt;br /&gt;Bahwa hijrah adalah bagian dari strategi untuk mengembangkan perlawanan, dengan membangun basis kekuatan, membina kader, merangkul dan membentuk aliansi strategis serta berjuang secara bertahap, konsisten dan komitmen memberangus sistem yang korup, jahil, dan dzalim yang status quo di Mekkah dan Jazirah Arab pada saat itu.&lt;br /&gt;Jika ini diletakkan pada konteks sekarang, maka élan vital perjuangan Muhammad Sang Revolusioner akan terus mengharu biru dan mampu memberi semangat bagi ummatnya. Terutama pada masa pancaroba sosial saat ini, yang mana penjahat menjadi penguasa, penguasa adalah penindas yang sejati, rezim berkembang dan berjaya di atas penderitaan rakyat. &lt;br /&gt;Seandainya semangat hijrah itu dimaknai hikmahnya secara kontekstual, mungkin kita mafhum bahwa hijrah Baginda Rasul bukan sekedar cerita agama atau roman pengantar tidur. Sekarang hijrah bukan sekedar cerita berpindah secara fisik, tapi hijrah adalah memuat semangat perlawanan dan upaya untuk membangun peradaban yang lebih baik. Karena kita sedang mengalami peradaban rusak, peradaban yang kapitalistik dan menghisap, peradaban yang dibuat para penindas untuk melanggengkan status quo dan penindasan. Kita sedang berada di negeri yang korup, jahil dan dzalim. Hijrah adalah bergerak-berjuang-melawan untuk mengubahnya!&lt;br /&gt;Seorang kawan pernah bercerita, katanya ada seorang Dosen Tamu di Kampusnya yang mem-plesetkan ayat yang kira-kira begini artinya…”Sesungguhnya Syirik itu adalah Kedzaliman yang Nyata,” diplesetkan menjadi “Sesungguhnya Kedzaliman itulah Kesyirikan yang Nyata.” Maka kedzaliman harus dilawan!&lt;br /&gt;SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1430 H&lt;br /&gt;Bergerak, Berjuang dan Melawan!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7552308018438163671?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7552308018438163671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7552308018438163671&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7552308018438163671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7552308018438163671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/tahun-baru-hijriyah-bergerak-berjuang.html' title='TAHUN BARU HIJRIYAH, BERGERAK, BERJUANG DAN MELAWAN!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVmTg00ChRI/AAAAAAAAASk/nJHNKpqg5mM/s72-c/20081228224832.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-211895356558389786</id><published>2008-12-25T23:55:00.004+07:00</published><updated>2008-12-26T00:55:19.700+07:00</updated><title type='text'>Tanah Untuk Rakyat!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPIoIKZ9PI/AAAAAAAAASU/aTaRHAjFC20/s1600-h/myposting_15366.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPIoIKZ9PI/AAAAAAAAASU/aTaRHAjFC20/s200/myposting_15366.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283787379547174130" /&gt;&lt;/a&gt;Negeri ini milik rakyat!&lt;br /&gt;Bukan milik setan penguasa penjilat.&lt;br /&gt;Tanah ini untuk rakyat!&lt;br /&gt;Bukan untuk setan pengusaha-konglomerat.&lt;br /&gt;Tanah negeri ini bukan warisan setan pejabat,&lt;br /&gt;Bukan untuk dikapling dan dibagi semau hati, untuk kolega, anak dan istri.&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;Tanah negeri ini untuk rakyat bertani dan bekerja!&lt;br /&gt;Massa Petani Jelata….&lt;br /&gt;Rebutlah!&lt;br /&gt;Tanah ini tanah kita,&lt;br /&gt;Bukan milik mereka.&lt;br /&gt;Tanah ini untuk Rakyat!&lt;br /&gt;Landreform!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-211895356558389786?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/211895356558389786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=211895356558389786&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/211895356558389786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/211895356558389786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/tanah-untuk-rakyat.html' title='Tanah Untuk Rakyat!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPIoIKZ9PI/AAAAAAAAASU/aTaRHAjFC20/s72-c/myposting_15366.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2419526584671191784</id><published>2008-12-25T23:54:00.002+07:00</published><updated>2008-12-26T00:19:30.882+07:00</updated><title type='text'>Ini Tanah Kami!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPAiVmVeMI/AAAAAAAAARU/qO-Oivc736U/s1600-h/silhouette-farmer-clip-art.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 262px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPAiVmVeMI/AAAAAAAAARU/qO-Oivc736U/s320/silhouette-farmer-clip-art.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283778483981744322" /&gt;&lt;/a&gt;Di tanah ini kami lahir,&lt;br /&gt;Tempat ari-ari tembuni tertanam di bumi. &lt;br /&gt;Tanah ini sumber makan kami,&lt;br /&gt;Lahan kami membajak dan mencangkul.&lt;br /&gt;Sekarang kalian datang dengan sepucuk kertas,&lt;br /&gt;Atas nama aturan yang tak kami mengerti,&lt;br /&gt;Atas nama negara menggusur kami.&lt;br /&gt;Memang kalian siapa?!&lt;br /&gt;Di tanah ini, turun temurun kami bekerja,&lt;br /&gt;Ratusan tahun nenek moyang kami membuka lahan dan mati di sini,&lt;br /&gt;Seenaknya kali bilang ini tanah negara!&lt;br /&gt;Negara yang mana dan untuk apa?!&lt;br /&gt;Kami tak merasa berhutang dan mengundang,&lt;br /&gt;Kalian datang sewenang-wenang.&lt;br /&gt;Emangnya kalian siapa?!&lt;br /&gt;Main gusur, main paksa!&lt;br /&gt;Ini tanah kami!&lt;br /&gt;Akan kami pertahankan meski darah tertumpah dan badan mengerang beradu maut!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2419526584671191784?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2419526584671191784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2419526584671191784&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2419526584671191784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2419526584671191784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/ini-tanah-kami.html' title='Ini Tanah Kami!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPAiVmVeMI/AAAAAAAAARU/qO-Oivc736U/s72-c/silhouette-farmer-clip-art.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-6522571262260812259</id><published>2008-12-25T23:52:00.001+07:00</published><updated>2008-12-26T00:26:52.993+07:00</updated><title type='text'>Suatu Nanti...Rebut!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPCPsjjgoI/AAAAAAAAARk/Epd_l_kv6cc/s1600-h/mayday2003.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 242px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPCPsjjgoI/AAAAAAAAARk/Epd_l_kv6cc/s320/mayday2003.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283780362749837954" /&gt;&lt;/a&gt;Kawan…suatu nanti,&lt;br /&gt;Mungkin kamu akan di PHK,&lt;br /&gt;Kau ‘kan pulang dengan wajah lusuh dan hina,&lt;br /&gt;Dan, mungkin suatu saat nanti kau akan terusir,&lt;br /&gt;Dari rumah kontrakanmu…&lt;br /&gt;Karena tak mungkin mampu bayar sewa,&lt;br /&gt;Kau akan menganggur,&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;Jika kau ingin tetap bekerja,&lt;br /&gt;Satu jalan tetap terbuka,&lt;br /&gt;Satukan langkah dan basis massa,&lt;br /&gt;Rebut alat produksi dan sita semua!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-6522571262260812259?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/6522571262260812259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=6522571262260812259&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6522571262260812259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6522571262260812259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/suatu-nantirebut.html' title='Suatu Nanti...Rebut!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPCPsjjgoI/AAAAAAAAARk/Epd_l_kv6cc/s72-c/mayday2003.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-4589443869886525029</id><published>2008-12-25T23:51:00.001+07:00</published><updated>2008-12-26T00:31:49.045+07:00</updated><title type='text'>Jika Hidup…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPDVEW4bRI/AAAAAAAAARs/VCPXIP8Us_M/s1600-h/hari-buruh-dunia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 175px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPDVEW4bRI/AAAAAAAAARs/VCPXIP8Us_M/s320/hari-buruh-dunia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283781554550107410" /&gt;&lt;/a&gt;Jika hidup yaa memang susah,&lt;br /&gt;Mimpipun tak lagi indah,&lt;br /&gt;Saat harga tak mungkin murah,&lt;br /&gt;Dan, sebab jiwa mendadak gelisah.&lt;br /&gt;Karena penindasan terbayang membawa jengah,&lt;br /&gt;Yups…hidup yaa memang susah.&lt;br /&gt;Apakah kita hanya diam,&lt;br /&gt;Atau…&lt;br /&gt;“Meradang!” &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-4589443869886525029?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/4589443869886525029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=4589443869886525029&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4589443869886525029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4589443869886525029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/jika-hidup.html' title='Jika Hidup…'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPDVEW4bRI/AAAAAAAAARs/VCPXIP8Us_M/s72-c/hari-buruh-dunia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1895005547287464670</id><published>2008-12-24T22:43:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T22:46:21.873+07:00</updated><title type='text'>NARKOBA, GENERASI MUDA BERGERAKLAH!</title><content type='html'>Penyalahgunaan, penyimpangan dan peredaran gelap narkoba menjadi momok dunia global. Berbagai langkah yang dilakukan baik oleh satu negara maupun melalui kerjasama global semakin intensif dilakukan untuk mencegah laju penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Namun ternyata dewasa ini lingkaran setan penyalahgunaan, penyimpangan dan peredaran gelap itu semakin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekarang yang menjadi sasaran peredaran gelap itu tidak lagi mengenal batas stratifikasi sosial dan usia. Narkobapun telah menyebar bukan hanya di kota-kota, tapi juga di daerah-daerah terpencil. Para pengguna narkoba bukan lagi terbatas pada usia dewasa, tapi anak usia dinipun telah menjadi korbannya, bahkan yang paling rentan adalah generasi muda usia remaja dan muda.&lt;br /&gt;Apa itu Narkoba? Menurut WHO (1982), Narkoba adalah semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukan kedalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis, tidak termasuk makanan, air dan oksigen yang mana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh normal&lt;br /&gt;NARKOBA adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan/Zat Adiktif, selain istilah narkoba dikenal pula istilah NAPZA yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.&lt;br /&gt;Narkotika adalah zat/obat yang berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintetis yang dapat menurunkan kesadaran, hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan&lt;br /&gt;Sedangkan Psikotropika adalah zat/obat alamiah atau sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku&lt;br /&gt;Kemudian Zat Adiktif adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang pengunaannya dapat menimbulkan ketergantungan baik psikologis atau fisik. &lt;br /&gt;Penyalahgunaan, penyimpangan dan peerdaran gelap narkoba yang telah menimbulkan banyak korban dan banyak masalah sosial lainnya di dunia. &lt;br /&gt;Untuk konteks Indonesia, ternyata negeri ini bukan lagi sekadar menjadi daerah sasaran peredaran gelap atau sekadar sasaran transaksi atau transit narkoba, tapi dari kabar-kabar setahun terakhir ini, Indonesia telah menjadi salah satu negara yang dijadikan tempat produksi narkoba dalam skala besar (menjadi negara produsen). Ini terbukti dengan beberapa kasus-kasus tertangkapnya bandar besar narkoba, jaringan atau sindikatnya dan terbongkarnya pabrik-pabrik besar yang memproduksi narkoba di Indonesia.&lt;br /&gt;Hal ini tentu saja memiriskan, juga mengkhawatirkan, terutama terkait dengan masa depan dan keberlangsungan bangsa. Jika generasi muda negeri ini dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun semakin banyak yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan menjadi korban. Maka alamat lost generasi akan terjadi di negeri ini. &lt;br /&gt;Masalah selanjutnya adalah bahwa narkoba tidak hanya berdampak semakin ‘teler’ dan kecanduannya bagi pemakainya, tapi juga ada dampak lain yang tak kalah mengkhawatirkan yakni bahaya penyebaran HIV/AIDS di kalangan pengguna narkoba wabilkhusus narkoba suntik atau lebih dikenal dengan Inject Drugs Users (IDU)/Pengguna Narkoba Suntik (Penasun).&lt;br /&gt;Sebagai gambaran saja, mengenai penggunaan Jarum Suntik dan kaitannya dengan endemi HIV/AIDS di Dunia. Sampai saat ini diperkirakan terdapat 13.2 juta pengguna jarum suntik di dunia. Penggunaan jarum suntik ini sudah dilaporkan berkembang pesat di 134 negara, kemudian di 114 negara tersebut di antaranya melaporkan adanya HIV di kalangan pengguna narkoba suntiknya. Untuk konteks Asia, epidemi HIV/AIDS di kalangan pengguna narkoba suntik sebagai salah satu penyumbang terbanyak pada epidemi HIV/AIDS di Asia.&lt;br /&gt;Konteks Indonesia, di tiga daerah terbesar endemi HIV/AIDSnya seperti Jakarta, Jawa Barat dan Papua, dilaporkan bahwa tingkat penyebaran HIV/AIDS di Jakarta dan Jawa Barat paling banyak menyebar di kalangan pengguna narkoba suntik, kecuali Papua yang mana HIV/AIDS menyebar lebih banyak lewat hubungan seksual.&lt;br /&gt;Selanjutnya, problem lain dalam pencegahan penyalahgunaan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba adalah pada aspek penegakan hukum. Di satu sisi, banyak pencandu yang kemudian menjadi tersangka, padahal mereka adalah korban, sedangkan masih banyak bandar narkoba yang lepas dari jerat hukum. Sehingga penegakan hukum masih dirasa belum kuat untuk menimbulkan efek jera bagi para aktor-aktor penjahat narkoba. Apalagi jika kita berbicara tentang keterlibatan aparatur negara di dalamnya (baca: yang ikut nge-backing), pastilah ribet seperti mengurai benang kusut.&lt;br /&gt;Karena itu, upaya yang simultan, kontinyu, sinergi, dan massif harus segera dilakukan, baik sebagai individu maupun secara kolektif untuk melakukan pemberdayaan generasi muda. Terutama melalui gerakan massif sosialisasi tentang bahaya narkoba dan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba, termasuk memperbanyak informasi mengenai HIV/AIDS kepada remaja, serta meningkatkan partisipasi dan memperkuat kerja sama antar generasi muda untuk bersama dalam gerakan Youth Againts Drugs. Jangan menunggu pemerintah, karena mereka pasti takkan mampu! Ngurusi masalah yang laen aja keteteran!&lt;br /&gt;Ayoo...berbuat dan bergeraklah! &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1895005547287464670?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1895005547287464670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1895005547287464670&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1895005547287464670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1895005547287464670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/narkoba-generasi-muda-bergeraklah.html' title='NARKOBA, GENERASI MUDA BERGERAKLAH!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7166654128267737356</id><published>2008-12-22T23:53:00.001+07:00</published><updated>2008-12-26T00:45:25.714+07:00</updated><title type='text'>PENINDASAN DAN CITA-CITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPGjOgU1VI/AAAAAAAAAR8/qvLMp2ns2Cc/s1600-h/11499.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPGjOgU1VI/AAAAAAAAAR8/qvLMp2ns2Cc/s320/11499.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283785096327124306" /&gt;&lt;/a&gt;Melihat penindasan yang dilanggengkan di negeri ini, bukan saja membuatku trenyuh. Tapi mual pengen muntah. Bukan saja membuatku kecewa dan kesal, tapi rasanya pengen meludah di depan muka para pejabat.&lt;br /&gt;Melihat penjajahan yang dilakukan oleh Negara terhadap rakyat negeri ini, rakyat yang miskin,…dimiskinkan, digusur, dicaplok tanahnya, dan bahkan dibunuhi dengan senjata yang notebene berasal dari dana perahan keringat rakyatnya. Bukan lagi betapa malunya aku, rasanya tak mau aku mengakui bahwa ini adalah sebuah Negara, karena lebih mirip organisasi kumpulan bandit.&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melihat itu semua terjadi….!&lt;br /&gt;Seandainya…saat ini aku punya seribu senjata, maka akan kudeklarasikan perjuangan, masuk hutan, mendaki gunung, menuruni lembah, menyerang dan menghajar melawan penjajah-penjajah berkulit legam kacung dari berhala-berhala kapitalis itu.&lt;br /&gt;Sekiranya…saat ini kumiliki kawan-kawan seperjuangan yang berani mati dan berkorban, maka akan kukibarkan bendera perlawanan menonjok hidung para bandit-bandit Negara sampai berdarah, menyeret mereka ke jalanan, hingga mati kering dan menggantung leher mereka di menara-menara dan pepohonan tinggi agar terlihat rakyat yang bersorak-sorai gembira.&lt;br /&gt;Jika…aku berhasil mengajak massa, maka akan ku serukan untuk merebut alat-alat produksi, tanah-tanah, pabrik-pabrik dan kekuasaan dari para setan-setan penguasa yang telah menindas, mencuri dan merampas hak-hak rakyat atas nama Negara, serta menendang pantat para setan-setan asing yang mencuri kekayaan negeri ini.&lt;br /&gt;Mungkin saja…suatu nanti aku berada bersama kaum jelata yang kelaparan, maka kami akan bergerak bersama mendobrak pintu-pintu gedung-gedung simbol ketamakan dan kerakusan manusia-manusia bejat yang mengeruk kekayaan atas nama aturan yang mereka buat sendiri demi kepentingan perut dan mulut pribadi.&lt;br /&gt;Seandainya saja….!&lt;br /&gt;Sekarang mungkin aku boleh berkhayal dan dianggap gila.&lt;br /&gt;Tapi suatu saat nanti, boleh jadi iya!&lt;br /&gt;Sekarang memang belum, tapi nanti disuatu masa, mungkin jadi!&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;Itulah cita-citaku!&lt;br /&gt;Tuhanku! Jika Engkau memang mengabulkan pinta, maka ijabahlah doa nekat ini!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7166654128267737356?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7166654128267737356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7166654128267737356&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7166654128267737356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7166654128267737356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/penindasan-dan-cita-cita.html' title='PENINDASAN DAN CITA-CITA'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPGjOgU1VI/AAAAAAAAAR8/qvLMp2ns2Cc/s72-c/11499.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7683750902333305073</id><published>2008-12-21T22:39:00.000+07:00</published><updated>2008-12-21T22:40:11.312+07:00</updated><title type='text'>Perlawanan!</title><content type='html'>Jika Penindasan dilanggengkan,&lt;br /&gt;Yang abadi adalah Perlawanan!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7683750902333305073?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7683750902333305073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7683750902333305073&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7683750902333305073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7683750902333305073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/perlawanan.html' title='Perlawanan!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3836848623795099305</id><published>2008-12-21T22:23:00.001+07:00</published><updated>2008-12-26T00:51:24.306+07:00</updated><title type='text'>Negara Ada Karena…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPH6ls0PZI/AAAAAAAAASM/i3Tan16q5LI/s1600-h/100+juta+miskin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPH6ls0PZI/AAAAAAAAASM/i3Tan16q5LI/s320/100+juta+miskin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283786597202148754" /&gt;&lt;/a&gt;Negara ada karena rakyatnya,&lt;br /&gt;Negara menjelma karena kedaulatan warganya,&lt;br /&gt;Negara diciptakan untuk menjaga;&lt;br /&gt;Kemakmuran bersama,&lt;br /&gt;Keadilan setara,&lt;br /&gt;Ketertiban untuk semua,&lt;br /&gt;Serta, kesejahteraan merata.&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;Jika bernegara  seperti tak bernegara, untuk apa?!&lt;br /&gt;Bernegara tapi tak makmur, untuk apa?!&lt;br /&gt;Bernegara tapi ditindas, untuk apa?!&lt;br /&gt;Bernegara untuk dijajah, untuk apa?!&lt;br /&gt;Bernegara untuk menderita, untuk apa?!&lt;br /&gt;Bernegara tak ada untungnya, untuk apa?!&lt;br /&gt;Untuk apa Negara!?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3836848623795099305?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3836848623795099305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3836848623795099305&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3836848623795099305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3836848623795099305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/negara-ada-karena.html' title='Negara Ada Karena…'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPH6ls0PZI/AAAAAAAAASM/i3Tan16q5LI/s72-c/100+juta+miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-467610466426288105</id><published>2008-12-21T22:21:00.001+07:00</published><updated>2008-12-21T23:36:19.011+07:00</updated><title type='text'>Penindasan itu…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5vfjBl_lI/AAAAAAAAARE/kuFfydcXyGE/s1600-h/Img00168.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5vfjBl_lI/AAAAAAAAARE/kuFfydcXyGE/s320/Img00168.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282282000720723538" /&gt;&lt;/a&gt;Penindasan itu bagai benalu, &lt;br /&gt;Tumbuh subur mengalahkan inangnya.&lt;br /&gt;Penguasa itu seperti benalu,&lt;br /&gt;Menghisap darah dan hidup makmur di tumpukan belulang rakyat jelata.&lt;br /&gt;Mereka bertitah bagai dewa,&lt;br /&gt;Tak boleh dibantah apalagi dicerca,&lt;br /&gt;Jika melawan ada sanksinya,&lt;br /&gt;Karena mereka punya tentara dan senjata,&lt;br /&gt;Di sekelilingnya ada mesin penghisap bermuka manusia,&lt;br /&gt;Mengeruk harta dari perahan keringat dan tenaga jelata tanpa malu dan cela.&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;Rakyat jelata jadi apa?&lt;br /&gt;Sendiri,&lt;br /&gt;Menderita,&lt;br /&gt;Tertindas,&lt;br /&gt;Dan akhirnya mati merana!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-467610466426288105?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/467610466426288105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=467610466426288105&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/467610466426288105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/467610466426288105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/penindasan-itu.html' title='Penindasan itu…'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5vfjBl_lI/AAAAAAAAARE/kuFfydcXyGE/s72-c/Img00168.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3173334516059227102</id><published>2008-12-21T12:21:00.003+07:00</published><updated>2008-12-26T00:37:58.538+07:00</updated><title type='text'>Anomali Negeri Penjahat, Aparat Kacung Kapitalis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPE6ewZBPI/AAAAAAAAAR0/ZivZTpyv9oc/s1600-h/titik-balik....jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 206px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPE6ewZBPI/AAAAAAAAAR0/ZivZTpyv9oc/s320/titik-balik....jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283783296803210482" /&gt;&lt;/a&gt;Baju boleh berubah, mantel boleh berubah, tapi style tetap sama! Tak ubah preman pasar, bedanya mereka preman legal yang diangkat dan diberi makan oleh negara. Ironis!&lt;br /&gt;Ini bukan iklan, tapi protes saya terhadap perlakuan preman militeristik aparat polisi yang melakukan kekerasan terhadap para petani di Bengkalis Riau. Setelah menangkap para petani yang protes menuntut hak-hak atas tanah ulayatnya, bersengketa dengan PT. Arara Abadi, ternyata itu tidak cukup, malah berita terbaru mengabarkan bahwa polisi yang berperan dan bertindak bagai kacung pemodal kapitalis menyerang warga, bahkan menggunakan bom napalm, buldozer dan menurunkan bertruk-truk aparat serta mengerahkan anjing pelacak seperti memburu teroris. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, siapa sich yang dibela polisi, apakah membela rakyat, menjaga ketertiban atau malah menindas, menjadi kacung dan ikut telunjuk pengusaha.&lt;br /&gt;Toh, kalaupun polisi tidak membela warga dalam hal ini petani, seharusnya mereka netral, bukan malah arogan dan menyerang warga. Tampak sekali mereka sudah disuapi dengan sekian rupiah oleh pengusaha. Pertanyaannya, siapa yang mereka layani dan mereka itu aparatnya siapa?! Aneh!&lt;br /&gt;Sikap dan style militeristik ini tidak hilang ternyata, meski mereka sudah menyatakan dan dipaksakan menjadi sipil. Kelakuan persis seperti preman pasar yang digaji untuk menjaga lahan.&lt;br /&gt;Kasus-kasus seperti ini bukan hal baru, dalam tiap persengketaan yang melibatkan warga dan pengusaha, selalu polisi berada pada garda terdepan pembela pihak pengusaha. Makanya saya cenderung mengatakan bahwa aparat di negeri ini adalah kacung penindasan, mereka bukan mengabdi dan melindungi rakyat, tapi mengabdi dan menjadi bodyguard pada sekelompok elit penguasa dan pengusaha yang berani bayar mahal pada mereka.&lt;br /&gt;Rakyat miskin, buruh-tani selalu jadi korban, bahkan tak tanggung-tanggung, seperti kasus sengketa lahan antara petani di Bengkalis Riau dan Perusahaan itu, bukan hanya petani-petani dewasa yang ditagkap, anak-anaknyapun digelandang, selanjutnya beberapa aktivis mahasiswa, aktivis Serikat Tani Riau, dan sebagainya masih di kejar-kejar dan diburu bagai penjahat kelas kakap. Padahal mereka (baca: aparat polisi) melindungi penjahat yang sejati yakni pengusaha itu.&lt;br /&gt;Inilah anomali negeri penjahat, yang mana rakyat jadi korban dan tertuduh, yang membela kaum tertindas dianggap penjahat, dan anehnya...penjahat sesungguhnya menjadi warga terhormat, disanjung, dipuja dan dijilat!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3173334516059227102?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3173334516059227102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3173334516059227102&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3173334516059227102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3173334516059227102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/anomali-negeri-penjahat-aparat-kacung.html' title='Anomali Negeri Penjahat, Aparat Kacung Kapitalis'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPE6ewZBPI/AAAAAAAAAR0/ZivZTpyv9oc/s72-c/titik-balik....jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2167103137504903913</id><published>2008-12-20T12:20:00.002+07:00</published><updated>2008-12-21T23:07:15.085+07:00</updated><title type='text'>Ketika Rindu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5pbAsiEcI/AAAAAAAAAQ0/8LgAGTJhKLI/s1600-h/Tedy+bear2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 140px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5pbAsiEcI/AAAAAAAAAQ0/8LgAGTJhKLI/s320/Tedy+bear2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282275325716337090" /&gt;&lt;/a&gt;Yang lebih kutakutkan dalam hidup bukanlah menjadi miskin, melarat dan kematian! ...tapi yang lebih menakutkan bagiku adalah jika dengan kepergianku tidak ada yang merasa kehilangan, dan kehadiranku, tapi tidak ada yang mengharapkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh hidupku tidak akan bermakna jika kehadiranku tidak menambah apapun, dan kepergianku tidak mengurangi apapun! Sungguh eksistensiku sebagai manusia sudah tiada lagi jika itu terjadi.&lt;br /&gt;....................................&lt;br /&gt;Adik imut dan ngenezin...sedang apa kamu di sana, baek2 sajakah, masih tersenyumkah, masih jutek n suka marah2 kah...? Seabreg pertanyaan bergelayut di benakku! Meski terkadang aku klewatan sama kamu, jika udah jauh begini jadi kangen...pengen mencubit dan menjitak kepalamu, aku terkadang senyum sendiri mengingat imutmu dan betapa menggemaskan wajahmu!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untung kita sebagai manusia gak punya sayap, coba klo punya, maka aku akan langsung terbang ke sana sekadar untuk melihatmu, memastikan kamu masih tersenyum. Mudah2an senyum masih sama manisnya seperti senyum-mu waktu kita bersua. Mudah2an pula kamu tidak tersenyum-senyum sendiri, ntar dikira orang gila pula...wakakakak! Untung sayap itu hanya diberikan Tuhan pada makhluk sejenis dan sebangsa unggas, klo tidak maka aku pasti akan kecapean bolak-balik dalam ikhtiar jenguk menjenguk itu. Pastinya perutku akan mules2 lagi karena tak cocok dengan makanan di kampungmu atau mungkin aku yang salah makan kali yeee...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AdikQ, aku pingin sekali dalam mimpi ketemu kamu, tapi kamunya malez n pelit BGT hadir dalam mimpiku itu. Udah kucoba berkali-kali memanggil namamu sebelum tidur, tapi doaku tak termakbulkan juga, mungkin aku salah mantra atau mantra kuno itu tak mempan lagi...dan malah yang datang dalam mimpi ku adalah Winnie The Pooh...hehehe..Dasar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kulihat mendung, aku ingat kamu...aku ingat cerita lutju yang susah sekali kutulis karena selalu kekurangan kata-kata dan kalimat indah untuk merangkainya. Apalagi untuk merangkai cerita tentang indahmu, maka tak mampu jemariku berayun. Mungkin benar seperti kata Ikal dalam Laskar Pelangi tuch..."Aku dah tekena' dah, dah mabok kuku!" Syukur kukunya gak kugigit, seandainya kugigit..mungkin sekarang aku cacingan, karena tangan yang tak di cuci pake sabun;-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AdikQ... kamu bilang aku jangan sedih ketika kita berpisah...yaah...gimana gak sedih, karena aku gak bisa lagi memandangmu, aku gak bisa lagi melihat rona senyummu, bayangin coba...! Dasar gak sopan, masih saja kamu bilang simpan saja rindu itu! Emang rindu itu barang yang dapat dimasukin ke lemari atau di bungkus trus dimasukin ke backpack..Huh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu katakan takut menyelami rasa itu,... perasaan aku gak pernah menyuruhmu nyelam, karena kamu berenang saja gak bisa apalagi mo nyelam. AdikQ...aku slalu nikmati dan syukuri bahwa rasa ngenesin seperti yang kamu bilang itu hadir dalam hatiku, sehingga jiwaku selalu berbunga-bunga mengenangnya...(terinspirasi Film Laskar Pelangi lagi nich!) Mungkin kamu sangka aku gila, tapi itu lebih baek ketimbang kamu bilang aku onta...huhuhuhu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AdikQ... bolehkah kamu tetap tersenyum jika ingat aku... mudah2an kamu slalu ingat aku. Jika kamu tak ingat... AWAS! Hahaha...ini bukan ancaman tapi harapan. Karena gak mungkin aku mengancam seseorang yang memberi nuansa dalam hidupku, dan kalaupun aku marah...pastinya tetap saja aku kalah jutek dibanding kamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AdikQ...kamu bilang terlalu cepat saat aku bilang sayang dan maybe...cinta padamu! Itulah kelemahanku dan kesalahanku... yang kutahu hanyalah...bahwa rasa ini hadir tanpa diminta dan ia menyelusup-menyusuri denyut darahku trus merasuk in my heart tanpa bilang dan minta ijin dulu padaku! Padahal klo dia minta ijin dulu maka akan kusergah...Dont Disturb Me! Tapi apa daya dia lebih kuat dan aku pasrah mengikuti bimbingannya dalam rindu tertahan yang akan terus mengembang dari kuncup menjadi mekar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AdikQ... Aishiteru!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Roodee Cute'&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2167103137504903913?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2167103137504903913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2167103137504903913&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2167103137504903913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2167103137504903913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/ketika-rindu.html' title='Ketika Rindu'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5pbAsiEcI/AAAAAAAAAQ0/8LgAGTJhKLI/s72-c/Tedy+bear2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7043591345554097543</id><published>2008-12-20T11:12:00.001+07:00</published><updated>2008-12-21T23:08:33.872+07:00</updated><title type='text'>Sialan…Aku Rindu!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5p9dAiGZI/AAAAAAAAAQ8/YAq8TwjeJUM/s1600-h/22.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5p9dAiGZI/AAAAAAAAAQ8/YAq8TwjeJUM/s320/22.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282275917431970194" /&gt;&lt;/a&gt;Entah kenapa imajinasiku menjadi kering saat ini, kreatifitasku mandul. Akibatnya jemariku pun enggan berkompromi untuk menekan tuts-tuts keyboard komputer. Sehingga apa yang ada dalam benakku amat susah ditumpahkan. &lt;br /&gt;Satu setengah jam berlalu, baru setengah halaman narasi tulisan yang mampu kuketik. &lt;br /&gt;Gak taulah…tiba-tiba rasa gelisah itu menyergapku, ia menelisik dalam denyut darah yang seakan berlari kencang. Gak tau dah…gelisah karena apa? Akupun semakin tak mengerti, tiba-tiba saja sejak saat itu ada cerita yang ingin kuluapkan. Meski cerita yang ingin kuluapkan itu susah kurajut dalam bentuk kata-kata dan kalimat.&lt;br /&gt;Secercah bayang kenangan denganmu mendera di kepalaku. Mungkin karena tumbuh sejumput benih-benih rindu dalam hatiku, sehingga gelisahku mampu mengekang kreatifitasku. Padahal, menurut apa yang pernah kubaca, jika rindu berpadu cinta menjejak dalam hati, maka untaian kata mestinya akan mudah mengalir, karena kata-kata dan kalimat yang dibuat setiap pecinta biasanya menjadi puisi, meski itu kutampik. Ini keanehan yang tak biasa bagiku! Sekarang,…membuat satu kalimatpun rasa lelah jiwaku, bukannya tak mampu, tapi benih-benih rindu itu sungguh membuat lelah dan memojokkanku.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jelas sekali kali ini aku terpojok dengan rindu yang menggedor daun pintu hatiku, aku selalu berusaha menampik dan mengelabui kesadaranku, tapi tetap ia berhasil menemukanku terpojok dalam munajat mengharap cinta.&lt;br /&gt;Waduh…apa yang kurasakan ini!&lt;br /&gt;Celaka, aku tak boleh membiarkan rasa ini menjamur bagai magic mushroom yang bakal membuatkan trance dan hilang kesadaran. Aku mesti bergerak cepat menghalaunya, agar keluar dari pintu hatiku dan keluar dari jendela mataku.&lt;br /&gt;Tapi, gimana yaa…bayang kenangan bersamamu itu,…terlalu indah untuk kubiarkan pergi dan lenyap. &lt;br /&gt;Ternyata hatikupun mendua, jiwaku setengah menolak setengah mengiyakan, bahwa aku telah jatuh pada kubangan rindu, rindu padamu!&lt;br /&gt;Terdengar lembut mengalun suara Paul Anka melantunkan I Don’t Like Sleep Alone di sound speaker PC-ku, membuatku terpaku menanggung rindu ini. Aku benci, aku tak suka jika begini…karena jelas ini mengganggu tidurku, mengurangi waktu istirahatkan, coz hanya melamunkanmu. Siaalaaaan…kenapa ini mesti hadir!&lt;br /&gt;Yaach…sekarang giliran suara Diana Ross yang menghajarku dengan hits Your Love-nya. Lha kenapa juga tadi aku buka folder Love Song Compilations di Winampku. Anjrit…kok aku jadi melankolik gini yaa!? &lt;br /&gt;Aku berusaha meyakinkan diriku bahwa aku gak bakal bener-bener Fallin’ Love padamu, aku berusaha menyangkalnya. Namun yang ku tau pasti sekarang ini aku rindu padamu…maybe tinggal menunggu waktu untuk ‘menjadi’…I Love U! &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7043591345554097543?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7043591345554097543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7043591345554097543&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7043591345554097543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7043591345554097543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/sialanaku-rindu.html' title='Sialan…Aku Rindu!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SU5p9dAiGZI/AAAAAAAAAQ8/YAq8TwjeJUM/s72-c/22.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-635395342614828383</id><published>2008-12-16T22:23:00.001+07:00</published><updated>2008-12-16T22:28:48.788+07:00</updated><title type='text'>JURUS KUNYUK MELEMPAR BUAH PEMIMPIN INDONESIA</title><content type='html'>Pemimpin Indonesia seperti eksekutif (presiden, dkk), legislatif (DPR), dan yudikatif (institusi hukum dst) cocok emang jika  selalu jadi dan dilabeli julukan "pendekar berwatak jahat."&lt;br /&gt;Sering terjadi keanehan di Indonesia, jelang Pemilu, semua lantas jual tampang dan kebaikan, sampai-sampai sang pemimpin negara dan jajarannya membuat kebijakan BBM diturunkan secara cepat (sama seperti ketika menaikan BBM, selalu cepat), anggaran PNPM dinaekkan, anggaran keluarga sehat ditingkatkan, gaji guru ditingkatkan, semuanya serba naik dan ditingkatkan. Alasannya karena menyesuaikan penurunan harga minyak dunia, demi pemberdayaan masyarakat, demi kesejahteraan guru dan seterusnya. Apakah kebijakan ini benar-benar tulus? Bukan bermaksud su'udzon, tapi sebenarnya kebijakan yang drastis berubah menjadi baik ini bukan karena emang niat dan gelagat baik para pemimpin penyelenggara negara itu, tapi tak lebih sebagai gelagat "pendekar berwatak jahat," yang menggunakan jurus tinju mabok dan jurus kunyuk melempar buah, membuat kebijakan jualan kecap jelang Pemilu supaya di cap pemimpin yang peduli, pemimpin yang baek, ramah-tamah, peduli, santun dan selanjutnya. Gilaaa....Betul-betul republik negeri dongeng nih, semua kebijakan serba instan sim salabim...jadilah kebijakan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika pemilu masih lama, rakyat sengsara terserah....&lt;br /&gt;JIka pemilu hampir menjelang, maka...rakyat harus diperhatikan, semua demi rakyat, atas nama rakyat dan seterusnya rakyat. Maboook....!&lt;br /&gt;Bingung dech...Kayaknya Indonesia sudah kehilangan tokoh-tokoh pemimpin yang benar-benar tulus yaaa! Apakah emang sudah tak ada lagi satu di antara sekian ratus juta penduduk di negeri ini yang mampu menjadi negarawan teladan, yang rela menderita demi rakyatnya, bukan menderita boong-boongan terutama jelang masa pemilihan. Bukan pemimpin ahli jargon dan bintang iklan, yang selalu bikin iklan 'layanan diri sendiri,' supaya di-tokohkan, supaya di-katakan berkomitmen, supaya di-katakan peduli dan sebagainya.&lt;br /&gt;Wuaachhh....ternyata aku mimpi! Karena pemimpin teladan di negeri ini hanya ada di tiga tempat, yakni :&lt;br /&gt;Pertama, di masa lalu (tinggal cerita),&lt;br /&gt;Kedua, di dalam impian, dan&lt;br /&gt;Ketiga, mungkin belum lahir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-635395342614828383?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/635395342614828383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=635395342614828383&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/635395342614828383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/635395342614828383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/jurus-kunyuk-melempar-buah-pemimpin.html' title='JURUS KUNYUK MELEMPAR BUAH PEMIMPIN INDONESIA'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8080035951966182604</id><published>2008-12-15T14:30:00.000+07:00</published><updated>2008-12-15T14:31:11.903+07:00</updated><title type='text'>Ide Aneh Fatwa Konyol!</title><content type='html'>Ketua MPR-RI mengusulkan agar MUI mengeluarkan fatwa yang membuat jengah, yakni fatwa haram Golput.&lt;br /&gt;Saya bukan ahli agama dan mungkin tak patut berbicara menggunakan dalil-dalil atau nash-nash yang mungkin menjadi landasan seseorang yang punya label ulama atau lembaga tempat berhimpunnya ulama untuk mengeluarkan suatu fatwa. &lt;br /&gt;Dalam coretan ini, saya hanya ingin menyampaikan isi hati saya mengenai kebingungan dan kerisauan terhadap tepe'el (baca: prilaku) orang-orang yang menamakan dirinya ulama atau yang berhimpun di institusi ulama di negeri ini, yang dengan mudah mengeluarkan ide mengenai fatwa-fatwa konyol yang aneh dan malah dicibir oleh berbagai pihak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tentunya mengeluarkan suatu fatwa bukan perkara gampang, apalagi jika menyangkut hajat hidup orang banyak bahkan menyangkut pilihan sadar banyak pihak. Fatwa yang dikeluarkan akan menjadi landasan hukum bagi pemeluk suatu agama, maka jika fatwa itu konyol, tentunya akan berdampak kurang baik seperti akan muncul kebingungan dan kerisauan berbagai kalangan, bahkan akan muncul penolakan-penolakan. Jika sudah muncul penolakan-penolakan maka jika fatwa itu muncul, pun...tentu akan tak berarti, tidak dipedulikan alias mandul bin konyol. Kalau sudah begini maka kredibilitas lembaga yang mengeluarkan juga akan jatuh dan memalukan. &lt;br /&gt;Akan menjadi aneh, seandainya jika sampai keluar fatwa haram...maka akan banyak pihak dari berbagai kalangan yang Golput itu bakal di cap berdosa jika tidak memilih. Apakah dengan gampang ada segolongan orang boleh mencap berdosa orang laen hanya karena persoalan sepele seperti tidak memilih, padahal hak pilih adalah hak setiap orang, jadi hak memilih untuk tidak menggunakan hak pilih itupun harusnya dihargai. Apalagi jika sikap untuk memilih tidak menggunakan hak pilih karena banyak faktor yang melatar-belakanginya, seperti faktor kekecewaaan terhadap sistem negara ini, sebab memilih dan tidak memilihpun sama saja, karena dianggap pemilihan yang terjadi tidak memberikan opsi yang lebih baik. Atau mungkin saja tidak menggunakan hak pilih karena kegagalan negara dalam memberikan pendidikan politik dan berdemokrasi, serta kegagalan secara teknis administratif yang membuat banyak pihak kehilangan hak pilih dan tidak menggunakannya. Apa hak manusia....untuk menyatakan mereka yang memilih untuk tidak menggunakan hak pilih atau kehilangan hak pilih sebagai manusia berdosa, hanya karena fatwa konyol!? Ide Aneh!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8080035951966182604?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8080035951966182604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8080035951966182604&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8080035951966182604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8080035951966182604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/ide-aneh-fatwa-konyol.html' title='Ide Aneh Fatwa Konyol!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3563086653062798064</id><published>2008-12-07T18:48:00.001+07:00</published><updated>2008-12-26T00:48:22.001+07:00</updated><title type='text'>PENDIDIKAN MAHAL UNTUK RAKYAT MISKIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPHUcXU4tI/AAAAAAAAASE/uU6m1sHy0VM/s1600-h/poor.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 202px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPHUcXU4tI/AAAAAAAAASE/uU6m1sHy0VM/s320/poor.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283785941861065426" /&gt;&lt;/a&gt;Realitas sosial secara global menunjukkan bahwa dunia pendidikan di Indonesia adalah yang tertinggal bahkan dari negara-negara tetangga di rantau ASEAN sekalipun. Karena kenyataannya sampai saat ini pemerintah belum sanggup memenuhi anggaran pendidikan 20 persen di luar gaji guru dan pendidikan kedinasan. Akibatnya, realitas dunia pendidikan kita pun belum mampu bersaing dalam tataran globalisasi.&lt;br /&gt;Dunia pendidikan kita masih belum bisa menjawab tantangan kemajuan zaman. Kondisi pendidikan Indonesia juga sudah jauh tertinggal dari negara-negara tetangga sesama ASEAN. Berdasarkan laporan UNDP, indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2007 menempatkan Indonesia berada pada urutan ke-108 dari 177 negara.&lt;br /&gt;Penilaian yang dilakukan oleh lembaga kependudukan dunia (UNDP) ini menempatkan Indonesia pada posisi yang jauh lebih rendah dari Malaysia, Filipina, Vietnam, Kamboja, bahkan Laos. Kondisi tersebut justru berbanding terbalik dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini dunia pendidikan kita juga masih dihadapkan pada tantangan besar untuk mencerdaskan anak bangsa, terutama adalah meningkatkan akses, pemerataan, dan kualitas pelayanan pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan dasar. Meskipun hampir seluruh anak usia 7-12 tahun sudah bersekolah, masih terdapat sebagian anak yang tidak bersekolah, terutama karena alasan ekonomi atau tinggal di daerah terpencil yang belum terjangkau oleh layanan pendidikan.&lt;br /&gt;Demikian pula dengan anak usia 13-15 tahun yang seharusnya dapat mengenyam pendidikan paling tidak sampai dengan pendidikan dasar, sebagian tidak dapat bersekolah. Pada saat yang sama kesenjangan partisipasi pendidikan juga masih terjadi, terutama antara penduduk miskin dan penduduk kaya.&lt;br /&gt;Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun hanya bagus di kertas tapi bermasalah dalam implementasi. Meskipun pemerintah telah menyediakan bantuan operasional sekolah (BOS) untuk jenjang pendidikan dasar, namun masih ditemukan adanya beberapa sekolah yang masih menarik berbagai iuran sehingga memberatkan orang tua, terutama bagi keluarga miskin.&lt;br /&gt;Kesenjangan partisipasi pendidikan tersebut terlihat makin mencolok pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Tertinggalnya pembangunan pendidikan di Indonesia akan membawa dampak buruk bagi masa depan anak-anak Indonesia sehingga angka pengangguran dan kemiskinan semakin bertambah.&lt;br /&gt;Rendahnya perhatian negara terhadap sektor pendidikan sebagai sektor yang harus diperhatikan secara serius berdampak pada kebobrokan dunia pendidikan dengan maraknya praktik komersialisasi dan kapitalisasi dunia pendidikan.&lt;br /&gt;Pendidikan menjadi barang mahal sehingga anak-anak bangsa yang miskin dan tidak mampu akan terlempar dari dunia pendidikan. Pendidikan hanya mampu dinikmati oleh orang-orang kaya yang berpunya.&lt;br /&gt;Orang yang punya uang, mereka bebas menikmati kualitas pendidikan yang baik. Jika miskin maka harus pasrah dengan kualitas pendidikan yang seadanya, tidak bermutu dan menyedihkan.&lt;br /&gt;Padahal, pendidikan berkualitas dan bermutu mestinya harus sudah bisa dinikmati oleh seluruh anak bangsa negeri ini. Pendidikan berkualitas merupakan aset negeri untuk mencetak SDM unggul di masa depan.&lt;br /&gt;Pendidikan berkualitas memang membutuhkan anggaran besar. Namun, bukan berarti hal itu dibebankan kepada masyarakat. Kewajiban pemerintahlah yang seharusnya menjamin pendidikan setiap rakyatnya, baik kaya ataupun miskin dengan akses yang mudah untuk pendidikan yang bermutu.&lt;br /&gt;Pendidikan akhirnya terjebak dalam telikungan kapitalisme, bukan lagi kepentingan kemanusiaan sebagaimana misi sejatinya. Kapitalisasi pendidikan jelas sangat merugikan rakyat kecil yang selama ini tidak mendapat hak pendidikan dari negara secara adil dan merata. Pendekatan paradigma kapitalisasi pendidikan senantiasa mengejar keuntungan individu dengan mengorbankan hak-hak kolektif bahkan masyarakat secara luas.&lt;br /&gt;Padahal…Seperti kata Lenin : 'Berhemat-hematlah berekonomi dalam hal apa pun, kecuali untuk keperluan pendidikan.' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;Prasetyo, Eko, Orang Miskin Dilarang Sekolah, Resist Book, Yogyakarta, 2005&lt;br /&gt;Witoelar,Erna, Millenium Development Goals dan Tata Pemerintahan, Makalah, 2006&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3563086653062798064?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3563086653062798064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3563086653062798064&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3563086653062798064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3563086653062798064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/pendidikan-mahal-untuk-rakyat-miskin.html' title='PENDIDIKAN MAHAL UNTUK RAKYAT MISKIN'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1y_LPoVD6oA/SVPHUcXU4tI/AAAAAAAAASE/uU6m1sHy0VM/s72-c/poor.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-33594452161285148</id><published>2008-12-07T18:39:00.000+07:00</published><updated>2008-12-07T18:40:15.139+07:00</updated><title type='text'>Ketika Pac Man Menang! Jangan Remehkan yang Kecil!</title><content type='html'>Pac Man menang! Pac Man berhasil menjinakkan Golden Boy! Pac Man luar biasa…Golden Hoya yang sesumbar menang KO hanya menjadi bulan-bulanan Pac Man. Hampir sembilan ronde berlalu, Golden Hoya tak menunjukkan taring dan kelasnya sebagai petinju berbahaya, praktis ia hanya seperti mainan bagi Pac Man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebat banget petinju Philipina ini, meski kalah besar, kalah tinggi dan kalah jangkauan, Pac Man membuktikan bahwa dialah yang terbaik!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Manny Pacquiao berhasil meng-TKO-kan Oscar De La Hoya di ronde kedelapan, Pac Man menang pada pertarungan yang digelar di MGM Grand Garden Las Vegas, hari Minggu (7/12) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ronde kesembilan Oscar De La Hoya ternyata tak mampu bangkit dan hanya terduduk diam di pojok ring. Sehingga pertarungan dihentikan dan Pac Man dinyatakan sebagai pemenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, pertandingan ini selain hiburan, ternyata endingnya juga menambah bangga, ternyata orang yang kecil mungil dan mungkin di pandang remeh (kok aku jadi ngelihat ke diriku sendiri yang emang kecil-kurus!...hihihi), ternyata mampu menumbangkan orang yang secara fisik diunggulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya di Indonesia muncul petinju-petinju seperti Pac Man, makin tambahlah kebanggaan saya. Mudah-mudahan saya tidak berkhayal, dan mudah-mudahan pembinaan olah raga di Indonesia jadi lebih baik di tahun-tahun mendatang, sehingga potensi-potensi terpendam anak bangsa ini dapat terasah, terbina dan mampu tampil di pentas dunia. Tampil bukan sekadar sebagai penghibur, tapi tampil membanggakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo Pac Man! &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-33594452161285148?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/33594452161285148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=33594452161285148&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/33594452161285148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/33594452161285148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/ketika-pac-man-menang-jangan-remehkan.html' title='Ketika Pac Man Menang! Jangan Remehkan yang Kecil!'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7969216973735942056</id><published>2008-12-06T21:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-06T21:09:12.067+07:00</updated><title type='text'>Problem Kesenjangan Antar Daerah di Era Otonomi</title><content type='html'>Indonesia adalah sebuah negara yang penuh paradoks. Negara ini subur dan kekayaan alamnya melimpah, namun sebagian cukup besar rakyat tergolong miskin. Pada puncak krisis ekonomi tahun 1998-1999  menurut data BPS Pusat, penduduk miskin Indonesia mencapai sekitar 24 persen dari jumlah penduduk atau hampir 40 juta orang. Pada saat itulah, ketika krisis melanda demikian kerasnya, pertumbuhan ekonomi yang diagungkan oleng, maka pemerintahan rezimpun tumbang oleh tuntutan demokratisasi.&lt;br /&gt;Ketika dimulai transisi demokrasi tersebut, tuntutan yang paling mengemuka dari daerah adalah adanya keadilan yang selama ini dibungkam oleh pemerintah pusat. Keadilan itu adalah keadilan pembagian kue pembangunan, keadilan untuk mengelola daerah secara mandiri dan mendapatkan pembagian dari hasil sumber daya untuk kesejahteraan daerah secara lebih maksimal.  Berbagai daerah bergolak bahkan ancaman separatisme dan disintegrasi adalah taruhan bagi NKRI. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah mulai menyadari bahwa pendekatan yang top-down dan sentralistik dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan tidak dapat menghasilkan percepatan pembangunan yang sekaligus memadukan antara pertumbuhan dan pemerataan. Sehingga tuntutan desentralisasi atau otonomi bagi daerah dikabulkan. Munculnya Undang-Undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999, tentang kewenangan dalam penyelenggaraan daerah dan keuangan daerah adalah jawaban yang diberikan oleh pemerintah pusat, dan itu mengakhiri sentralisasi yang telah puluhan tahun berlangsung.&lt;br /&gt;Apakah sepenuhnya otonomi daerah dengan tujuan mensejahterakan rakyat dan mendekatkan pelayanan kepada rakyat itu berlangsung dengan baik dan mumpuni untuk menghilangkan sekat-sekat atau jurang-jurang ketidakmakmuran dan jurang perbedaan antara segelintir kaum kaya dengan kaum miskin-papa, terutama yang ada di daerah-daerah otonom?&lt;br /&gt;Ternyata selama perjalanannya, otonomi daerah sebagai solusi untuk peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kualitas pelayanan tidak terlalu signifikan menunjukkan perbaikan taraf kehidupan masyarakat. Secara politik, rakyat dimanipulir aspirasinya demi, oleh dan untuk kepentingan elit daerah, muncul pula rezim-rezim lokal yang bergaya bak diktator baru atau adipati-adipati penguasa daerah setempat, rezim ini menjadi kelas penguasa baru yang bertingkah seperti Soeharto di era Orde Baru. Di beberapa daerah malah rezim ini seakan kebal hukum, termasuk kroni-kroninya. Mereka juga yang menguasai sebagian besar aset dan fasilitas, menguasai juga SDA dan sumber daya lainnya. Ternyata skor korupsipun meningkat dan melibatkan struktur yang paling dekat dengan rakyat, mulai dari desa hingga kabupaten-kota. Apa mau dikata, otonomi mewabahkan KKN di tingkat daerah ini, dan ini bukan rahasia umum. Aparatur birokrasinyapun berjalan tidak efektif dan efisien, malah menjaadi benalu yang membebani rakyat dan keuangan negara.&lt;br /&gt;Berganti revisi dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang di dalamnya memuat juga tentang pilkada (kemudian direvisi terbatas dengan UU 12 Tahun 2008 yang mengatur tentang Pilkada yang juga memuat aturan tentang Calon Perseorangan), ternyata juga dimanipulir oleh elit untuk kepentingan politik sehingga rawan memancing konflik yang berbau primordialisme dan sektarianisme. Kewenangan daerahpun mulai di kebiri sedikit demi sedikit oleh pemerintah pusat dengan alasan otonomi daerah kebablasan. Apa sebab, ternyata selama ini, dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintahan diselenggarakan semau hati oleh penguasa setempat. Membuat peraturan tanpa landasan yuridis legal formal, tanpa landasan sosiologis dan filosofis. Terlebih-lebih lagi daerah berlomba untuk mengejar peningkatan PAD, sehingga peraturan dibuat asal embat-asal sikat. Semua lahan diperas agar menghasilkan uang dalam bentuk retribusi dan pajak daerah, akhirnya muncullah perda-perda yang tidak jelas aturan hukum dan aturan mainnya. &lt;br /&gt;Dalam konteks birokrasi Pemerintah Daerah, proses berotonomipun hanya terfokus pada konsolidasi internal organisasi dan mencari sumber-sumber baru bagi penguatan pendapatan  daerah (PAD).  Karena struktur APBD Kabupaten/Kota pada umumnya didominasi oleh Belanja Rutin dan Dana Perimbangan lebih besar dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Otonomi dianggap lebih nyata apabila Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota berhasil meningkatkan porsi Pendapatan  Asli Daerah (PAD) dalam APBD, sehingga eksploitasi sumber dayapun dilakukan tanpa kendali.&lt;br /&gt;Masalah akhirnya berkembang, jika dahulu otonomi muncul sebagai obat penawar bagi ketidak-adilan, malah sekarang di era otonomi disalahgunakan oleh penguasa lokal untuk melakukan ketidak adilan pembangunan, dan melupakan tujuan awal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat daerah dan  meningkatkan kualitas pelayanan publiknya. Masalah lainpun bermunculan, seperti semakin senjangnya kualitas pembangunan manusia, menurunnya kualitas lingkungan dampak rusaknya lingkungan yang diakibatkan dari eksploitasi lingkungan yang tidak terkendali, bahkan malah makin marak di era otonomi daerah.&lt;br /&gt;Kemudian, sejak otonomi bergulir kesenjangan pembangunan itu terjadi tidak hanya dalam satu daerah, tetapi juga antar daerah, atau sederhananya secara holistik antar satu daerah dengan daerah lainnya juga semakin timpang. Terdapat kesenjangan luar biasa antara daerah yang kebetulan memiliki SDA kaya dengan daerah yang kering kerontang. Namun anehnya, pemekaran di beberapa daerah yang tertinggal itu juga kerap diperjuangkan meski secara riil, mereka tak bisa menghidupi diri sendiri dan mandiri, semata-mata eforia dan kepentingan elit lokal untuk menjadi kelas penguasa di eksekutif dan legislatifnya. Ada suatu daerah kabupaten-kota yang memiliki anggaran trilyunan, mirisnya ada di belahan lain Indonesia yang anggarannya hanya bisa buat belanja rutin pemerintahan saja.&lt;br /&gt;Kesenjangan ini juga diperparah memang dengan primordialisme daerah yang mengkristal, sehingga masing-masing daerah tidak merasa memiliki kewajiban atau sense terhadap yang lainnya. Kemudian tidak ada suatu upaya untuk melakukan sinergisitas pembangunan antar daerah yang dapat mengembangkan kapasitas pembangunannya secara bersama dan bersifat regional. Ego ini dapat terlihat riil seperti di Kalimantan Barat sendiri, antar satu kabupaten dengan kabupaten yang lainnya tidak pernah mempunyai visi dan misi yang sama untuk mengembangkan dan memberdayakan masyarakat di wilayah mereka yang berdekatan. Akhirnya masyarakat yang menjadi korban pembangunan.&lt;br /&gt;Pemerintah pusat juga gagal dalam menjembatani terciptanya proses sinergisitas pembangunan antar daerah ini, sehingga tidak mampu mengeliminir terjadinya ketimpang-ketimpangan tersebut. Pemerintah pusat gagal dalam merumuskan regulasi yang cocok dan mampu menjembatani permasalahan tersebut, termasuk gagal juga merumuskan regulasi yang dapat melindungi segala sumber daya yang ada di daerah dari eksploitasi berlebihan.  Dalam kasus otonomi, pemerintah pusat lebih gampang menyatakan otonomi gagal ketika mereka mengevaluasi, namun mereka tidak pernah melakukan fasilitasi dan asistensi terhadap perjalanan otonomi daerah. Bahkan dicurigai, dengan semakin seringnya kegagalan otonomi muncul, maka resentralisasi adalah jawabannya, karena sebetulnya elit pusat juga punya kepentingan agar kebijakan pembangunan tetap terfokus berada di tangan mereka.&lt;br /&gt;Selanjutnya, dampak serius dari adanya masalah-masalah diatas adalah terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti penanggulangan kemiskinan. Di era otonomi daerah memang sangat diharapkan memungkinkan peningkatan penanggulangan kemiskinan karena menghadapi jarak spasial maupun temporal yang lebih dekat dengan penduduk miskin itu sendiri. Problem yang kemudian menjadi tantangan bagi daerah adalah bagaimana upaya-upaya desentralisasi termasuk melakukan sinergisitas antar daerah itu benar-benar diterapkan dalam program pengentasan kemiskinan, di mana akhirnya masyarakat memiliki kemandirian untuk survive. &lt;br /&gt;Kemudian, hal lain dalam otonomi yang mesti diseriusi adalah berkaitan dengan upaya menggerakkan demokratisasi. Demokrasi didasarkan pada prinsip kedaulatan rakyat yang mengandung pengertian bahwa semua manusia pada dasarnya memiliki kebebasan dan hak serta kewajiban yang sama. Di sini demokrasi lebih menekankan pada partisipasi dan artikulasi kepentingan rakyat dalam keputusan-keputusan publik. Pemerintah seharusnya memperhatikan kepentingan rakyat ke dalam sistem pemerintahannya. Dengan otonomi, diharapkan terbentuknya sistem pemerintahan yang demokratis, sehingga sangat penting untuk mendorong masyarakat semakin partisipatif dan berdaya menuju terbentuknya pola relasi antara rakyat dan pemerintah yang demokratis.  &lt;br /&gt;Dalam jangka pendek, kegamangan berotonomi di daerah belum akan segera meningkatkan kemampuan pemerintah daerah untuk mengatasi kesenjangan pembangunan seperti kemiskinan di daerahnya masing-masing. Faktor penghambat yang muncul secara faktual adalah seperti dari kemampuan pendanaan pembangunan, juga tidak adanya keinginan untuk saling bekerjasama untuk mensinergiskan konsep pembangunan, pengembangan potensi yang ada secara kompetitif dan pemberdayaan masyarakat antar daerah (minimal yang saling berdekatan). Juga masih dirasakan timpangnya perimbangan keuangan pusat dan daerah. &lt;br /&gt;Hal lainnya yang tak kalah penting adalah adanya paradigma pembangunan  yang memihak kepada peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga dalam proses pembangunan, partisipasi mereka dikembangkan dan aspirasi mereka di akomodasi dalam bentuk kebijakan yang riil dan mengena pada akar masalah kemiskinan.&lt;br /&gt;Proses otonomi daerah yang sedang berlangsung di Indonesia, memang masih banyak kelemahan, namun ini adalah konsekuensi dari upaya untuk memberdayakan masyarakat di daerah, ke depan yang diperlukan adalah konsistensi dari pemerintah pusat untuk membimbing ke arah otonomi yang memberdayakan tersebut. Termasuk proses dan upaya meminimalisir otonomi daerah sebagai ladang basah KKN di daerah yang dilakukan oleh tikus-tikus lokal.&lt;br /&gt;Kemudian, merumuskan regulasi otonomi yang jelas, termasuk memuat tentang sinergisitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat antar daerah, sehingga dapat mengeliminir kesenjangan pembangunan dan meningkatkan sense kebersamaan sebagai bangsa dalam bingkai NKRI serta memuat pula tentang aturan peluang peningkatan partisipasi rakyat dalam mendorong otonomi daerah yang berdaya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7969216973735942056?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7969216973735942056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7969216973735942056&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7969216973735942056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7969216973735942056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/problem-kesenjangan-antar-daerah-di-era.html' title='Problem Kesenjangan Antar Daerah di Era Otonomi'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-762796296101969973</id><published>2008-12-06T20:57:00.000+07:00</published><updated>2008-12-06T20:59:14.873+07:00</updated><title type='text'>KALAU SUDAH TIADA BARU TERASA! BAHWA KEHADIRANNYA SUNGGUH BERHARGA</title><content type='html'>“Kalau sudah tiada baru terasa! Bahwa kehadirannya sungguh berharga,“ demikian lirik lagu Bang Haji Oma Irama.&lt;br /&gt;Terkadang kehadiran seseorang baru berarti bagi kita ketika orang tersebut sudah tiada, jauh, menghilang dan pergi meninggalkan kita. Sama halnya dengan sesuatu yang lain yang berharga bagi kita, ternyata keberhargaannya baru terasa ketika sesuatu itu sudah tak lagi kita miliki.&lt;br /&gt;Memang penyesalan selalu datang terlambat! Sebagaimana betapa berharganya seseorang atau sesuatu. Ketika itu semua sudah tiada kita miliki lagi, sudah menjauh dan sudah meninggalkan kita, kita baru tersentak-termenung, mungkin menangis dan menyesali.&lt;br /&gt;Padahal, ketika sesorang atau sesuatu masih ada di dekat kita, masih terlihat dan masih kita rasakan keberadaannya, mungkin kita tak memedulikan, cuek atau dalam beberapa hal tak jarang malah menyakitinya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin berbagi kisah, kisah tentang penyesalan seorang anak. Anak itu mungkin saya, anda dan kita semua!&lt;br /&gt;Ketika kecil, kita dibuai dan dibelai lembut, ibarat kata Emakku…”membesa’kan kita’ tu dari telapak kaki maseh selebar dua jari.’ (artinya membesarkan kalian itu [anak-anaknya] dari telapak kaki masih selebar dua jari tangan).&lt;br /&gt;Ketika beranjak remaja, kita di asuh, dimanja, mungkin juga “dimarahi” (baca: dinasehati karena sayang) dan termasuk diberi pendidikan, agar menjadi orang berguna serta dapat menjalani hidup dengan layak! Seperti kata Bapakku…”udahlah kamek ni ndak sekolah, jangan sampai pula’ kita’ semue ni ndak sekolah.” “Kita’ haros lebeh pintar.” (artinya sudahlah kami ini [orang tua] tidak sekolah, jangan sampai kalian juga tidak bersekolah. Kalian harus lebih pintar).&lt;br /&gt;Semakin beranjak dewasa kita, bahkan tamatlah sudah pendidikan kita, mampu sudah mandiri dan survive dalam kehidupan! Sekarang kita berada jauh dari keduanya! Saking sibuknya kita, bahkan mungkin hanya setahun sekali kita pulang menjenguknya, itupun pada hari raya. Betapa berbinar dan berkaca-kaca mata mereka melihat anak-anaknya kembali pulang, terlebih lagi menjadi orang yang  “berhasil.”&lt;br /&gt;Semakin jauh kita melangkah, mungkin sebagian dari kita ada yang sukses besar dan ternama. Semakin sibuk kita, bahkan kalau sebelumnya masih sempat kita pulang mengunjungi setahun sekali. Kali ini tiada waktu lagi karena kepadatan jadwal dan aktivitas kita.&lt;br /&gt;Suatu waktu ada kabar dari tanah kelahiran kita, bahwa keduanya atau salah satu darinya rindu hendak bertemu. Tapi kita hanya bilang, maaf Mak, maaf Pak,…aku lagi sibuk, pekerjaanku menumpuk!&lt;br /&gt;Kemudian, datang lagi berita berikutnya,…kali ini keduanya atau salah satu diantaranya sedang sakit dan mengharapkan kita hadir menjenguknya. Bukan sekedar menjenguk, tapi karena mereka rindu sekali pada wajah anak-anaknya! Mereka rindu keceriaan masa kecil dan senyum polos anak-anaknya atau rindu dengan perhatian anak-anaknya. Rindu pada perhatian dan kasih sayang yang seperti pernah mereka berikan pada kita!&lt;br /&gt;Namun, kita beralasan, waduh…Mak…waduh Pak, sekarang tak bisa menjenguk. Ada pekerjaan yang mendesak dan harus diselesaikan, kalau tidak proyek-ku atau karir-ku atau jabatan/posisi-ku akan terancam.&lt;br /&gt;Tiba-tiba datang kabar dari kampung halaman kita,…”orang tuamu sudah berpulang nak!”&lt;br /&gt;Dengan terburu-buru, bergegas kita pulang,…! Sesampainya,…kita hanya melihat jasadnya atau pusaranya. Menangis tersedulah kita, menyesal betapa kita sia-siakan waktu yang ada, menyesal betapa kita merasa tak pernah membahagiakan orang tua yang melahirkan dan membesarkan kita. Baru kita tersedar dan berurai air mata, betapa kita kehilangan mereka, betapa terasa kehilangan itu membuat hancur jiwa dan mendatangkan penyesalan yang tak terobati seumur hidup kita.&lt;br /&gt;Ummi..ummi..ummi...Abi!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-762796296101969973?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/762796296101969973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=762796296101969973&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/762796296101969973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/762796296101969973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/12/kalau-sudah-tiada-baru-terasa-bahwa.html' title='KALAU SUDAH TIADA BARU TERASA! BAHWA KEHADIRANNYA SUNGGUH BERHARGA'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-235643298717480069</id><published>2008-11-30T14:05:00.000+07:00</published><updated>2008-11-30T14:41:47.168+07:00</updated><title type='text'>MASA KECIL YANG TERINDAH PART 1</title><content type='html'>Banyak orang bilang bahwa masa remaja adalah masa terindah dalam hidup. Katanya fase ini, maka anda akan merasakan warna-warni hidup yang berkesan dan mungkin tak terlupakan. Trus,…anda akan mengalami masa puber yang luar biasaaa…katanya.&lt;br /&gt;Anda akan merasakan betapa deg-degannya pertama kali naksir seseorang, apalagi jika sempat jadian dan bercinta ala monyet alias cinta monyet…hehehe!&lt;br /&gt;Tapi bagiku, masa terindah yang tak tergantikan adalah masa kecil, yang aku fikir penuh warna, nuansa dan luar biasa.&lt;br /&gt;Pada masa ini, aku dengan dua saudaraku yang kebetulan berkelamin sama dan masing-masing hanya terpaut usia dua tahun beserta teman-teman kecil sepermainan dan sebaya kami, begitu polos bermain tanpa beban dan tanpa harus berfikir besok bakal terjadi apa. Yang ada di benak kami kala itu yaaaaa….main.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;…………..&lt;br /&gt;Bangun tidur,….pergi ke sekolah yang kebetulan hanya berjarak seratusan meter dari rumah. Di sekolah…belajar, tapi ketika waktu istirahat…yaa main, tak peduli pakaian jadi lusuh dan kucel.&lt;br /&gt;Abiz itu, pulang ke rumah, makan. Kalau tak dipaksa BoCi alias bobo ciang oleh ortu terutama The Best Emak, maka selepasnya yaaa…main lagi! Sampai petang menyela dan Emak di rumah udah “tepekeng kaong”* mencari-cari…baru balik kandang.&lt;br /&gt;Trus malam hari apa yang dilakukan? Yaaa…mafhum seperti anak kampong lainnya, yang kebetulan mayoritas sekampong beragama Islam, maka kamipun belajar mengaji. Tidak ada metode belajar cepat membaca Al-Quran seperti metode Iqra’ pada zaman itu, kami belajar secara tradisional dengan guru mengaji di kampong yang menggunakan metode…kalau tak salah dikenal dengan nama metode Al-Banjari. &lt;br /&gt;Soal mengaji ini, kami tiga bersaudara paling “buta’ kayu”** sekampung. Teman-teman kecil kami rata-rata hanya mengaji pada satu-dua guru udah pada pandai mengeja huruf hijaiyah bahkan ada yang udah lancar mengaji.&lt;br /&gt;Tapi, kami…lain cerita. Kalau di itung-itung, ada sebelas guru tempat kami belajar mengaji, pada guru kesebelas inilah aku sendiri baru boleh diandalkan jika mengaji. Nasib lebih tragis adalah Adekku, sampai sekarang mengaji sih masih dapat, tapi yaaa itu seperti “Orang Iban Beratuk,”*** kata Emakku.&lt;br /&gt;Satu guru mengaji di kampong kami biasanya mengajar belasan orang. Jadwal mengaji kami mafhumnya selesai shalat Maghrib mulai mengaji, abis Isya pulang. Nah, itu dia…di perjalanan pulang, bukannya menuju rumah, kami yaaa main lagi! Seandainya kami tak pernah taku sama gelap terutam, sama “Antu Bangket,”*** yang sering diceritakan orang-orang tua untuk menakut-nakuti anaknya, mungkin kami malam-malam juga sampai begadang maennya…hehehe.&lt;br /&gt;Singkat cerita, tak ada waktu yang tak dipenuhi dengan bermain, hari ke hari,…maeeeeennn melulu!&lt;br /&gt;Makanya, seperti kubilang, bahwa masa kecil itu adalah masa paling indaaaaaaaaaaah dan tak tergantikan dalam hidup. Bahkan kalau mengenang masa kecil itu, rasanya ingin kembali dech, tak ingin beranjak dewasa. Andai saja ada mesin waktu, ku ingin back to masa lalu. Karena jadi orang dewasa itu ternyata susah bgt yaaa…! Huhuhuhu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan : &lt;br /&gt;* Tepekeng kaong adalah bahasa daerah kami yang berarti berteriak nyaring bahkan sampai menjerit.&lt;br /&gt;** Buta Kayu adalah istilah untuk menyatakan bebal dalam belajar sehingga lama mengenal huruf.&lt;br /&gt;*** Orang Iban Beratuk, aku tak tahu dari mana Emakku mendapat istilah ini, tapi kurang lebih maknanya seperti Orang Iban (salah satu Sub Suku Dayak) bergumam membaca mantra.&lt;br /&gt;**** Antu Bangket maksudnya Hantu yang bangkit dari Kuburan alias Pocong Hiiiyy!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-235643298717480069?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/235643298717480069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=235643298717480069&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/235643298717480069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/235643298717480069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/masa-kecil-yang-terindah-part-1.html' title='MASA KECIL YANG TERINDAH PART 1'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-9005370039204930643</id><published>2008-11-29T11:13:00.003+07:00</published><updated>2008-11-29T11:19:28.287+07:00</updated><title type='text'>TAK NGERTI BAHAGIA, TAK NGERTI SEDIH</title><content type='html'>Terkadang kita merasa begitu bahagia, meski kita tak mengerti dan memahami makna bahagia, serta begitu tak terasa apa sih yang menyebabkan kita menjadi bahagia.&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;Terkadang kita merasa begitu sedih, merasa kurang beruntung dan merasa orang paling sial se-dunia, pun tanpa kita mengetahui apa yang membuat kita sedih, serta tanpa pernah melihat ternyata ada yang lebih menyedihkan dan kurang beruntung dari kita.&lt;br /&gt;Maka bersyukurlah dengan apa yang kita miliki!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-9005370039204930643?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/9005370039204930643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=9005370039204930643&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/9005370039204930643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/9005370039204930643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/tak-ngerti-bahagia-tak-ngerti-sedih.html' title='TAK NGERTI BAHAGIA, TAK NGERTI SEDIH'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-356622152086529023</id><published>2008-11-29T10:58:00.002+07:00</published><updated>2008-11-29T11:09:27.251+07:00</updated><title type='text'>KETIKA TOILET KEBAKARAN</title><content type='html'>Siang ini toilet rumah kontrakanku yang udah dua tahun kudiami terasa aneh bgt! Kok airnya rada-rada nyetrum, lho kok lantai dapur yang lembab nyetrum juga yaaaa….?&lt;br /&gt;Kupikir mungkin aku saja yang merasakannya. Tapi kok adekku juga terkejut bukan kepalang ketika hendak bersemedi di toilet, karena setrumnya semakin terasa. Waduh berbahaya ini!&lt;br /&gt;Sontak seisi rumah heboh…! Kami kira kami aja yang heboh, eh tetanggga sebelah tak kalah serunya. “rumah belakang korsleting dek,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Lha..kok di biarkan, meskipun setrumnya masih sebatas bikin senam kaki ataw tangan yang menyentuh, tapi klo dibiarkan wah bakal angus nih!&lt;br /&gt;…….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bentar aja mobil petugas PLN lewat, entah siapa yang memberitahu,…aah masa bodoh yang penting ini setrum lekas ilang, karena perutku udah gak mau erkompromi membrojolkan segala isinya, tapi mana berani klo airnya setrum begini.&lt;br /&gt;“Di mana korsletnya dek,” Pak petugas PLN bertanya! Dikiranya rumah kami yang korsleting.&lt;br /&gt;“Waduh gak tau Pak, mungkin dirumah belakang! Cek aja dulu Pak,” Yeee…Pak petugas nanya korsleting listrik, emangnya kita tahu, kita kan bukan ahli instalasi listrik jadi mana tahu.&lt;br /&gt;Betul saja…rumah belakang yang baru dihuni saking semangatnya menginstalasi perangkat listrik sendiri, ternyata bikin masalah!&lt;br /&gt;……&lt;br /&gt;Setrum ilang, perutkupun kembali normal, tapi kok belakang rumahku ada asapnya? Darimana sich datangnya asap tak bertuan ini? Aah…masa bodo!&lt;br /&gt;……&lt;br /&gt;“Allow…Bang cepet pulang rumah kebakaran,” terdengar suara adekku di speaker HP.&lt;br /&gt;Wadaaaw benakku lantas tertuju pada asap tadi siang…ternyata…oh ternyata..asap yang tadi tho! Wah mesti cepet pulang nih, dengan sigap dan tanpa mengabaikan displin berlalu lintas, ku comot helmku, ku pacu motorku dari warnet menuju rumah kontrakanku.&lt;br /&gt;O..la..la..la…rame bgt orang-orang di depan rumahku, ada mobil pemadam kebakaran pula! Ampun…what happen?&lt;br /&gt;“Ada api Bang di atap toilet kita, tapi udah padam!” Seru Adekku! “Untungnya cepet ketahuan,” jelasnya lagi.&lt;br /&gt;Yaah…nasib baek emang! Rupanya korslet tadi siang menyisakan api yang baranya merambat membakar kayu penyangga atap toilet yang emang udah pada lapuk disatroni rayap. Wuiih…inilah akibatnya klo menyepelekan asap! Padahalkan pepatah bilang gak mungkin ada asap klo gak ada api! Haalaaah! Cyukur..cyukur!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-356622152086529023?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/356622152086529023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=356622152086529023&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/356622152086529023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/356622152086529023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/ketika-toilet-kebakaran.html' title='KETIKA TOILET KEBAKARAN'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-6292612883869360930</id><published>2008-11-28T11:47:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T11:49:41.047+07:00</updated><title type='text'>PLURALISME, ADU DOMBA DAN DIKOTOMISASI NILAI</title><content type='html'>Tulisan ini lahir dari sebuah proses debat kusir ehh…salah debat supir, karena kalau di bilang debat kusir…itu mah zaman dahulu kala ketika manusia baru menemukan roda dan kereta kuda. Karena sekarang udah pake kendaraan besi dan sejenisnya maka lebih cocok di sebut debat supir. Debat supir ini berlangsung di situs www.wikimu.com. &lt;br /&gt;Perdebatan terjadi manakala ada satu berita yang dirilis mengenai hasil penelitian/survey yang dilakukan oleh Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Ciputat tentang Kebanyakan Guru Agama Islam Menentang Pluralisme, karena hasil surveinya menunujukkan data bahwa kebanyakan guru agama Islam di sekolah umum dan swasta di pulau Jawa menentang pluralisme dengan memelihara keberadaan sikap radikalisme dan konservatisme.&lt;br /&gt;Trus, muncul komentar-komentar yang menjurus pada serangkaian perdebatan. Nah, saya yang ikut hanyut menjadi komentator menuangkannya dalam tulisan ini yang merupakan tanggapan terhadap pendapat atau komentar itu. &lt;br /&gt;……………………..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam perdebatan itu, ada yang berkomentar bahwa hasil survey itu menunjukkan kegagalan pengusung pluralisme itu sendiri, ada juga yang secara dikotomis menyatakan bahwa pluralisme itu adalah produk Barat dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam (pluralisme ala Islam maksudnya), ada juga yang menyatakan bahwa pluralisme itu malah cenderung mengadu-domba, bahkan menilai bahwa pengusung pluralisme dan pluralisme itu sendiri malah tidak mau terbuka serta tidak menerima pemahaman lain terutama pemahaman-pemahaman dari saudara-saudara kita yang muslim radikal. Padahal menurut mereka itu keradikalan itu adalah fakta dan kita harus toleran dengan paham dan tindakan radikalis tersebut.&lt;br /&gt;Saya hanya mengomentari beberapa hal saja, terutama tentang pendapat yang menyatakan pluralisme sebagai pengadu-domba dan pandangan yang dikotomis tentang pluralisme sebagai produk Barat yang tak Islami.&lt;br /&gt;………………………&lt;br /&gt;Saya mengomentari begini….:&lt;br /&gt;Pluralisme hadir bukan untuk mengadu-domba, tapi pluralisme hadir untuk mengajak orang berlaku lebih inklusif, terbuka, toleran dan menghargai-menghormati perbedaan dalam kebebasan, kesetaraan dan keadilan.&lt;br /&gt;Trus…Bukan pada konteksnya jika pluralisme dituduh tidak mau menerima pemahaman-pemahaman yang radikal, justru yang radikalis inilah yang acapkali menuduh pluralisme dan kalangan yang berpandangan berbeda sebagai sesat dan menyesatkan, juga dengan gampangnya kafir-mengkafirkan orang yang kebetulan berfaham lain atau punya perspektif lain. Seakan-akan merekalah orang paling shaleh di muka bumi, yang mengambil tugas Tuhan untuk melakukan ‘penghakiman’ dan memberi label sesat kepada kelompok lain. Emangnya siapa mereka yang seakan punya otoritas untuk menghakimi itu.&lt;br /&gt;Selanjutnya saya memberikan pernyataan,…:&lt;br /&gt;Apa hak mereka untuk menyatakan perempuan yang tidak berjilbab sebagai perempuan yang tidak relijius dan tidak tahu sopan santun, apa hak mereka menyatakan bahwa orang yang tidak setuju Syariat Islam sebagai orang yang anti agama, apa hak mereka untuk meneror, melakukan kekerasan, perusakan tempat ibadah dan sebagainya. Seterusnya,….apa hak mereka untuk memanggul panji-panji agama atau mengatasnamakan agama untuk melakukan penindasan terhadap kelompok yang lain.&lt;br /&gt;……………….&lt;br /&gt;Kemudian, terkadang kita dengan gampang terjebak pada persoalan dikotomisasi, menyatakan bahwa ada nilai-nilai yang berasal dari Barat yang kemudian dicurigai-dianggap berbahaya dan bahkan ‘kafir,’ dan ada nilai-nilai yang orisinil dari Islam. Padahal jika semua nilai-nilai itu adalah nilai-nilai universal yang dapat diterima semua kalangan, semua agama dan semua bangsa, maka ia tak akan mengenal sekat-sekat primordial lagi, tak mengenal lagi ini nilai Islam atau Barat, tapi menjadi nilai-nilai bersama. Sama halnya dengan pluralisme yang mengandung muatan nilai penerimaan perbedaan dalam kebebasan, kesetaraan dan keadilan, non-diskriminasi, toleran dan inklusif serta anti kekerasan.&lt;br /&gt;Jika masih terjebak dalam kotak-kotak antara ‘kalian’ dan ‘kami,’ maka wajar agama hadir bukan sebagai pembebasan, tapi hadir dengan wajah seram dan kasar sebagai alasan pembenaran atau justifikasi untuk melegalkan segala bentuk ketidak-damaian karena perbedaan itu. Apalagi jika hal itu memang dilanggengkan sedari dini termasuk dari dunia pendidikan. Maka…hiduplah dengan keradikalan itu, kalau perlu anggaplah semua yang berbeda dari anda adalah pembangkangan terhadap Tuhan. Masyarakat apa yang seperti ini!? Mungkin ini adalah Khawarij-khawarij atau Hasyasyin-hasyasyin gaya baru!&lt;br /&gt;………………&lt;br /&gt;Pun, jika kita melihat Islam sebagai sistem nilai, bukan sebatas sebagai institusi keagamaan, mungkin Eropa lebih Islami dalam hal kebersihan, kedisiplinan, kerja keras, kejujuran, keistiqomahan dan sebagainya, ketimbang negeri-negeri muslim…apalagi negeri-negeri muslim Arab yang bergelimang kemewahan sementara saudara-saudaranya sesama muslim dilanda kelaparan dan kemiskinan (bayangkan seperti pembukaan Hotel Atlantis Dubai yang menghabiskan ratusan milyar sementara ummat Islam di Afrika kelaparan).&lt;br /&gt;Terkadang dengan gampang kita jatuh pada pelabelan-pelabelan, bahwa yang itu tidak Islami, yang ini Islami, termasuk dalam bidang ilmu pengetahuan. Padahal dahulu kala ketika Islam masih pada zaman keemasan dan kejayaan ilmu pengetahuan, mereka tidak melakukan pelabelan bahwa ini ilmu dan nilai-nilai yang Islami, ini yang bukan. Toh mereka bersentuhan dan berinteraksi secara terbuka dengan alam pemikiran-pengetahuan dan nilai-nilai universal dari Yunani, India, China, Mesir dan sebagainya, sehingga mereka mampu mengambil hikmah darimanapun tanpa harus memberi label Islami atau tidaknya. Sehingga mereka menjadi legenda pengetahuan karena menjadi jembatan penerus perkembangan ilmu pengetahuan sampai ke era cyber saat ini! Coba kalau Ibnu Rusyd, Al Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Arabi dan Ibnu Khaldun berpandangan sempit dan dikotomis, lantas menganggap semua yang tak terlahir dari peradaban Islam seperti pengetahuan Yunani, India, China, Mesir dan sebagainya itu merupakan pengetahuan yang tak Islami. Maka alamat terjadi missing link dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan.&lt;br /&gt;Kalau mau jujur dan istiqomah dengan pelabelan dan dikotomisasi, silakan saja! Bahkan mungkin kita jangan menggunakan komputer dan internet, karena ini adalah karya non-Islami. Wakakakakak…lutju sekali!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-6292612883869360930?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/6292612883869360930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=6292612883869360930&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6292612883869360930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6292612883869360930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/pluralisme-adu-domba-dan-dikotomisasi.html' title='PLURALISME, ADU DOMBA DAN DIKOTOMISASI NILAI'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8682357127319608730</id><published>2008-11-26T11:27:00.000+07:00</published><updated>2008-11-26T11:29:56.200+07:00</updated><title type='text'>AGAMA, KLAIM DAN PLURALISME</title><content type='html'>Semua agama tentu mempunyai klaim eksklusif atas kebenaran dan keselamatan (claim of truth and salvation). Persoalannya adalah bagaimana kita meletakkan atau memposisikan hal ini secara proporsional tanpa menyingung dan mendiskreditkan klaim agama-agama atau keyakinan lainnya. Meskipun sepertinya muncul perbedaan mendasar akibat peneguhan klaim oleh masing-masing agama dan keyakinan, namun jika  sikap ini kita hilangkan atau paling tidak kita ‘bungkus’ jauh-jauh di dalam hati sebatas konsumsi pribadi bahwa ini keyakinan saya yang tak mesti memaksa dan dijadikan argumen untuk menyatakan orang lain salah, maka kehidupan keberagamaan kita akan lumayan inklusif.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih hebat lagi adalah ketika kita berani untuk terlibat dalam proses dialog agama-agama, berani untuk melakukan passing over dan  berani mengambil resiko melakukan transformasi secara radikal terhadap keyakinan kita, mencoba mengkritisi dan mempertanyakan apakah benar klaim eksklusif atas kebenaran dan keselamatan itu hanya milik kita dan apakah klaim yang lain itu belum tentu benar? Apalagi jika kita dengan segenap hati mencoba menyelami dan memahami tradisi keagamaan lain, maka kita akan terlibat dalam proses “menjadi,” maka dengan sendirinya kita menyatakan bahwa ternyata klaim itu bukan saja milik kita, kebenaran dan keselamatan ada di semua agama. Dalam hal ini sekat agama bukan menjadi soal, bahwa ternyata hikmah ada dimana-mana. Seperti pemahaman kebanyakan kaum esoteris,…bahwa jalan menuju Tuhan boleh banyak, tapi Tuhan itu sendiri sebagai tujuan hanya ada satu Ultimate Reality. &lt;br /&gt;Seperti perumpamaan sebuah roda boleh punya banyak lidi-lidi berwarna, tapi ketika proses perputaran terjadi dan semakin kencang melaju, maka warna-warni itu akan semakin kabur yang ada hanya warna putih. Demikian juga Tuhan yang diajarkan oleh setiap agama dan keyakinan, dari Satu Realitas Tertinggi yang lantas hadir dengan beragam nama ketika difahami oleh manusia, karena ajaran-ajaran tentang Tuhan itu bukan lahir dalam ruang kosong, tapi mengalami proses menyejarah dalam kehidupan manusia. Secara eksoterik pemahaman dan jalan menuju Tuhan berbeda tapi, tujuan yang dicapai adalah sama. Ini juga menegaskan prinsip universalitas ajaran agama termasuk Islam, bahwa Tuhan itu ‘lil Alamin.’ &lt;br /&gt;Mengenai klaim kebenaran dan keselamatan itu, sangat menarik apa yang diterangkan oleh  Farrid Essack dalam bukunya Quran : Pluralism and Liberalism. Ia menyatakan bahwa “Tuhan dalam konteks pemahaman keberagamaan akan kebenaran agama dalam memberikan jalan keselamatan harus diposisikan atau di-ibaratkan sebagai seorang juri lomba lari yang adil, kebenaran dan keselamatan yang menjadi klaim semua agama bagi Tuhan merupakan objek penilaian Tuhan akan keseriusan ummat dan masing-masing agama dalam menuju Diri-Nya. Agama-agama seperti para peserta lomba lari yang tidak tahu siapa yang akan menang semenjak dari garis start, dan baru akan mengetahuinya setalah garis finish dilewati. Tuhan pun akan menilai sama halnya dengan analogi di atas, hanya saja apa yang harus dilakukan oleh agama-agama dan umatnya adalah saling berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan atau kebaikan di dunia. Tidak ada yang tahu siapa yang paling benar dalam membawa jalan kebenaran dan keselamatan atau mengetahui siapa yang akan memenangi ‘lomba lari’ dengan Tuhan sebagai jurinya, selain dari Tuhan sendiri yang mengetahuinya.”&lt;br /&gt;Dalam hal ini substansinya bahwa klaim eksklusif agama-agama bukanlah sesuatu yang harus difahami secara skriptual, sehingga hadir sebagai pembenaran terhadap tindakan mendiskreditkan, mendiskriminasi dan apalagi menindas pemahaman keberagamaan dan keyakinan yang lain. Tapi klaim harus dimaknai secara terbuka dan membebaskan seperti dimaknai sebagai spirit berusaha keras dengan serius atau bermujahadah menuju Tuhan melalui jalan yang diajarkan agama dan keyakinan yang kita anut secara baik. Pada konteks ini, maka klaim bukan sesuatu term yang membelenggu dan untuk menyalahkan, tapi term ternyata memotivasi para penganut teguh agama-agama untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan di muka bumi.&lt;br /&gt;Secara sederhana, pluralisme bukanlah berarti untuk mensinkretiskan agama-agama, karena itu malah bertentangan dengan prinsip-prinsip pluralisme itu sendiri. Di sini pluralisme malah membuka ruang bagi fakta sosial terhadap banyaknya perbedaan agama dan keyakinan, seperti fakta sosial bahwa pluralitas adalah realitas tak terbantahkan dan sunatullah yang tak mungkin ditolak. Hadirnya perbedaan itu mestinya dimaknai sebagai suatu rahmat dan dijembatani untuk menemukan kesafahaman dalam proses dialogis, agar beragama itu sehat dan menyehatkan, bukan membenci dan mencaci. Jika pemahaman seperti ini mampu menyelusup jauh ke dalam pori-pori peradaban manusia, maka agama benar-benar hadir sebagai penyelamat dan pembawa kedamaian. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8682357127319608730?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8682357127319608730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8682357127319608730&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8682357127319608730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8682357127319608730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/agama-klaim-dan-pluralisme.html' title='AGAMA, KLAIM DAN PLURALISME'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3009955752251322624</id><published>2008-11-21T12:09:00.000+07:00</published><updated>2008-11-21T12:10:46.683+07:00</updated><title type='text'>Citizen's Charter, Pelayanan Publik &amp; Kebebasan Informasi</title><content type='html'>Citizen’s Charter (CC) adalah suatu pendekatan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang menempatkan pengguna layanan sebagai pusat pelayanan. Artinya kebutuhan dan kepentingan pengguna layanan harus menjadi pertimbangan utama dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pelayanan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan praktik penyelenggaraan pelayanan publik sekarang ini, yang menempatkan kepentingan pemerintah atau penyelenggara/penyedia pelayanan publik sebagai acuan utama dari praktik  penyelenggaraan pelayanan publik. Citizen’s Charter menempatkan kepentingan pengguna pelayanan publik yakni masyarakat sebagai unsur yang paling penting. Untuk mencapai maksud tersebut, Citizen’s Charter mendorong penyedia layanan untuk bersama dengan pengguna pelayanan dan pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) lainnya untuk menyepakati  jenis, prosedur, waktu, biaya, serta cara pelayanan. Kesepakatan tersebut harus mempertimbangkan keseimbangan hak dan kewajiban antara penyedia layanan, pengguna pelayanan, serta stakeholder. Kesepakatan ini nantinya akan menjadi dasar praktik penyelenggaraan pelayanan publik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melihat praktek pelayanan publik yang amburadul dan sangat amburadul serta amat birokrasi sentris, maka keberadaan Citizen’s Charter dirasakan perlu untuk memutus mata rantai kelambanan, ketidak-efektifan dan ketidak-efisienan serta kekecewaan masyarakat terhadap pelaksanaan pelayanan publik itu. Lagipula Citizen’s Charter ini sudah merupakan semangat zaman demi pembaharuan atau reformasi birokrasi, bahkan di negara-negara lain, hampir semua badan atau lembaga publik memiliki Citizen’s Charter sehingga pelayanan publik yang prima dapat terlaksana, dan endingnya masyarakat merasa puas dan bangga dengan pelayanan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk konteks Indonesia, belum banyak badan atau lembaga publik di kabupaten-kota yang memiliki Citizen’s Charter. Padahal didaerah-daerah lain sudah banyak yang menerapkannya. Artinya ketika negara lain sudah maju selangkah, tapi negara kita ini masih gerak tak jalan-jalan di tempat. Dapat dibayangkan sampai saat ini, betapa sengsara dan berdukanya masyarakat dalam memperolehi akses pelayanan publik, misalnya ketiadaan Citizen’s Charter di tiap rumah sakit, maka pelayanan publik yang diberikan juga tanpa standar dan semau hati. Belum lagi badan atau lembaga publik yang lain, yang udah Naudzubillah begitu tidak jelasnya... jika berkaitan dengan standar pelayanan publik mereka. Kemudian ketika masyarakat mengeluhpun, tak ada tempat mengadu yang dapat memperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun, jika dikaitkan dengan semangat demokratisasi dan desentralisasi pelayanan publik, maka keberadaan Citizen’s Charter merupakan sesuatu yang tak dapat ditawar lagi urgensinya. Ditambah lagi bahwa mengacu pada putusan Menpan No. 63/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Surat Edaran Mendagri No. 100/757/OTDA tahun 2002 tentang Standar Pelayanan Minimal yang harus dipenuhi Pemerintah Kabupaten/Kota. Maka ide-ide tentang adanya standar pelayanan yang setidaknya meliputi prosedur, batasan waktu, besaran biaya, produk/kualitas layanan, sarana-prasarana, dan kompetensi pelaksana layanan juga menjadi landasan adanya Citizen’s Charter. Apalagi UU Pelayanan Publik juga mengakomodasi mengenai prinsip-prinsip itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun, dengan disahkannya Undang-undang Kebebasan Informasi Publik (UU-KIP), yang mensyaratkan transparansi informasi, maka Citizen’s Charter adalah salah satu instrumen bagi keterbukaan informasi itu, terutama terkait dengan jenis, prosedur, waktu, biaya, serta cara pelayanan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhananya, Citizen’s Charter diperlukan untuk memberikan kepastian pelayanan yang meliputi waktu, biaya, prosedur dan cara pelayanan. Dengan begitu, maka pihak penyelenggara pelayanan publik terutama pihak birokrasi pemerintahan harus memberikan informasi mengenai hak dan kewajiban pengguna layanan, penyedia layanan, dan stakeholder lainnya dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pelayanan. Dengan Citizen’s Charter ini juga dalam upaya mempermudah  pengguna layanan, warga, dan stakeholder lainnya mengontrol praktik penyelenggaraan pelayanan publik. Sehingga pada praktiknya nanti selain terselenggara pelayanan publik yang prima, juga membuat manajemen pelayanan publik memperbaiki kinerja penyelenggaraan pelayanan publiknya jika selama ini dirasakan amburadul, asal-asalan dan semau hati pihak penyelenggara atau penyedia pelayanan publik. Manfaat lainnya adalah juga membantu manajemen pelayanan mengidentifikasi kebutuhan, harapan dan aspirasi pengguna layanan/masyarakat sehingga pelayanan publik dilakukan sesuai kebutuhan, harapan dan aspirasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, maka diharapkan agar semua badan atau lembaga publik bekerja sama dengan pengguna pelayanan publik dan stake holder untuk merumuskan Citizen’s Charter. Jangan sampai gara-gara ketiadaan informasi atau pelit terhadap informasi yang berkenaan dengan pelayanan publik, maka dituntut pengguna pelayanan publik/masyarakat, karena dengan UU-KIP, maka itu sah-sah saja!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3009955752251322624?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3009955752251322624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3009955752251322624&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3009955752251322624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3009955752251322624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/citizens-charter-pelayanan-publik.html' title='Citizen&apos;s Charter, Pelayanan Publik &amp; Kebebasan Informasi'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-4033120415619485294</id><published>2008-11-20T16:08:00.000+07:00</published><updated>2008-11-20T16:17:22.745+07:00</updated><title type='text'>UMMAT ISLAM MESTI SABAR DAN IKUTI SUNNAH NABI SAAW DALAM MENGHADAPI PENGHINAAN TERHADAP ISLAM DAN NABI</title><content type='html'>Ada-ada aja cara orang memancing di air keruh, mencoba memprovokasi dan memantik kemarahan. Setelah kegilaan Jylland Posten dengan kartunnya dan Geertz Wilders dengan Fitnanya, sekarang melalui blog pula dengan memuat komik penistaan Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang mereka rajin dan seneng banget klo berhasil membikin ummat Islam mencak-mencak. Jelasnya ini blog emang berpotensi menyebarkan permusuhan yang berbau SARA. Karena mereka tahu betul, klo ummat Islam akan mudah disulut api amarahnya jika keyakinan terkait ‘kesakralan’ wajah Nabi Muhammad tidak boleh di ilustrasikan dalam bentuk gambar maupun media lainnya diganggu. Apalagi jika ditambah dengan cerita yang menghina Islam,bahkan cenderung ‘parno.’&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ini tidak menjadi melebar, sehingga semakin kontraproduktif, terutama terkait upaya menjaga toleransi dan kedamaian hidup berdampingan antar-ummat. Karena biasanya, jika sudah begini, ummat Islam cenderung menanggapi secara reaktif bahkan kelewat batas serta membabi buta melakukan pembalasan. Baiknya, segala tindak penistaan begini diselesaikan melalui jalur hukum, khan udah ada UU tentang Cyber Crime. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummat Islam jangan terpancing untuk marah, anggaplah ini ujian untuk berlaku sabar. Nabi aja di hina, diludahi, dilempari kotoran dan batu, tapi tetap tersenyum, malah mendoakan dan menyantuni orang yang menistakannya itu ketika orang tersebut sakit. Yaaa…ikutilah sunnah Nabi yang begini! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niscaya, makin teruji ummat Islam, maka makin damai dan kagum orang terhadap Islam. Tapi jika reaktif dan kelewat batas, maka makin seneng orang yang melakukan penistaan itu dan makin phobie orang terhadap Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Gus Dur pernah bilang, bahwa Tuhan gak perlu dibela…jika ada orang yang menghinanya atau tak menganggap keberadaannya. Maka dalam hal ini, Nabipun tak perlu dibela, toh dengan penistaan itu tidak akan mengurangi derajat Baginda Rasulullah sebagai seorang Nabi Tauladan. Meski orang bilang Nabi itu dicerca dan dimaki, tetap aja sejarah membuktikan bahwa Muhammad adalah orang terpuji, yang toleran, kasih sayang, menghormati, mencintai, dan membawa misi profetik kedamaian dalam kehidupan dan merupakan salah satu manusia terbaik yang pernah lahir, hidup dan membuat sejarah besar dalam peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-4033120415619485294?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/4033120415619485294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=4033120415619485294&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4033120415619485294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4033120415619485294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/ummat-islam-mesti-sabar-dan-ikuti.html' title='UMMAT ISLAM MESTI SABAR DAN IKUTI SUNNAH NABI SAAW DALAM MENGHADAPI PENGHINAAN TERHADAP ISLAM DAN NABI'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1848138568137589411</id><published>2008-11-18T15:07:00.000+07:00</published><updated>2008-11-18T15:10:16.427+07:00</updated><title type='text'>MELURUSKAN MAKNA SEKULARISME</title><content type='html'>Ide menulis kembali tentang masalah sekularisme bermula ketika dalam suatu diskusi, salah seorang pemikir yang saya kagumi yakni Prof. Dawam Raharjo menyampaikan suatu pengantar dialog bercerita mengenai kesalah-kaprahan berbagai kalangan dalam menanggapi faham sekularisme dan ide sekularisasi, bahkan sebelum membincangkan sekularismepun mereka sudah men-cap haram dan najis sekularisme. Dan, dalam bentuk yang ekstrim bahkan sampai mengancam akan melakukan ‘tindakan keras’ terhadap para pelopor dan penyeru perlunya sekularisme sebagai wacana dekonstruksi terhadap tradisi-tradisi lama yang usang nan tidak menyegarkan, terutama dalam upaya revitalisasi nalar berpikir ummat menuju kemajuan.&lt;br /&gt;Bagi kalangan yang mengecam bahkan mengancam sekularisme, mungkin dikarenakan tidak memahami tentang apa itu sekularisme sesungguhnya, atau boleh jadi karena sudah tertanam dan mengakar di benaknya bahwa sekularisme itu mengancam agama, atau mungkin karena melihat dan membaca sesuatu yang salah kaprah tentang sekularisme sehingga menjadi mainstream berfikir yang anti kritik. &lt;br /&gt;Sekularisme secara sederhana dapatlah diartikan sebuah ideologi yang menyatakan bahwa sebuah institusi atau badan harus berdiri terpisah dari pemahaman suatu agama atau kepercayaan dan terlebih lagi menolak hegemoni suatu agama terutama yang mayoritas terhadap jalannya suatu domain kehidupan sosial yang bernama masyarakat dan negara. Sehingga dalam arti luhur sekularisme harusnya dapat menunjang kebebasan beragama dan kebebasan dari pemaksaan kepercayaan dengan menyediakan sebuah rangka yang netral dalam masalah kepercayaan serta tidak menganakemaskan sebuah agama tertentu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;George Holyoake, adalah penulis Inggris yang pertama kali memperkenalkan istilah sekularisme pada tahun 1846. Meskipun istilah ini diperkenalkan oleh Holyoake, namun sebenarnya jika dirunut lebih jauh maka istilah ini lahir dari konsep kebebasan berpikir yang telah ada sepanjang sejarah. Dan, dalam pandangan Holyoake sendiri, menggunakan istilah sekularisme untuk menjelaskan pandangannya yang mendukung tatanan sosial terpisah dari agama, tanpa merendahkan atau mengkritik sebuah kepercayaan beragama. &lt;br /&gt;………………..&lt;br /&gt;Membincangkan mengenai sekularisme, dalam hal ini adalah upaya untuk memperkenalkan, ingin berbagi wacana, sekaligus untuk meluruskan kembali tentang pemahaman mengenai sekularisme sebagai sebuah faham, sehingga ia di perlakukan adil dan fair sebagai sebuah wacana dan model yang mungkin sebenarnya bermanfaat untuk menjelaskan alternatif penyelesaian masalah-masalah sosial-keagamaan dalam kehidupan serta mendobrak ortodoksi berfikir dan bertindak yang hanya melahirkan absolutisme.&lt;br /&gt;Perdebatan tentang sekularisme dan sekularisasi sampai saat ini masih kerap terjadi dan saling berbenturan di kalangan intelektual Muslim bukan hanya di Indonesia tapi juga konteks dunia. Sehingga muncul kelompok-kelompok yang secara diametral bertentangan. Ada yang menentang keras sekularisasi yang lahir dari sekularisme sebagai sesuatu yang bukan saja asing, tapi mendikotomiskan agama dengan dunia profan. Ada yang hanya mengambil sekularisasi sebagai sesuatu yang beda dari sekularisme sebagai faham, sekularisasi diartikan sebagai upaya pembebasan masyarakat dari kehidupan yang serba irasional dengan melakukan desakralisasi. Ada pula yang mengupayakan sekularisme sebagai suatu paham yang sesungguhnya bukan anti agama malah dengan prinsip-prinsip sekularisme jika diterapkan secara benar justru melindungi kebebasan menjalankan keyakinan agama, berlaku adil terhadap agama-agama dan menyetarakan agama-agama dalam konteks masyarakat dan negara. &lt;br /&gt;Nurcholish Madjid, melihat bahwa gerakan sekularisasi menjadi penting dan suatu keharusan untuk menggerakkan potensi ummat jika ingin kembali mencapai kemajuan, karena sekularisasi adalah sebagai bentuk gerakan perkembangan yang membebaskan. Proses pembebasan ini diperlukan karena ummat Islam dalam memahami agamanya tidak sanggup lagi membedakan antara nilai-nilai yang transenden dan yang profan. Sekularisasi memperoleh maknanya dalam desakralisasi segala sesuatu selain hal-hal yang benar-benar bersifat ilahiyah (transendental). Artinya, istilah sekularisasi ini tidak berarti penghapusan nilai-nilai agama, tetapi menumbuhkan semangat dan etos keagamaan dalam makna yang lebih positif dan tercerahkan. &lt;br /&gt;……………………….&lt;br /&gt;Mengenai hal ini, saya menyimpulkan bahwa sekularisme adalah sebagai sebuah faham yang melahirkan ide gerakan sekularisasi dalam upaya membebaskan, mencerdaskan, memutus mata rantai ortodoksi pemikiran dan pemahaman, suatu upaya memajukan peradaban melalui pembedaan mana wilayah sakral dan mana wilayah profan yang sepenuhnya bergantung pada ikhtiar dan ijtihad untuk memajukan kehidupan, serta sebagai upaya memposisikan kebebasan, kesetaraan dan keadilan pada kehidupan sosial-keagamaan dalam konteks masyarakat dan negara.&lt;br /&gt;Pendapat yang saya utarakan ini berlandas dari substansi sekularisme seperti yang diutarakan oleh Prof. Dawam Raharjo, bahwa sekularisme itu intinya adalah nilai-nilai keadilan atau ada substansi keadilan dalam prinsip sekularisme. Terutama jika menyangkut pada persoalan tata hubungan antara agama dan negara, dan menyangkut pola hubungan agama-agama yang ada dengan sistem negara. Dalam hal ini negara sepenuhnya hadir sebagai entitas yang netral, yang memposisikan diri sebagai entitas yang adil dan tasamuh terhadap agama. Sehingga tidak terjadi pendiskreditan terhadap agama-agama, apalagi jika negara sampai mengatasnamakan atau menggunakan suatu ajaran agama tertentu dalam segala aturan negara yang sesungguhnya plural, bahkan cenderung memaksa yang lain untuk mematuhi itu.&lt;br /&gt;Dalam lain hal, secara kritis mesti dibaca bahwa sekularisme sekarang telah menjadi suatu semangat zaman dalam upaya meretas indoktrinasi dan ortodoksi ajaran agama dari upaya penyegaran. Bayangkan, secara satiris dapat digambarkan…mana mungkin ummat akan maju jika dalam merespon suatu masalah lantas diselesaikan dengan berdoa, memangnya Tuhan lantas turun ke dunia hanya untuk mengurusi siapa yang pantas jadi pemimpin atau hanya untuk mengurusi bagaimana caranya bercocok tanam yang lebih baik.” Namun, karena penyakit ortodoksi pemikiran-pemahaman yang ada kerap membuat ummat lemah berfikir bahkan mengharamkan segala sesuatu yang padahal bermanfaat bagi kehidupannya, serta ‘dikit-dikit’ kembali pada romantisme masa lalu dan selalu mengembalikan segala sesuatunya kepada Tuhan dan ajaran agama yang semua domainnya terlalu dianggap sakral, tanpa pernah membaca teks-teks itu secara lebih segar, kontekstual dan terbuka terhadap kritik.&lt;br /&gt;…………………..&lt;br /&gt;Kemudian, sekularisme yang difahami secara salah dengan melihat contoh-contoh kegagalan penerapan sekularisme yang diktatoris sebenarnya juga menyumbang andil besar bagi ketakutan atau phobie terhadap sekularisme. Padahal semua itu hanyalah kegagalan akibat ambisi dari para penguasa yang menggunakan sekularisme sebagai topeng kekuasaan. Ini memang merupakan contoh perkembangan sekularisme yang melahirkan varian implementasi yang berbeda bahkan seperti yang dinyatakan di atas, cenderung salah dan menyimpang. Sehingga sekularisme akhirnya digunakan sebagai senjata penindasan oleh pihak yang berkuasa. Seperti penerapan sekularisme Turki semasa Ataturk yang salah, mengkebiri hak-hak beragama bahkan menindas agama, sehingga di dunia Islam dengan percontohan ini maka menegasikan sekularisme serta dijadikan alasan bagi sebagian kaum Muslim untuk menolak sekularisme karena dianggap anti agama. &lt;br /&gt;Padahal sekularisme mensyaratkan keterbukaan ruang publik dan atmosphere yang kondusif bagi semua agama untuk menjalankan ajaran agama tanpa campur tangan dan penindasan negara. Karena secara prinsip, sekularisme sebetulnya sangat tepat, bukan hanya untuk memangkas kekuasaan yang cenderung absolut dan otoriter dari suatu negara yang mengatas-namakan kedaulatan berdasarkan hukum Tuhan (seperti Eropa Abad Pertengahan dan Impian Utopis Daulah/Khilafah Islamiyah), tapi juga merupakan pijakan spirit yang memberikan ruang bagi kebebasan, persamaan hak dan kesetaraan atau demokratisasi di setiap bidang.&lt;br /&gt;Akhirnya, jika sekularisme diterapkan prinsip-prinsipnya secara fair maka suatu peradaban termasuk negara akan mampu membangun tatanan masyarakat madani, dimana sekularisme justru menjadi payung bagi kebebasan, kesetaraan dan keadilan secara sosial-keagamaan dalam kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1848138568137589411?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1848138568137589411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1848138568137589411&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1848138568137589411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1848138568137589411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/meluruskan-makna-sekularisme.html' title='MELURUSKAN MAKNA SEKULARISME'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7291622456000219460</id><published>2008-11-14T11:14:00.002+07:00</published><updated>2008-11-14T11:25:43.493+07:00</updated><title type='text'>Kedewasaan...</title><content type='html'>Ada yang bertanya padaku tentang apa itu kedewasaan?&lt;br /&gt;Bagiku, kedewasaan adalah kematangan berfikir yang muncul dari proses mengoperasionalkan segala potensi diri terutama akal dan nurani untuk mampu mengambil suatu pilihan sadar dalam kehidupan berdasarkan pertimbangan potensi akal dan nurani itu. Sehingga kita dapat memahami nilai baik buruk dari suatu pilihan serta siap dengan segala konsekuensi logis termasuk bertanggung jawab atas pilihan itu!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7291622456000219460?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7291622456000219460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7291622456000219460&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7291622456000219460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7291622456000219460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/11/kedewasaan.html' title='Kedewasaan...'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-6296450532009920405</id><published>2008-10-25T11:01:00.000+07:00</published><updated>2008-10-25T11:03:33.736+07:00</updated><title type='text'>APA ARTI GELAR BAGI ANDA?</title><content type='html'>Dulu kala….dulu sekali, orang berjuang sekuat tenaga untuk menyelesaikan kuliah agar dapat gelar kemudian dengan gelar itu, selain dapat meningkatkan status sosial, juga yang paling diharapkan adalah dapat mempermudah mencari kerja.&lt;br /&gt;Makanya dulu sekali, yang namanya seorang Doctorandus, Doctoranda, Insinyur, Sarjana Ekonomi (Drs, Dra, Ir, SE) dan sebagainya, sudah merupakan gelar yang dapat meng-upgrade status seseorang dan masyarakat akan memandang hormat, serta mencari kerja semakin mudah. Apalagi pekerjaan yang berkaitan dengan dunia birokrasi dan pemerintahan, artinya menjadi pegawai negeri. Intinya menjadi PNS adalah idaman banyak orang. Karena kerja dianggap mudah, berada di balik meja, gaji tetap, tunjangan ada dan pensiun di gaji pula. Begitulah bayangannya kira-kira! &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maka tak ayal lagi, pola pikir ini begitu men-tradisi, ketika seorang anak kecil di tanya tentang mau jadi apa jika sudah besar nanti, maka urutan ceritanya yaa…seperti ini : mau melanjutkan sekolah, terus kuliah, dapat gelar dan jadi pegawai. Saya tak tahu pola pikir ini sudah ada sejak zaman kapan, mungkin dari zaman Belanda kali yaaa, yang mana menjadi seorang bestuur atau petugas admnistrasi atau pegawai kolonial adalah jabatan yang berharga, meskipun sebenarnya kuli juga.&lt;br /&gt;Nah, pola pikir itu begitu melekat, sehingga orang berjuang mencari gelar kesarjanaan, tak lain-tak bukan untuk mewujudkan cita-citanya memudahkan mencari kerja terutama menjadi pegawai, yang terjamin lahir bathin oleh uang negara.&lt;br /&gt;Pola pikir seperti ini tentunya tertanam dan ditanamkan selain oleh faktor keluarga dan lingkungan, juga oleh faktor pendidikan yang memang menghilangkan kreatifitas manusia untuk berani keluar dari jeratan pola pikir yang salah. Sehingga yang namanya sastrawan-penulis, seniman-pelukis-aktor-penyanyi, pengusaha, pedagang, politisi, dan seterusnya bukan termasuk kategori cita-cita.&lt;br /&gt;Saat itu gelar menjadi amat penting, bahkan terasa sampai sekarang gelarpun menjadi acuan status soial yang dibanggakan, meskipun terkadang gelar tak mampu memberikan apa yang diharapkan.&lt;br /&gt;Penyakit di negeri ini yang sudah menganggap gelar sebagai emblem kehormatan tersebut menjalar dan akhirnya banyak membuat orang yang punya gelar hanya mengandalkan ijazah dan gelar untuk mencari pekerjaan, tanpa keterampilan dan kepandaian alias kemampuan dan kapasitas yang dimiliki. &lt;br /&gt;Malah saking gilanya dengan gelar, ada sebagian orang yang gila gelar, rela membeli gelar, mulai dari Drs, Dra, Ir, SE, S.Sos, ST, SP, S.Hut, S.Pd, MSi, MM, MBA dan sederet lainnya dengan cara yang amat mudah dan murah. Terutama para pejabat dan politisi gila gelar untuk meningkatkan nilai jual dan mendongkrak nama dirinya agar di pandang berpendidikan, meski gelarnya dating dari perguruan tinggi di negeri antah berantah. &lt;br /&gt;Selain itu, ada juga yang gila gelar...jika diundang menghadiri suatu kegiatan, tapi dalam undangan lupa menulis gelar yang disandangnya, maka alamat merajuk dan tersinggung. Padahal sudah tercantum dalam undangan tersebut tulisan “mohon maaf jika lupa atau keliru menulis nama dan gelar anda.” Saya pernah mengalami juga ada pejabat gila gelar yang marah-marah karena gelarnya tak lengkap disebutkan ketika dipanggil untuk dimintakan membuka acara. Aneh dan bikin ketawa!&lt;br /&gt;Di kampus saya, melaksanakan dua kali wisuda dalam setahun, rata-rata yang wisuda dalam satu tahun sekitar 2500-3000 sarjana. Artinya ada penambahan orang yang bergelar di masyarakat, tapi kata rektornya yang mampu diserap lapangan pekerjaan hanyalah sekitar 3-5 persen saja dari jumlah wisudawan. So…kemana yang ribuan itu? Kalau hanya mengandalkan gelar dan ijazah, maka alamat bertambahlah pengangguran yang bertitel dan bergelar. Ternyata gelar bukan jaminan, tak peduli kau SE, S.Sos, ST, SP, S.Hut, S.Pd, MSi, MM, MBA dan sebagainya, jika hanya mengandalkan tersedianya lapangan kerja dan mencari kerja, tak punya skill, tak punya kreatifitas dan bekerja keras untuk mandiri, serta tak berani berinisiatif menciptakan lapangan kerja sendiri maka…lewat!&lt;br /&gt;Ternyata, gelar saat ini bukan barang antik lagi, sudah banyak orang yang dulu namanya cuma Fulan, sekarang bertambah menjadi Fulan, S.Sos, Fulan, S.Pd, Fulan, SP, Fulan, ST, Fulan, SE dan sebagainya.&lt;br /&gt;Bagi saya gelar seperti itu bukanlah kebanggaan dan sesuatu yang harus dibanggakan atau yang membuat tersinggung jika tak disebut orang. Karena nama saya cukuplah seperti apa yang telah diberikan oleh Orang Tua saya, yang ketika memberi nama dengan membaca Shalawat Al-Barzanji, tradisi menggunting rambut, dan membacakan Suratul Yusuf, hehehehe! &lt;br /&gt;Tak perlu tambahan gelar macam-macam, karena saya merasa aneh, lucu dan risih jika nama saya Fulan, tiba-tiba ada tambahan di belakang nama saya menjadi Fulan, S.Sos. Pun, karena saya beruntung sampai di bangku perguruan tinggi bukan karena mencari gelar, tapi menghormati jerih payah orang tua yang menasehati agar jadi orang berpendidikan sehingga dapat hidup dan survive mandiri, serta untuk mencerdaskan diri (meskipun di perguruan tinggi ternyata tak bikin cerdas) agar mampu berbuat lebih baik, bukan menjadi orang bergelar!&lt;br /&gt;Dan, ketika saya lihat di negera-negara lain, ternyata mereka tak segila orang Indonesia menyangkut gelar ini, padahal rata-rata mereka adalah tamatan perguruan tinggi. Tapi jarang saya lihat, baca dan dengar mereka menambah nama mereka dengan gelar, kecuali untuk kalangan akademisi dan perguruan tinggi. Karena mungkin bagi kalangan akademisi dan perguruan tinggi di negara-negara lain, gelar disandang untuk menunjukkan status-profesionalisme mereka, bahwa mereka memang seorang pendidik yang layak untuk mendidik. Sedangkan kalau di bidang lainnya, meskipun mereka mempunyai strata pendidikan kesarjanaan, taklah mereka gila gelar. seperti Barrack Obama yang lagi tenar sekarang, tak pernah pula ia menyandang semua gelar Sarjana, Master dan Doktornya, Sarkozy Presiden Prancis juga tak memakai gelar, Mahatma Gandhi tak pernah memakai gelar Sarjana Hukumnya padahal ia juga merupakan Advokat, Albert Einstein yang super cerdaspun jarang menggunakan gelarnya, dan masih banyak lagi contoh tokoh-tokoh dan anggota-anggota masyarakat di berbagai belahan dunia yang tak memakai gelar kesarjanaannya meski sebenarnya mereka lebih-lebih dari sarjana, yang penting masyarakat sudah tahu bahwa mereka memang berpendidikan,lebih-lebih lagi masyarakat tahu bahwa mereka itu orang yang cerdas, tercerahkan dan luar biasa…itu saja!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-6296450532009920405?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/6296450532009920405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=6296450532009920405&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6296450532009920405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6296450532009920405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/10/apa-arti-gelar-bagi-anda.html' title='APA ARTI GELAR BAGI ANDA?'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-1268395841115821812</id><published>2008-10-24T18:09:00.000+07:00</published><updated>2008-10-24T18:10:08.749+07:00</updated><title type='text'>Kebodohan Kita</title><content type='html'>Tuhan menciptakan rimbun hijau, kita jadikan padang gersang&lt;br /&gt;Tuhan menciptakan langit biru, kita kotori dengan asap pekat&lt;br /&gt;Tuhan menciptakan tanah gembur, kita buat sampah dan menjadi tandus&lt;br /&gt;Namun,…&lt;br /&gt;Ketika Tuhan izinkan alam meradang, kita katakan Tuhan kejam&lt;br /&gt;Ketika Tuhan restui bencana datang, kita tersentak dan terkejut&lt;br /&gt;Tapi apakah kita sadar?!&lt;br /&gt;Ternyata kebodohan kita makin parah dan berlagak pintar!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-1268395841115821812?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/1268395841115821812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=1268395841115821812&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1268395841115821812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/1268395841115821812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/10/kebodohan-kita.html' title='Kebodohan Kita'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5804058634635093822</id><published>2008-10-24T18:08:00.001+07:00</published><updated>2008-10-24T18:08:46.358+07:00</updated><title type='text'>Apakah Kebahagiaan</title><content type='html'>Apakah kebahagiaan itu? Kebahagiaan adalah kegembiraan dalam kebenaran dan kejujuran. Karena orang yang tidak benar dan tidak jujur, tidak akan pernah bahagia!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5804058634635093822?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5804058634635093822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5804058634635093822&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5804058634635093822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5804058634635093822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/10/apakah-kebahagiaan.html' title='Apakah Kebahagiaan'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8810711467095056745</id><published>2008-10-24T18:00:00.000+07:00</published><updated>2008-10-24T18:01:09.869+07:00</updated><title type='text'>Apakah Kesuksesan</title><content type='html'>Apakah kesuksesan itu? Kesuksesan adalah keberhasilan mencapai cita-cita, impian dan harapan dengan benar, jujur dan membawa kebahagiaan. Boleh saja kita memandang sukses karena banyaknya harta, tingginya kedudukan dan terkenalnya nama, tapi jika itu tidak diperoleh secara benar dan melalui proses yang jujur, maka yakinlah itu semua tidak akan membawa kebahagiaan. Jika kebahagiaan itu tidak hadir dalam segala keberhasilan yang diraih, maka itu bukanlah kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8810711467095056745?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8810711467095056745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8810711467095056745&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8810711467095056745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8810711467095056745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/10/apakah-kesuksesan.html' title='Apakah Kesuksesan'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-4104370350251908230</id><published>2008-10-24T17:57:00.000+07:00</published><updated>2008-10-24T17:59:04.063+07:00</updated><title type='text'>Relasi Ibu-Anak</title><content type='html'>Ketika kita lahir, Sang Ibu berjuang bertaruh nyawa,&lt;br /&gt;Tatkala Sang Ibu melihat kita, matanya berair tanda gembira,&lt;br /&gt;Jika kita merengek tak berdaya, Sang Ibu memeluk mendekap mesra,&lt;br /&gt;Saat kita terlelap senyap, Sang Ibu membelai sepenuh cinta,&lt;br /&gt;…………&lt;br /&gt;Ketika kita dewasa, &lt;br /&gt;Sang Ibu meminta…nak tolong ambilkan Ibu air minum,&lt;br /&gt;Mungkin kita menggerutu dan berkata…aah Ibu,&lt;br /&gt;Luaar Biasa kekurang ajaran kita!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-4104370350251908230?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/4104370350251908230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=4104370350251908230&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4104370350251908230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/4104370350251908230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/10/relasi-ibu-anak.html' title='Relasi Ibu-Anak'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-7372790095449186538</id><published>2008-10-24T17:46:00.000+07:00</published><updated>2008-10-24T17:49:49.150+07:00</updated><title type='text'>TERTIPU DALAM MENILAI</title><content type='html'>Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda! Itu bunyi iklan suatu produk parfum. Bagi kebanyakan orang Indonesia, kesan pertama memang begitu penting artinya jika berkenalan orang baru. Bahkan kesan pertama itu akan membekas sebagai pengalaman yang utama. Nah, bagi orang yang ingin mendapatkan kesan nan baik, maka penampilan menjadi penting. Penampilan seperti apakah?&lt;br /&gt;Saya dapat menyatakan bahwa sebagian besar masyarakat kita memang lebih mengutamakan penampilan fisik sebagai pertimbangan untuk menilai dan mengukur seseorang (terutama mengukur kapasitas dan ke-bonafid-an seseorang). Ibarat pernyataan resah orang-orang bijak, bahwa masyarakat kita ini memang merupakan masyarakat yang masih menilai dan mengukur seseorang bukan dari ‘kedirian’ seseorang sebagai manusia yang pantas di hargai dan dihormati, tapi menilai dan mengukur orang dari apa yang melekat, apa yang disandang dan apa yang dipakai, termasuklah di dalamnya, pakaian, gelar, harta benda dan jabatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apakah salah? Tidak salah memang, tapi justru terkadang dalam beberapa kasus, hal ini selain cenderung diskriminatif, tapi juga dapat menipu. Seperti pelajaran yang pernah saya perolehi dari suatu mata kuliah yakni Perilaku Organisasi tentang Hallo Effect, bahwa apa yang melekat, yang disandang dan yang dipakai seseorang akan dapat menipu. Artinya penampilan fisik sebagai prasyarat utama orang untuk dinilai eksistensinya terkadang justru mengibuli orang yang menilai.&lt;br /&gt;Tapi karena sudah kadung melekat di benak pikiran bahkan mungkin di alam bawah sadar manusia-manusia di negeri kita ini, tentang penilaian berdasarkan penampilan fisik itu, maka tetap sahaja hal itu menjadi kriteria utama, terutama dalam interaksi sosial dan hubungan antar personal.&lt;br /&gt;Suatu saat anda akan menghadiri suatu perjamuan istimewa misalnya, jika anda kebetulan memakai pakaian yang ala kadarnya, maka alamat anda di bilang tak sopan dan tak tahu adat. Padahal mungkin pakaian itulah satu-satunya yang menurut anda paling bagus di antara pakaian yang anda miliki. Tapi jika anda memakai pakaian yang necis dan berkelas, mungkin perlakuannya akan beda, meskipun ternyata pakaian yang anda pakai itu boleh meminjam sahaja dari teman karib anda.&lt;br /&gt;Pada Idul Fitri yang lalu, saya sempat melihat Presenter Kondang Arie Untung mewawancarai beberapa jamaah yang akan melaksanakan Shalat Ied di Masjid Istiqlal, dari yang diwawancarai itu, ada dua remaja putri yang memakai pakaian begitu terang mencolok seperti hendak ke mall saja. Ada yang satu keluarga kompak memakai pakaian yang warnanya senada, katanya khusus dipesan buat berlebaran. Ada seorang jamaah yang mengaku Eksekutif Muda, dia memakai jas lengkap dengan dasi dan sebagainya, ketika ditanya apakah jika sudah berpakaian seperti itu tapi tak kebagian tempat di dalam Masjid yang sudah penuh, apa yang akan dilakukannya? maka Sang Eks-Mud bilang dia akan tetap berusaha mencari tempat strategis di dalam Masjid yang sesuai dengan posisinya sebagai Eks-Mud, dan tentunya sebagai orang yang berpakaian parlente dan berkelas. Mungkin dalam pikirannya…“masa’ dengan berpakaian begini harus sama dengan orang kebanyakan,” begitulah kitra-kira! Trus…Eng, ing, eng…datang lagi seorang jamaah lusuh yang hendak menuju Istiqlal, Arie segera mewawancarainya, karena pakaian jamaah satu ini mirip pakaian si Asrul dalam serial Para Pencari Tuhan (PPT). Ketika ditanya apakah si jamaah tidak punya pakaian yang lebih baik dan pantas untuk Shalat Ied? si jamaah dengan sopan mengatakan, “memang mas setiap muslim punya keinginan, jika hari raya begini dapat memakai pakaian yang paling baik, tapi bagi saya hanya inilah pakaian terbaik yang saya miliki.” Tuuuh khan!&lt;br /&gt;………………………….&lt;br /&gt;Kembali lagi pada persoalan penampilan fisik ini, karena masyarakat kita yang latah dengan apa yang melekat, apa yang disandang dan apa yang dipakai, maka memang diskriminasi secara langsung maupun tak langsung kerap dilakukan kepada orang-orang yang kebetulan berpenampilan ala kadar, berpakaian sederhana, apalagi lusuh. &lt;br /&gt;Di sisi lain, ternyata banyak juga korban yang bejatuhan karena ketipu sama Syndrome Hallo Effect ini. Banyak kasus penipuan, kasus penilepan dan sebagainya, yang ternyata dilakukan oleh orang-orang yang berpenampilan berkelas, parlente, pakai pantalon, berdasi dan seterusnya.&lt;br /&gt;Artinya menilai orang secara fisik dan penampilan fisiknya memang bukanlah hal yang salah dan mungkin menjadi adab, apalagi dalam forum-forum formal. Tapi janganlah ini menjadi suatu absolutisme berfikir dalam menilai dan mengukur sesorang, apalagi untuk menilai dan mengukur kapasitas seseorang. Karena ternyata banyak orang cerdas, orang terkenal dan orang huebat yang tak mau terkungkung dengan penampilan fisik. Malah mereka berprinsip…inilah saya apa adanya! Bahwa dengan kesederhanaanya itu ada kepuasan bathin tersendiri bagi dirinya. Karena sebagai manusia seharusnya bukan bukan dinilai dari apa yang melekat, yang disandang dan dipakai, apalagi dari gelar dan status jabatan. Karena sesungguhnya itu semua malah merendahkan sebagai manusia. Karena selaku makhluk Tuhan yang paling mulia, manusia sudah sangat berharga meski tanpa embel-embel semua itu!&lt;br /&gt;Ada contoh menarik yang pernah saya alami…di suatu bank terbesar di negeri ini, yang merupakan merger dari bank-bank yang hampir kolaps karena krisis tahun 1997-1998. Saat itu, saya harus menarik dana yang ditransfer teman saya untuk membayar honor (salary) mitra tim saya yang kebetulan bergerak untuk meng-upgrade popularitas seorang kandidat pada ajang Pemilihan Gubernur. &lt;br /&gt;Seumur-umur, memang baru kali itu saya harus menarik uang dalam jumlah besar untuk ukuran anak petani seperti saya, yaah….sekitar 60-an juta rupiahlah. Setelah saya menuliskan segala sesuatunya dalam slip penarikan dari rekening saya, sayapun lantas menuju barisan antrian. Di bank tersebut barisan antrian memang dibagi dua bagian. Bagian pertama adalah untuk transaksi di bawah 20 juta rupiah, yang kedua adalah untuk transaksi di atas 20 juta rupiah.&lt;br /&gt;Merasa jumlah transaksi saya yang lebih di atas 20 juta rupiah, maka saya lekas menuju barisan antrian di bagian kedua, yang kebetulan juga pada saat itu lagi sepi antriannya. Tapi siapa nyana,….tiba-tiba ada tangan yang menepuk pundak saya dan bilang “mas, mas…antri di sebalah mas!” tegas Satpam bank. “Waduh…kurang ajar nih Satpam!” gerutu saya dalam hati. Saya merasa tersinggung juga dikit, tapi yaa udah, daripada timbul kesalah-fahaman maka saya tunjukkan saja slip penarikan saya.&lt;br /&gt;Setelah itu, dengan tersenyum mesem-mesem tak enak hati, Satpam bank tersebut kembali mempersilakan saya untuk langsung menuju teller. Olalala,...saya merasa kok diskriminatif gini ya,…sambil menahan tawa juga tentunya melihat Satpam yang salah tingkah dan segera menjauh ke depan pintu masuk.&lt;br /&gt;Mau tahu…kenapa saya diminta antri di bagian antrian pertama? Yah…karena mungkin face saya tak meyakinkan sebagai nasabah yang akan bertransaksi dalam jumlah di atas 20 juta rupiah, boleh jadi! Mungkin juga karena memang pada saat itu saya dalam kondisi lusuh-lusuhnya, bercelana pendek, baju kaos oblong, rambut panjang urakan, item…pake sandal lagi, dan dengan tas item yang ada boneka The Pooh kesayanganku! Hahahaha…!&lt;br /&gt;Kalau ingat kejadian itu, saya kembali tersenyum dan berpikir…yaaahhh inilah saudara-saudaraku! Mau di apakan lagi…Twink!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-7372790095449186538?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/7372790095449186538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=7372790095449186538&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7372790095449186538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/7372790095449186538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/10/tertipu-dalam-menilai.html' title='TERTIPU DALAM MENILAI'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-346224284425117318</id><published>2008-09-16T14:51:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T14:52:20.706+07:00</updated><title type='text'>PERJALANAN MENIKMATI HARMONI ALAM II</title><content type='html'>Tatkala egoku berlayar dalam kesendirian, mengarungi lautan membiru, berkelana di semesta yang sunyi, ku singgahi semenanjung-semenanjung nan masih hijau, ku ciumi segarnya rerimbunan perdu belukar. Ku hampiri pantai-pantai landai menghampar memutih keperakan di sinari mentari, kupeluk mesra pepohonan kelapa yang merunduk bahagia. Bahagia karena bau asin khas laut masih menyapu akar-akarnya. Ketika itu, berbisik birunya air memuji…karena lumba-lumbapun masih senang bermain dan tertawa. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kutemui di setiap persinggahan, kumpulan burung-burung yang menari dan bernyanyi, memuja dan memuji, mengitari altar persembahan, berhias dengan cahaya dan menghadiahi setiap kelana dengan anggur kebijaksanaan.&lt;br /&gt;Ooohh…angin keheningan, marilah, berhembuslah dengan manja, bawalah bidukku menjelajahi perjalanan yang indah ini, hingga ku mampu serapi segala rahasia, rahasia cerita kedamaian yang di alunkan oleh camar-camar, dan tetaplah kau bersamaku, marilah…kita bertamu, menjumpai siluet pelangi yang slalu menampakkan indahnya kala petang gerimis menyapa. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-346224284425117318?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/346224284425117318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=346224284425117318&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/346224284425117318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/346224284425117318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/09/perjalanan-menikmati-harmoni-alam-ii.html' title='PERJALANAN MENIKMATI HARMONI ALAM II'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-5288124657769134957</id><published>2008-09-16T14:49:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T14:51:13.331+07:00</updated><title type='text'>PERJALANAN MENIKMATI HARMONI ALAM</title><content type='html'>Ketika fajar itu membelaiku dengan lembutnya sapa mentari yang baru terbangun, ia berbisik menyadarkanku dengan sentuhan percik bening embun. Sungguh betapa damainya dunia kala itu, karena burung-burungpun masih bersenandung dengan kicau syahdu tentang alam dan keharmonian. &lt;br /&gt;Asaku menghias bersemi mengajak berpacu menggapai mimpi indah semalam, mimpi di saat bulan membimbingku, berkelana bersama mengarungi kemurnian semesta di kala terlelap, dan mengajarkanku untuk berdialog dengan bintang gemintang.&lt;br /&gt;Keharmonian itu membuatku tertunduk, menikmati sayup-sayup melodi angin utara, yang menggesek dedaunan hijau dengan pelan, hingga berbunyi indah berpadu bersama gemericik air di sungai yang mengalir, di danau yang tenang, dan di lautan yang bergemuruh.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku,..betapa sempurna Engkau yang mengkaruniakan cita dan rasa ini, hingga khayalku boleh mengawang bersama nyanyian makhluk-makhlukMu. &lt;br /&gt;Ketika ku ikuti ajakan angin subuh tadi, mengalun sepoi membelai rerimbunan, menyapa bening embun yang mulai turun, bersua pepadian yang bernas menguning, menjenguk anak-anak burung yang bercericit di sarangnya, menyinggahi gunung gemunung yang masih tertutup kabut. Terus menyelinap…menghirup bau tanah basah sisa hujan petang tadi, mengajak angsa dan belibis berenang di sejuknya air. Apakah lagi yang dapat kupungkiri untuk menolakmu, karena Engkaulah Tuhanku yang menciptakan keindahan mayapada ini.&lt;br /&gt;Eehhmmmm…harum wanginya bebauan di pekarangan taman itu, membuatku termangu, karena bunga-bunga mulai memekar, dan seri remajanya tersipu menatapku. Tiba-tiba ia tersenyum dan berujar hampir tak terdengar, lembut seperti suara peri-peri dongeng….”Selamat pagi saudara, apakabar pagi ini, baikkah keadaanmu, masihkah kau mampu menikmati harmoni ini dengan indramu?.” Sungguh ku tak mampu membalas senyum dan perhatian bunga-bunga itu, hanya kerling mata tak pernah lepas memuji keindahannya.&lt;br /&gt;Wahai angin, marilah kita menyusuri setiap sisi-sisi dunia yang tak tersentuh, ku ingin menikmati harmoni semesta ini, hingga mentari senja kembali membelai dan menyelimutiku dengan damai, hening dan terlelap!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-5288124657769134957?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/5288124657769134957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=5288124657769134957&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5288124657769134957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/5288124657769134957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/09/perjalanan-menikmati-harmoni-alam.html' title='PERJALANAN MENIKMATI HARMONI ALAM'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-8692108305765757476</id><published>2008-09-16T14:31:00.001+07:00</published><updated>2008-09-16T14:40:32.863+07:00</updated><title type='text'>MENUNGGU ENGKAU PULANG</title><content type='html'>Hujan gerimis merambat pelan, meniti pixel-pixel udara yang berembus basah, sementara cahaya mentari tertambat awan menghitam pekat. Mungkin sebentar lagi gerimis menjadi lebat, dan kilatpun mulai bermain seni peran, menjilat-jilat menjalar ke penjuru langit yang kelam. Di tempat dudukku ini, sambil memeluk lutut kunikmati renjisan tempias basah. Di beranda ini, tiada lagi kopi hangat secangkir atau teh panas secawan kecil, tanpa pisang goreng kesukaan, karena di kebunpun belum berbuah. &lt;br /&gt;Tak seperti bulan-bulan lalu, jika hujan menjelang kunikmati dengan tenang, sekarang…..tak..tik..tuk…berbunyi hujan di waktu petang, kunikmati menunggu engkau pulang!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-8692108305765757476?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/8692108305765757476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=8692108305765757476&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8692108305765757476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/8692108305765757476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/09/menunggu-engkau-pulang.html' title='MENUNGGU ENGKAU PULANG'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-6732206871390420447</id><published>2008-09-16T14:28:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T14:30:02.520+07:00</updated><title type='text'>Salut buat Daud ‘Cino’ Jordan</title><content type='html'>Salut buat Daud ‘Cino’ Jordan, petinju asal Kabupaten Kayong Utara (KKU) Kalimantan Barat, pemegang sabuk Juara kelas bulu 57,1 kg versi WBO Aspac Youth yang kembali membuktikan diri sebagai petinju masa depan kebanggaan bangsa dan daerah (Kalbar dan KKU).  Cino (julukan Daud) mengukuhkan diri sebagai petinju Indonesia terkini yang bukan saja mampu sekadar tampil di kancah tinju dunia, tapi membuktikan dirinya mampu mengukir prestasi membanggakan.&lt;br /&gt;Cino yang bertarung versus Antonio Meza asal Meksiko di partai tambahan duel non gelar (Partai Utama Juan Manuel Marquez (Meksiko) versus Joel Casamayor (Kuba) di kelas ringan 61,2 kg) yang dinaungi oleh manajemen Golden Boy Promotion di MGM Las Vegas Amerika Serikat. Pada penampilan perdana di pusat tinju dunia tersebut, Cino berhasil menang angka mutlak. Dua hakim memberikan angka 78-74, 78-74 untuk kemenangan Cino, sedangkan satu hakim juri memberikan nilai imbang 76-76. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tiada ungkapan lain di tengah keterpurukan olah raga termasuk minimnya penghargaan-perhatian terhadap atlet berprestasi di tanah air, selain ungkapan “Ruaar Biasa” buat Cino!&lt;br /&gt;Keberhasilan Cino menapaki ajang tinju dunia dan menuai sukses di laga tersebut harusnya membuka mata terutama para pengambil kebijakan (pemerintah) dan institusi di bidang olah raga, di tingkat nasional dan daerah agar berupaya lebih serius membuktikan komitmen memajukan dunia olah raga, bukan sekedar nebeng nama jika ada atlet yang meraih sukses!&lt;br /&gt;Keberhasilan ini juga membuktikan bahwa SDM kita tak kalah jika dibandingkan dengan negara lain, dan SDM itu bukan saja hanya berada di pusat-pusat kota, tapi ada di setiap pelosok negeri. Namun bedanya, di negara kita, yang namanya dunia olah raga dengan segala problemanya mulai dari rekrutmen dan seleksi atlet berpotensi, pembinaan sampai perhatian-penghargaan terhadap atlet selalu menunjukkan cerminan yang memiriskan sekali.&lt;br /&gt;Tak heran jika di negeri ini ada mantan atlet berprestasi yang bunuh diri, karena setelah habis masa jayanya tidak dipandang lagi, ada yang kembali menjadi kuli, ada yang jadi tukang sapu dan sedikit sekali yang mendapat perhatian-penghargaan serius dari pemerintah. Karena itulah terkadang dunia olahraga dianggap tidak menjamin keberlangsungan hidup dan masa depan, yang tentunya dapat mematikan minat warga terutama mematikan bibit-bibit muda berpotensi untuk menekuni dunia olah raga ini.&lt;br /&gt;Penyakit yang tak kalah parahnya adalah model pengelolaan olah raga kita yang mirip pengelolaan proyek pekerjaan, semuanya dijadikan proyek buat mengeruk keuntungan. Keuntungan buat siapa, apakah buat atlet, non sense! Justru ini hanya menjadikan atlet sebagai komoditas dan sapi perahan atau kelinci percobaan para elit-elit pimpinan di masing-masing institusi cabang olah raga. Makanya tak heran jika banyak yang rebutan menjadi ketua dan pengurus institusi olah raga, niatnya bukan untuk membaktikan diri memajukan olah raga, tapi bagaimana boleh mendapatkan keuntungan dari event-event olah raga, termasuk numpang populer jika ada atlet olah raga yang berjaya.&lt;br /&gt;Jadi wajar saja jika kebanyakan institusi-institusi itu selalu dirundung masalah, apalagi jika kebetulan ketua bermasalah, pengurusnya bermasalah, tak mengerti dan tak memiliki visi-misi serta program tentang pemberdayaan olah raga, atlet dan masa depan atlet. Yaach…itulah keadaannya!&lt;br /&gt;Namun, lagi-lagi keberhasilan Daud ‘Cino’ Jordan adalah kebanggaan, terutama bagi kami yang berada di Kalbar dan KKU. Bravo dan Viva ‘Cino’! Maju Terus dan Berprestasi…!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-6732206871390420447?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/6732206871390420447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=6732206871390420447&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6732206871390420447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/6732206871390420447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/09/salut-buat-daud-cino-jordan.html' title='Salut buat Daud ‘Cino’ Jordan'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-3336909512220985169</id><published>2008-09-16T14:26:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T14:28:09.254+07:00</updated><title type='text'>Bertanya tentang Perempuan</title><content type='html'>Seorang sahabat pernah bertanya padaku :&lt;br /&gt;T : “Kak, bolehkah aku bertanya?”&lt;br /&gt;J : “Adek mau bertanya apa?!”&lt;br /&gt;T : “Apa pandangan kakak terhadap perempuan?”&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;Dalam keterkejutan akupun ngibul :&lt;br /&gt;Ketika Sang Penguasa Semesta Raya menciptakan perempuan, para malaikat bertanya dengan nada protes.&lt;br /&gt;T : “Yaa…Raja Maha Diraja Alam, mengapa Engkau ciptakan makhluk yang demikian lemah?!”&lt;br /&gt;J : “Makhluk yang Aku ciptakan ini memang tampaknya lemah, namun nanti kalian akan melihat dibalik lemahnya fisik, mereka adalah makhluk yang ulet dan pekerja keras, senyumnya adalah kedamaian, belaiannya adalah kasih sayang, cintanya adalah kehidupan, perhatiannya akan menyembuhkan, dan mereka adalah bidadari-bidadari yang diutus untuk anak-anak mereka serta untuk membuat dunia menjadi indah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;T (Tanya)&lt;br /&gt;J (Jawab)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-3336909512220985169?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/3336909512220985169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=3336909512220985169&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3336909512220985169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/3336909512220985169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/09/bertanya-tentang-perempuan.html' title='Bertanya tentang Perempuan'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8577215898525390552.post-2397544019650076450</id><published>2008-09-16T14:20:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T14:26:10.760+07:00</updated><title type='text'>Resistensia</title><content type='html'>Aduhai perlawanan yang tak berujung,&lt;br /&gt;Hampir lelah jiwaku menanggung jerihnya,&lt;br /&gt;Sebab mereka yang menjadi sinis,&lt;br /&gt;Hanya karena ku berbeda dari harapnya,&lt;br /&gt;Seperti berbedaku melihat sisi-sisi dunia,&lt;br /&gt;Ibarat ceritaku berbeda dari ceritanya,&lt;br /&gt;Pun, aku menolak berbagai versi kisahnya,&lt;br /&gt;Seperti kumenolak zalimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, mereka bilang…&lt;br /&gt;Semua tentang kisah-kisah haruslah sama,&lt;br /&gt;Semua tentang susah gelisah adalah tiada, &lt;br /&gt;Yang ada hanya makmur sejahtera,&lt;br /&gt;Meski itu dalam mimpipun sukar menjadi nyata!&lt;br /&gt;…..&lt;br /&gt;‘Penguasa…,’&lt;br /&gt;Resistensia!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8577215898525390552-2397544019650076450?l=kingroodee.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kingroodee.blogspot.com/feeds/2397544019650076450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8577215898525390552&amp;postID=2397544019650076450&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2397544019650076450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8577215898525390552/posts/default/2397544019650076450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kingroodee.blogspot.com/2008/09/resistensia.html' title='Resistensia'/><author><name>Roodee Cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09570746397847440187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
